<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wakil Ketua DPC Demokrat Cianjur Ditangkap Saat Nyabu</title><description>Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur Jevernando diciduk jajaran Direktorat Narkoba Polda Jabar pada Sabtu 11 Juli, kemarin. Tersangka yang sudah menjadi target operasi sejak lama itu ditangkap di kediamannya, wilayah Cianjur Kota.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/07/13/1/237993/wakil-ketua-dpc-demokrat-cianjur-ditangkap-saat-nyabu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/07/13/1/237993/wakil-ketua-dpc-demokrat-cianjur-ditangkap-saat-nyabu"/><item><title>Wakil Ketua DPC Demokrat Cianjur Ditangkap Saat Nyabu</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/07/13/1/237993/wakil-ketua-dpc-demokrat-cianjur-ditangkap-saat-nyabu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/07/13/1/237993/wakil-ketua-dpc-demokrat-cianjur-ditangkap-saat-nyabu</guid><pubDate>Senin 13 Juli 2009 03:40 WIB</pubDate><dc:creator>Yugi Prasetyo</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>BANDUNG - Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur Jevernando diciduk jajaran Direktorat Narkoba Polda Jabar pada Sabtu 11 Juli, kemarin. Tersangka yang sudah menjadi target operasi sejak lama itu ditangkap di kediamannya, wilayah Cianjur Kota.Dari tangan tersangka petugas menyita barang bukti berupa satu plastik kecil kosong untuk sabu-sabu dan sebuah alat penghisap sabu atau bong. Diduga satu paket kecil sabu-sabu tersebut sudah dihisapnya beberapa waktu sebelum petugas menggerebeknya.Ketika dikonfirmasi terkait kebenaran tersebut Direktur Narkoba Polda Jabar Kombes Pol Nugroho Aji Wijayanto membenarkan. Diungkapkannya setelah digerebek di kediamannya tersebut petugas kemudian melakukan tes urin kepada mantan caleg Demokrat tersebut.&amp;quot;Setelah kami lakukan tes urine ternyata hasilnya positif bahwa tersangka memang mengkonsumsi narkoba,&amp;quot; jelasnya ketika dihubungi wartawan, Minggu (12/7/2009).Petugas kemudian langsung menggelandangnya ke Mapolda Jawa Barat Jalan Soekarno Hatta, Bandung untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.&amp;quot;Sampai saat ini penyidik masih terus memeriksanya dalam bentuk BAP (Berkas Acara Pemeriksaan, red),&amp;quot; jelas Nugroho.Hingga saat ini pihaknya, lanjut Nugroho, masih terus menyelidiki dan mengembangkan kasus tersebut. Apakah kemungkinan masih ada pelaku lain di belakangnya.</description><content:encoded>BANDUNG - Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur Jevernando diciduk jajaran Direktorat Narkoba Polda Jabar pada Sabtu 11 Juli, kemarin. Tersangka yang sudah menjadi target operasi sejak lama itu ditangkap di kediamannya, wilayah Cianjur Kota.Dari tangan tersangka petugas menyita barang bukti berupa satu plastik kecil kosong untuk sabu-sabu dan sebuah alat penghisap sabu atau bong. Diduga satu paket kecil sabu-sabu tersebut sudah dihisapnya beberapa waktu sebelum petugas menggerebeknya.Ketika dikonfirmasi terkait kebenaran tersebut Direktur Narkoba Polda Jabar Kombes Pol Nugroho Aji Wijayanto membenarkan. Diungkapkannya setelah digerebek di kediamannya tersebut petugas kemudian melakukan tes urin kepada mantan caleg Demokrat tersebut.&amp;quot;Setelah kami lakukan tes urine ternyata hasilnya positif bahwa tersangka memang mengkonsumsi narkoba,&amp;quot; jelasnya ketika dihubungi wartawan, Minggu (12/7/2009).Petugas kemudian langsung menggelandangnya ke Mapolda Jawa Barat Jalan Soekarno Hatta, Bandung untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.&amp;quot;Sampai saat ini penyidik masih terus memeriksanya dalam bentuk BAP (Berkas Acara Pemeriksaan, red),&amp;quot; jelas Nugroho.Hingga saat ini pihaknya, lanjut Nugroho, masih terus menyelidiki dan mengembangkan kasus tersebut. Apakah kemungkinan masih ada pelaku lain di belakangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
