<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>183 Santriwati Ponpes Anuqayah Mendadak Sakit </title><description>Sekitar 183 santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Annuqayah Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, mendadak menderita sakit secara serentak. Belum diketahui pasti penyebab penyakit yang membuat kalangan santriwati panik, di duga gejala penyakit mirip terkena flu babi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/08/13/1/247888/183-santriwati-ponpes-anuqayah-mendadak-sakit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/08/13/1/247888/183-santriwati-ponpes-anuqayah-mendadak-sakit"/><item><title>183 Santriwati Ponpes Anuqayah Mendadak Sakit </title><link>https://news.okezone.com/read/2009/08/13/1/247888/183-santriwati-ponpes-anuqayah-mendadak-sakit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/08/13/1/247888/183-santriwati-ponpes-anuqayah-mendadak-sakit</guid><pubDate>Kamis 13 Agustus 2009 19:29 WIB</pubDate><dc:creator>Subairi (Koran Sindo)</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/08/13/1/247888/Qli2a3uhvk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Dok SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/08/13/1/247888/Qli2a3uhvk.jpg</image><title>Foto: Dok SI</title></images><description>  SUMENEP - Sekitar 183 santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Annuqayah Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, mendadak menderita sakit secara serentak. Belum diketahui pasti penyebab penyakit yang membuat kalangan santriwati panik, di duga gejala penyakit mirip terkena flu babi.  Saat ini, kondisi santriwati yang mengalami sakit, masih menjalani proses perawatan di ponpes yang terletak di kawasan Lubangsa Raya, sebagian juga ada di Puskesmas setempat dan sebagian lagi terpaksa dipulangkan, karena adanya permintaan dari orang tua dan santriwati sendiri.  Salah satu santriwati Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep, Indati, menyatakan, mayoritas santri yang menderita sakit secara mendadak tersebut, sudah dirujuk ke Puskesmas setempat. Mereka mengeluh berbagai macam, mulai dari deman hingga panas dingin.  &amp;quot;Sebagian ada yang minta pulang dan dijemput orang tua santri, meski kondisinya masih dalam keadaan sakit,&amp;quot; ujarnya, ditemui di kampus STIKA Guluk-Guluk, Kamis (13/8/2009).  Indati menjelaskan, akibat kejadian tersebut, beberapa santriwati sempat panik karena takut terkena virus flu babi yang akhir-akhir ini marak. Apalagi, penyakit tersebut sudah banyak yang menjangkit kalangan ponpes, bahkan telah menyebabkan beberapa korban meninggal dunia.Â   Kepanikan tersebut, juga didasarkan dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan di Puskesmas setempat. Menurut Indati, ada tanda-tanda yang mencurigakan, di mana penyakit yang diderita para santriwati mirip dengan flu babi, namun sejauh ini belum bisa dipastikan kebenarannya karena terlebih dulu akan dilakukan tes lab.  &amp;quot;Yang pasti, sebagian besar para santriwati panik, karena takut terjangkit virus flu babi,&amp;quot; katanya.   Terpisah, Pengasuh Ponpes Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, KH Warist Ilyas menyatakan bahwa santrinya tidak terjangkit virus flu babi. Mereka yang saat ini sakit dan berada di Puskesmas, hanya terkena gejala flu biasa dan sebagian besar sudah berangsur-angsur pulih.  &amp;quot;Jadi, tidak ada yang perlu dirisaukan dan mereka hanya kena gejala flu biasa saja,&amp;quot; tegas Warist dihubungi beberapa wartawan via telepon selulernya.  </description><content:encoded>  SUMENEP - Sekitar 183 santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Annuqayah Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, mendadak menderita sakit secara serentak. Belum diketahui pasti penyebab penyakit yang membuat kalangan santriwati panik, di duga gejala penyakit mirip terkena flu babi.  Saat ini, kondisi santriwati yang mengalami sakit, masih menjalani proses perawatan di ponpes yang terletak di kawasan Lubangsa Raya, sebagian juga ada di Puskesmas setempat dan sebagian lagi terpaksa dipulangkan, karena adanya permintaan dari orang tua dan santriwati sendiri.  Salah satu santriwati Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep, Indati, menyatakan, mayoritas santri yang menderita sakit secara mendadak tersebut, sudah dirujuk ke Puskesmas setempat. Mereka mengeluh berbagai macam, mulai dari deman hingga panas dingin.  &amp;quot;Sebagian ada yang minta pulang dan dijemput orang tua santri, meski kondisinya masih dalam keadaan sakit,&amp;quot; ujarnya, ditemui di kampus STIKA Guluk-Guluk, Kamis (13/8/2009).  Indati menjelaskan, akibat kejadian tersebut, beberapa santriwati sempat panik karena takut terkena virus flu babi yang akhir-akhir ini marak. Apalagi, penyakit tersebut sudah banyak yang menjangkit kalangan ponpes, bahkan telah menyebabkan beberapa korban meninggal dunia.Â   Kepanikan tersebut, juga didasarkan dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan di Puskesmas setempat. Menurut Indati, ada tanda-tanda yang mencurigakan, di mana penyakit yang diderita para santriwati mirip dengan flu babi, namun sejauh ini belum bisa dipastikan kebenarannya karena terlebih dulu akan dilakukan tes lab.  &amp;quot;Yang pasti, sebagian besar para santriwati panik, karena takut terjangkit virus flu babi,&amp;quot; katanya.   Terpisah, Pengasuh Ponpes Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, KH Warist Ilyas menyatakan bahwa santrinya tidak terjangkit virus flu babi. Mereka yang saat ini sakit dan berada di Puskesmas, hanya terkena gejala flu biasa dan sebagian besar sudah berangsur-angsur pulih.  &amp;quot;Jadi, tidak ada yang perlu dirisaukan dan mereka hanya kena gejala flu biasa saja,&amp;quot; tegas Warist dihubungi beberapa wartawan via telepon selulernya.  </content:encoded></item></channel></rss>
