<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahasiswa Indonesia Juga Tak Diberi Makan 3 Hari </title><description>Selain mendapat penyiksaan dengan cara di telanjangi dan setrum, empat mahasiswa Indonesia asal Riau dan Sumatera juga tidak diberi makan selama tiga hari oleh polisi Mesir. </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/07/03/1/235529/mahasiswa-indonesia-juga-tak-diberi-makan-3-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/07/03/1/235529/mahasiswa-indonesia-juga-tak-diberi-makan-3-hari"/><item><title>Mahasiswa Indonesia Juga Tak Diberi Makan 3 Hari </title><link>https://news.okezone.com/read/2009/07/03/1/235529/mahasiswa-indonesia-juga-tak-diberi-makan-3-hari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/07/03/1/235529/mahasiswa-indonesia-juga-tak-diberi-makan-3-hari</guid><pubDate>Jum'at 03 Juli 2009 19:42 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>  PEKANBARU - Selain mendapat penyiksaan dengan cara di telanjangi dan setrum, empat mahasiswa Indonesia asal Riau dan Sumatera juga tidak diberi makan selama tiga hari oleh polisi Mesir.     &amp;quot;Dari pengakuan mereka saat saya hubungi, selain disetrum mereka juga tidak diberi makan oleh polisi yang menahannya,&amp;quot; kata salah seorang saudara mahasiswa yang disiksa, Raudatul Firdaus, Jumat (3/7/2009).    Oleh karena itu, kondisi Faturrahman, Arzil, Tasrih, dan Sugandi cukup memprihatinkan. Beruntung pada penghujung hari ketiga, ada petugas yang kasihan dengan mereka dan memberi makan seadanya.    &amp;quot;Beruntung hanya satu hari itu saja, itu pun tidak jelas siapa yang memberi mereka makan, karena saya tidak sampai situ menanyainya,&amp;quot; imbuhnya.    Setelah penyiksaan tiga hari, mereka pun di bebaskan dari tahanan dan dinyatakan tidak bersalah. &amp;quot;Itupun setelah teman adik saya memberitahukannya,&amp;quot; katanya.    Seperti diketahui, empat mahasiswa Indonesia itu ditangkap pada 28 Juni lalu dan ditahan selama tiga hari. Keempat mahasiswa ituÂ  adalah Faturrahman, Arzil, Tasrih, dan Sugandi masing-masing besasal dari Riau dan Sumatera Utara. Mereka mengaku disiksa karena dituduh polisi menyimpan gambar tokoh Hamas, Syeh Ahmad Yasin dan dituding membuat situs Ihwan online.    </description><content:encoded>  PEKANBARU - Selain mendapat penyiksaan dengan cara di telanjangi dan setrum, empat mahasiswa Indonesia asal Riau dan Sumatera juga tidak diberi makan selama tiga hari oleh polisi Mesir.     &amp;quot;Dari pengakuan mereka saat saya hubungi, selain disetrum mereka juga tidak diberi makan oleh polisi yang menahannya,&amp;quot; kata salah seorang saudara mahasiswa yang disiksa, Raudatul Firdaus, Jumat (3/7/2009).    Oleh karena itu, kondisi Faturrahman, Arzil, Tasrih, dan Sugandi cukup memprihatinkan. Beruntung pada penghujung hari ketiga, ada petugas yang kasihan dengan mereka dan memberi makan seadanya.    &amp;quot;Beruntung hanya satu hari itu saja, itu pun tidak jelas siapa yang memberi mereka makan, karena saya tidak sampai situ menanyainya,&amp;quot; imbuhnya.    Setelah penyiksaan tiga hari, mereka pun di bebaskan dari tahanan dan dinyatakan tidak bersalah. &amp;quot;Itupun setelah teman adik saya memberitahukannya,&amp;quot; katanya.    Seperti diketahui, empat mahasiswa Indonesia itu ditangkap pada 28 Juni lalu dan ditahan selama tiga hari. Keempat mahasiswa ituÂ  adalah Faturrahman, Arzil, Tasrih, dan Sugandi masing-masing besasal dari Riau dan Sumatera Utara. Mereka mengaku disiksa karena dituduh polisi menyimpan gambar tokoh Hamas, Syeh Ahmad Yasin dan dituding membuat situs Ihwan online.    </content:encoded></item></channel></rss>
