<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pernyataan Kapolri Hanya Perkuat Ucapan SBY</title><description>Pernyataan Kapolri mengenai target penyerangan teroris yaitu kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, dinilai merupakan pernyataan yang terburu-buru.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/08/10/1/246485/pernyataan-kapolri-hanya-perkuat-ucapan-sby</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/08/10/1/246485/pernyataan-kapolri-hanya-perkuat-ucapan-sby"/><item><title>Pernyataan Kapolri Hanya Perkuat Ucapan SBY</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/08/10/1/246485/pernyataan-kapolri-hanya-perkuat-ucapan-sby</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/08/10/1/246485/pernyataan-kapolri-hanya-perkuat-ucapan-sby</guid><pubDate>Senin 10 Agustus 2009 08:43 WIB</pubDate><dc:creator>Ajat M Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/08/10/1/246485/YTPgjvq7Y7.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/08/10/1/246485/YTPgjvq7Y7.jpg</image><title></title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Pernyataan Kapolri mengenai target penyerangan teroris yaitu kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, dinilai merupakan pernyataan yang terburu-buru.  Hal ini dikarenakan belum adanya temuan bukti oleh Polri yang mengarah ke sana.  &amp;quot;Itu terlalu terburu-buru, karena dari data-data belum menunjukkan,&amp;quot; kata Pengamat Militer dari Universitas Parahyangan, Anak Agung Banyu Perwita saat dihubungi okezone, Senin (10/8/2009).   Menurutnya, terorisme itu tidak dilakukan dalam jangka waktu yang pendek. Biasanya kelompok teroris tersebut memerlukan jangka waktu yang lama untuk melakukan aksinya kembali. &amp;quot;Apalagi target selanjutnya merupakan orang nomor satu di Republik Indonesia, yaitu Presiden SBY,&amp;quot; tandas dia.  Hal ini dikhawatirkan hanya untuk memperkuat pernyataan Presiden SBY pascabom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, yang menyatakan bahwa ada aksi terorisme yang mengancam dirinya.  &amp;quot;Saya khawatir ini hanya pembenaran terhadap pernyataan SBY saja,&amp;quot; ujarnya.   Namun, Banyu menegaskan kemungkinan target selanjutnya adalah kediaman Presiden di Cikeas, Bogor bisa saja benar. Dengan catatan, kalau itu bisa dibuktikan.  &amp;quot;Karena dalam aksi yang besar seperti ini memang diharuskan dengan sedikit orang, agar aksinya itu tidak dicurigai oleh pengamanan yang ekstra ketat tersebut,&amp;quot; tegasnya.  </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Pernyataan Kapolri mengenai target penyerangan teroris yaitu kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, dinilai merupakan pernyataan yang terburu-buru.  Hal ini dikarenakan belum adanya temuan bukti oleh Polri yang mengarah ke sana.  &amp;quot;Itu terlalu terburu-buru, karena dari data-data belum menunjukkan,&amp;quot; kata Pengamat Militer dari Universitas Parahyangan, Anak Agung Banyu Perwita saat dihubungi okezone, Senin (10/8/2009).   Menurutnya, terorisme itu tidak dilakukan dalam jangka waktu yang pendek. Biasanya kelompok teroris tersebut memerlukan jangka waktu yang lama untuk melakukan aksinya kembali. &amp;quot;Apalagi target selanjutnya merupakan orang nomor satu di Republik Indonesia, yaitu Presiden SBY,&amp;quot; tandas dia.  Hal ini dikhawatirkan hanya untuk memperkuat pernyataan Presiden SBY pascabom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, yang menyatakan bahwa ada aksi terorisme yang mengancam dirinya.  &amp;quot;Saya khawatir ini hanya pembenaran terhadap pernyataan SBY saja,&amp;quot; ujarnya.   Namun, Banyu menegaskan kemungkinan target selanjutnya adalah kediaman Presiden di Cikeas, Bogor bisa saja benar. Dengan catatan, kalau itu bisa dibuktikan.  &amp;quot;Karena dalam aksi yang besar seperti ini memang diharuskan dengan sedikit orang, agar aksinya itu tidak dicurigai oleh pengamanan yang ekstra ketat tersebut,&amp;quot; tegasnya.  </content:encoded></item></channel></rss>
