<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyiksaan 4 Mahasiswa Dilaporkan ke KBRI</title><description>Penyiksaan yang dialami empat mahasiswa Indonesia di Mesir memang cukup sadis, pihak keluarga dan rekan-rekan sesama mahasiswa di sana mengaku sudah mengadukan penyiksaan itu ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo, Mesir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/07/03/1/235535/penyiksaan-4-mahasiswa-dilaporkan-ke-kbri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/07/03/1/235535/penyiksaan-4-mahasiswa-dilaporkan-ke-kbri"/><item><title>Penyiksaan 4 Mahasiswa Dilaporkan ke KBRI</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/07/03/1/235535/penyiksaan-4-mahasiswa-dilaporkan-ke-kbri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/07/03/1/235535/penyiksaan-4-mahasiswa-dilaporkan-ke-kbri</guid><pubDate>Jum'at 03 Juli 2009 21:14 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>  PEKANBARU - Penyiksaan yang dialami empat mahasiswa Indonesia di Mesir memang cukup sadis, pihak keluarga dan rekan-rekan sesama mahasiswa di sana mengaku sudah mengadukan penyiksaan itu ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo, Mesir.    &amp;quot;Penganiayaan itu kemarin sudah di laporkan ke pihak KBRI. Dan kami berharap tidak adalagi penyiksaan di sana,&amp;quot; kata Raidatul Firdaus abang salah satu mahasiswa yang di siksa di Mesir, Jumat (3/7/2009).     Dia berharap pihak KBRI sebagai perwakilan  bisa memberi perlindungan dan meberi keselamatan rakyat Indonesia yang ada di Mesir terutama juga buat para mahasiswa .    &amp;quot;Kita takutnya pascaada pemberitaan ini meluas, mereka kembali ditangkap lagi, kita tidak mau ini terjadi. Kita berharap KBRI bisa menanganinya dan meberi jaminan keselamatan mereka,&amp;quot; pintanya.    Penyiksaan 4 mahasiswa  Faturrahman, Arzil, Tasrih, dan Sugandi terjadi pada 28 Juni 2009. Mereka ditangkap kemudian disiksa selama 3 hari. Selain itu selama ditahan mereka juga tidak diberi makan.  Mereka ditangkap karena dituduh polisi menyimpan gambar tokoh Hamas, Syeh Ahmad Yasin dan dituding membuat situs Ihwan online.(fit)       </description><content:encoded>  PEKANBARU - Penyiksaan yang dialami empat mahasiswa Indonesia di Mesir memang cukup sadis, pihak keluarga dan rekan-rekan sesama mahasiswa di sana mengaku sudah mengadukan penyiksaan itu ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo, Mesir.    &amp;quot;Penganiayaan itu kemarin sudah di laporkan ke pihak KBRI. Dan kami berharap tidak adalagi penyiksaan di sana,&amp;quot; kata Raidatul Firdaus abang salah satu mahasiswa yang di siksa di Mesir, Jumat (3/7/2009).     Dia berharap pihak KBRI sebagai perwakilan  bisa memberi perlindungan dan meberi keselamatan rakyat Indonesia yang ada di Mesir terutama juga buat para mahasiswa .    &amp;quot;Kita takutnya pascaada pemberitaan ini meluas, mereka kembali ditangkap lagi, kita tidak mau ini terjadi. Kita berharap KBRI bisa menanganinya dan meberi jaminan keselamatan mereka,&amp;quot; pintanya.    Penyiksaan 4 mahasiswa  Faturrahman, Arzil, Tasrih, dan Sugandi terjadi pada 28 Juni 2009. Mereka ditangkap kemudian disiksa selama 3 hari. Selain itu selama ditahan mereka juga tidak diberi makan.  Mereka ditangkap karena dituduh polisi menyimpan gambar tokoh Hamas, Syeh Ahmad Yasin dan dituding membuat situs Ihwan online.(fit)       </content:encoded></item></channel></rss>
