<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pangdam Tanjungpura: Kalimantan Aman dari Teroris</title><description>Pulau Kalimantan hingga kini dinilai aman dari jaringan teroris dibandingkan dengan daerah lain. </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/08/22/1/250283/pangdam-tanjungpura-kalimantan-aman-dari-teroris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/08/22/1/250283/pangdam-tanjungpura-kalimantan-aman-dari-teroris"/><item><title>Pangdam Tanjungpura: Kalimantan Aman dari Teroris</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/08/22/1/250283/pangdam-tanjungpura-kalimantan-aman-dari-teroris</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/08/22/1/250283/pangdam-tanjungpura-kalimantan-aman-dari-teroris</guid><pubDate>Sabtu 22 Agustus 2009 02:10 WIB</pubDate><dc:creator>Amir Sarifudin </dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>BALIKPAPAN - Pulau Kalimantan hingga kini dinilai aman dari jaringan teroris dibandingkan dengan daerah lain. &amp;quot;Dari laporan intelijen, Pulau Kalimantan aman dari jangkauan teroris termasuk kemungkinan mereka bersembunyi di sini,&amp;quot; terang Panglima Kodam Tanjungpura VI (Kalimantan) Mayjen TNI Tono Suratman, usai melakukan kunjungan obyek vital milik Total Indonesie di Bandara Sepinggan Balikpapan, Jumat (21/8/2009).Meski demikian menurut Pangdam, daerah perbatasan Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat bisa saja dijadikan daerah lintas bagi pelaku teroris. Namun sejauh ini belum ditemukan indikasi ke arah itu.&amp;quot;Itu bisa saja, tapi kita sudah minta kepada aparat kita di level bawah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan nasional. Kalau masyarakatnya waspada, maka tidak ada tempat bagi Noordin M Top mengembangkan jaringan sel terorisnya. Ini yang musti diingatkan kepada kita semua,&amp;quot; jelas Tono.Karena itu, pihaknya juga telah mengingatkan kembali kepada masyarakat, tokoh masyarakat, RT, Kelurahan untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya tindakan teror di lingkungan.&amp;quot;Kita minta dihidupkan lagi siskamling, komunikasi ketuk tular dan yang paling penting juga sejak usia dini anak-anak perlu diberikan pemahaman seperti yang dilakukan di Singapura, anak SD-SMP dijelaskan soal pelaku-pelaku teror seperti Kastari (teroris yang kabur dari tahanan Singapura),&amp;quot; jelasnya.Pihak TNI termasuk Kodam, sejak bom Hotel JW Marriot pertama tahun 2003 silam, telah mengaktifkan desk anti teror yang berada di bawah kordinasi Pusdalops.&amp;quot;Di Kodam Tanjungpura kita miliki raider 600 Pasukan pemukul Reaksi cepat. Kekuatan ini bersifat standby. Jika sewaktu-waktu dibutuhkan kita siap,&amp;quot; tambahnyaSementara menyinggung pengamanan obyek vital nasional di wilayah Kaltim, menurut Pangdam, pengaman dalam yang dimiliki perusahaan seperti Total sudah menggunakan standar nasional dan internasional. Akan tetapi TNI-Polri tanpa diminta telah melakukan pengamanan bersama baik terbuka maupun tertutup.</description><content:encoded>BALIKPAPAN - Pulau Kalimantan hingga kini dinilai aman dari jaringan teroris dibandingkan dengan daerah lain. &amp;quot;Dari laporan intelijen, Pulau Kalimantan aman dari jangkauan teroris termasuk kemungkinan mereka bersembunyi di sini,&amp;quot; terang Panglima Kodam Tanjungpura VI (Kalimantan) Mayjen TNI Tono Suratman, usai melakukan kunjungan obyek vital milik Total Indonesie di Bandara Sepinggan Balikpapan, Jumat (21/8/2009).Meski demikian menurut Pangdam, daerah perbatasan Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat bisa saja dijadikan daerah lintas bagi pelaku teroris. Namun sejauh ini belum ditemukan indikasi ke arah itu.&amp;quot;Itu bisa saja, tapi kita sudah minta kepada aparat kita di level bawah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan nasional. Kalau masyarakatnya waspada, maka tidak ada tempat bagi Noordin M Top mengembangkan jaringan sel terorisnya. Ini yang musti diingatkan kepada kita semua,&amp;quot; jelas Tono.Karena itu, pihaknya juga telah mengingatkan kembali kepada masyarakat, tokoh masyarakat, RT, Kelurahan untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya tindakan teror di lingkungan.&amp;quot;Kita minta dihidupkan lagi siskamling, komunikasi ketuk tular dan yang paling penting juga sejak usia dini anak-anak perlu diberikan pemahaman seperti yang dilakukan di Singapura, anak SD-SMP dijelaskan soal pelaku-pelaku teror seperti Kastari (teroris yang kabur dari tahanan Singapura),&amp;quot; jelasnya.Pihak TNI termasuk Kodam, sejak bom Hotel JW Marriot pertama tahun 2003 silam, telah mengaktifkan desk anti teror yang berada di bawah kordinasi Pusdalops.&amp;quot;Di Kodam Tanjungpura kita miliki raider 600 Pasukan pemukul Reaksi cepat. Kekuatan ini bersifat standby. Jika sewaktu-waktu dibutuhkan kita siap,&amp;quot; tambahnyaSementara menyinggung pengamanan obyek vital nasional di wilayah Kaltim, menurut Pangdam, pengaman dalam yang dimiliki perusahaan seperti Total sudah menggunakan standar nasional dan internasional. Akan tetapi TNI-Polri tanpa diminta telah melakukan pengamanan bersama baik terbuka maupun tertutup.</content:encoded></item></channel></rss>
