<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Deplu Kirim Surat Permohonan Klarifikasi ke Mesir</title><description>Penyiksaan empat mahasiswa Indonesia yang dilakukan polisi Mesir mendapat reaksi dari Departemen Luar Negeri. Pihak Deplu menyatakan sudah melayangkan surat mempertanyakan alasan penangkapan empat mahasiswa tersebut.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/07/04/1/235585/deplu-kirim-surat-permohonan-klarifikasi-ke-mesir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/07/04/1/235585/deplu-kirim-surat-permohonan-klarifikasi-ke-mesir"/><item><title>Deplu Kirim Surat Permohonan Klarifikasi ke Mesir</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/07/04/1/235585/deplu-kirim-surat-permohonan-klarifikasi-ke-mesir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/07/04/1/235585/deplu-kirim-surat-permohonan-klarifikasi-ke-mesir</guid><pubDate>Sabtu 04 Juli 2009 10:02 WIB</pubDate><dc:creator>Ajat M Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/07/04/1/235585/6Stos6RoiN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: seattlecrimeblog.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/07/04/1/235585/6Stos6RoiN.jpg</image><title>Ilustrasi: seattlecrimeblog.com</title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Penyiksaan empat mahasiswa Indonesia yang dilakukan polisi Mesir mendapat reaksi dari Departemen Luar Negeri. Pihak Deplu menyatakan sudah melayangkan surat mempertanyakan alasan penangkapan empat mahasiswa tersebut.  &amp;quot;Kita sudah melayangkan surat pertanggal 30 Juni kemarin, untuk meminta klarifikasi atas penangkapan mahasiswa Indonesia di Mesir. Dan kemarin mereka telah dibebaskan,&amp;quot; ungkap juru bicara Deplu Teuku Faizasyah saat dihubungi okezone, Sabtu (4/7/2009).  Seperti diketahui, empat itu masing-masing, Faturrahman, Arzil, Tasrih, dan Sugandi mendapat penyiksaan dari pihak kepolisian setempat karena dituduh terkait jaringan terorisme. Terkait hal tersebut Deplu menilai, kasus ini merupakan salah tangkap dan meminta klarifikasi kepada pihak Mesir untuk menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya.  &amp;quot;Kami sedang mengevaluasi dan meminta klarifikasi apa yang terjadi. Mungkin ini salah tangkap, tapi kami minta klarifikasi dulu,&amp;quot; pungkasnya.  Sejauh ini pihak pemerintah Indonesia masih belum menempuh jalur hukum karena masih menunggu klarifikasi dari pihak pemerintah Mesir.  </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Penyiksaan empat mahasiswa Indonesia yang dilakukan polisi Mesir mendapat reaksi dari Departemen Luar Negeri. Pihak Deplu menyatakan sudah melayangkan surat mempertanyakan alasan penangkapan empat mahasiswa tersebut.  &amp;quot;Kita sudah melayangkan surat pertanggal 30 Juni kemarin, untuk meminta klarifikasi atas penangkapan mahasiswa Indonesia di Mesir. Dan kemarin mereka telah dibebaskan,&amp;quot; ungkap juru bicara Deplu Teuku Faizasyah saat dihubungi okezone, Sabtu (4/7/2009).  Seperti diketahui, empat itu masing-masing, Faturrahman, Arzil, Tasrih, dan Sugandi mendapat penyiksaan dari pihak kepolisian setempat karena dituduh terkait jaringan terorisme. Terkait hal tersebut Deplu menilai, kasus ini merupakan salah tangkap dan meminta klarifikasi kepada pihak Mesir untuk menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya.  &amp;quot;Kami sedang mengevaluasi dan meminta klarifikasi apa yang terjadi. Mungkin ini salah tangkap, tapi kami minta klarifikasi dulu,&amp;quot; pungkasnya.  Sejauh ini pihak pemerintah Indonesia masih belum menempuh jalur hukum karena masih menunggu klarifikasi dari pihak pemerintah Mesir.  </content:encoded></item></channel></rss>
