<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Yuddy Temui Akbar Minta Restu</title><description>Yuddy Chrysnandi meminta restu kepada mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung, terkait tekadnya maju dalam bursa pemilihan orang pertama di partai berlambang beringin itu. </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/08/03/1/244593/yuddy-temui-akbar-minta-restu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/08/03/1/244593/yuddy-temui-akbar-minta-restu"/><item><title>Yuddy Temui Akbar Minta Restu</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/08/03/1/244593/yuddy-temui-akbar-minta-restu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/08/03/1/244593/yuddy-temui-akbar-minta-restu</guid><pubDate>Senin 03 Agustus 2009 17:00 WIB</pubDate><dc:creator>Yuni Herlina Sinambela</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/08/03/1/244593/aoQJpgYOVC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yuddy Chrysnandi (Foto: Dok Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/08/03/1/244593/aoQJpgYOVC.jpg</image><title>Yuddy Chrysnandi (Foto: Dok Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Yuddy Chrysnandi meminta restu kepada mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung, terkait tekadnya maju dalam bursa pemilihan orang pertama di partai berlambang beringin itu. Yuddy menjanjikan bila terpilih nanti menjadi ketua umum Golkar, dirinya akan menjadikan Akbar sebagai wakil ketua dewan penasihat atau ketua dewan kehormatan.&amp;quot;Bang Akbar nanti bisa jadi wakil ketua dewan penasihatnya. Atau bisa juga adanya dewan kehormatan partai melalui amandemen AD/ART dan Pak Akbar yang akan jadi ketua dewan kehormatannya untuk menegakan disiplin partai. Memberikan sanksi kepada kader partai dan nanti dewan kehormatan yang menentukan apakah pantas diberikan sanksi atau tidak agar soliditas bisa terjaga,&amp;quot; katanya di kediaman Akbar Tandjung, Jalan Purnawarman Nomor 18 Jakarta Selatan, Senin (3/8/2009).Yuddy menambahkan, wewenang dewan penasihat tidak sekadar formalitas, melainkan memiliki otoritas dan dihadirkan dalam rapat pleno sehingga terlibat dalam pengambilan keputusan. &amp;quot;Walau tak bisa memberikan suara, tapi paling tidak bisa memberikan nasihatnya,&amp;quot; imbuh dia.Sebelumnya, Yuddy pernah menyatakan sosok Akbar merupakan senior di Partai Golkar sehingga posisinya harus ditempatkan dalam struktur dewan penasihat. Hingga saat ini, baik Yuddy dan Indra Pilliang masih menanti kedatangan Akbar di kediamannya.   </description><content:encoded>JAKARTA - Yuddy Chrysnandi meminta restu kepada mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung, terkait tekadnya maju dalam bursa pemilihan orang pertama di partai berlambang beringin itu. Yuddy menjanjikan bila terpilih nanti menjadi ketua umum Golkar, dirinya akan menjadikan Akbar sebagai wakil ketua dewan penasihat atau ketua dewan kehormatan.&amp;quot;Bang Akbar nanti bisa jadi wakil ketua dewan penasihatnya. Atau bisa juga adanya dewan kehormatan partai melalui amandemen AD/ART dan Pak Akbar yang akan jadi ketua dewan kehormatannya untuk menegakan disiplin partai. Memberikan sanksi kepada kader partai dan nanti dewan kehormatan yang menentukan apakah pantas diberikan sanksi atau tidak agar soliditas bisa terjaga,&amp;quot; katanya di kediaman Akbar Tandjung, Jalan Purnawarman Nomor 18 Jakarta Selatan, Senin (3/8/2009).Yuddy menambahkan, wewenang dewan penasihat tidak sekadar formalitas, melainkan memiliki otoritas dan dihadirkan dalam rapat pleno sehingga terlibat dalam pengambilan keputusan. &amp;quot;Walau tak bisa memberikan suara, tapi paling tidak bisa memberikan nasihatnya,&amp;quot; imbuh dia.Sebelumnya, Yuddy pernah menyatakan sosok Akbar merupakan senior di Partai Golkar sehingga posisinya harus ditempatkan dalam struktur dewan penasihat. Hingga saat ini, baik Yuddy dan Indra Pilliang masih menanti kedatangan Akbar di kediamannya.   </content:encoded></item></channel></rss>
