<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelaku Bom di Ritz Carlton Masih Misterius</title><description>Dua orang menjadi 'pengantin', dalam peledakkan di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton. Polisi sudah berhasil mengungkap identitas pelaku bom bunuh diri di JW Marriott sebagai Dani Dwi Permana, dan Nana Ikhwan Maulana sebagai pelaku di Ritz Carlton. Dani telah diketahui asal keluarganya, namun Nana hingga saat ini masih misterius. </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/08/14/1/248031/pelaku-bom-di-ritz-carlton-masih-misterius</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/08/14/1/248031/pelaku-bom-di-ritz-carlton-masih-misterius"/><item><title>Pelaku Bom di Ritz Carlton Masih Misterius</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/08/14/1/248031/pelaku-bom-di-ritz-carlton-masih-misterius</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/08/14/1/248031/pelaku-bom-di-ritz-carlton-masih-misterius</guid><pubDate>Jum'at 14 Agustus 2009 10:41 WIB</pubDate><dc:creator>Iskandar Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/08/14/1/248031/KrQDkp7o18.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/08/14/1/248031/KrQDkp7o18.jpg</image><title></title></images><description>  PANDEGLANG - Dua orang menjadi 'pengantin', dalam peledakkan di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton. Polisi sudah berhasil mengungkap identitas pelaku bom bunuh diri di JW Marriott sebagai Dani Dwi Permana, dan Nana Ikhwan Maulana sebagai pelaku di Ritz Carlton. Dani telah diketahui asal keluarganya, namun Nana hingga saat ini masih misterius.   Berbekal keterangan Mabes Polri, RCTI mencoba menelusuri Kampung Cimedang di Desa Menes, Pandeglang, Banten, guna mencari jejak Nana Ikhwan Maulana. Penemuan sempat terkendala ketika aparatur desa setempat mengatakan, tidak ada warganya yang bernama Nana Ikhwan Maulana.  &amp;quot;Kalau upaya saya mungkin sekedar membantu aja, mungkin dari RT yang lebih dekat dengan masyarakat sudah saya tanya, ternyata (nama Nana) tidak ada. Saya sudah informasikan apakah ada warga saya yang hilang,&amp;quot; kata Yayat Mulyana, Kades Menes.  Titik terang muncul ketika salah seorang warga Desa Menes pernah ditahan karena terlibat kelompok bersenjata tahun 2001, namun pihak keluarga membantah pria tersebut adalah Nana Ikhwan Maulana.  Keluarga itu menjelaskan anggota keluarga mereka yang pernah ditahan selama tiga tahun di Rutan Pandeglang tersebut bernama Yayat Sutrisna alias Idong alias Paskal alias Iwan bin Anda Suhanda. Yayat saat ini berdomisili di Bandung bersama keluarganya.  Sementara itu, hingga Kamis sore jenazah Nana Ikhwan Maulana, pelaku peledakan bom bunuh diri di Hotel Ritz Carlton pada 17 Juli lalu, masih berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Sulistyo Ishak menyatakan, masih menunggu pengambilan jenazah Nana.    </description><content:encoded>  PANDEGLANG - Dua orang menjadi 'pengantin', dalam peledakkan di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton. Polisi sudah berhasil mengungkap identitas pelaku bom bunuh diri di JW Marriott sebagai Dani Dwi Permana, dan Nana Ikhwan Maulana sebagai pelaku di Ritz Carlton. Dani telah diketahui asal keluarganya, namun Nana hingga saat ini masih misterius.   Berbekal keterangan Mabes Polri, RCTI mencoba menelusuri Kampung Cimedang di Desa Menes, Pandeglang, Banten, guna mencari jejak Nana Ikhwan Maulana. Penemuan sempat terkendala ketika aparatur desa setempat mengatakan, tidak ada warganya yang bernama Nana Ikhwan Maulana.  &amp;quot;Kalau upaya saya mungkin sekedar membantu aja, mungkin dari RT yang lebih dekat dengan masyarakat sudah saya tanya, ternyata (nama Nana) tidak ada. Saya sudah informasikan apakah ada warga saya yang hilang,&amp;quot; kata Yayat Mulyana, Kades Menes.  Titik terang muncul ketika salah seorang warga Desa Menes pernah ditahan karena terlibat kelompok bersenjata tahun 2001, namun pihak keluarga membantah pria tersebut adalah Nana Ikhwan Maulana.  Keluarga itu menjelaskan anggota keluarga mereka yang pernah ditahan selama tiga tahun di Rutan Pandeglang tersebut bernama Yayat Sutrisna alias Idong alias Paskal alias Iwan bin Anda Suhanda. Yayat saat ini berdomisili di Bandung bersama keluarganya.  Sementara itu, hingga Kamis sore jenazah Nana Ikhwan Maulana, pelaku peledakan bom bunuh diri di Hotel Ritz Carlton pada 17 Juli lalu, masih berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Sulistyo Ishak menyatakan, masih menunggu pengambilan jenazah Nana.    </content:encoded></item></channel></rss>
