<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tari Pendet, Pemerintah Siap Tuntut Malaysia</title><description>Pemerintah Indonesia siap menuntut Malaysia terkait dugaan klaim tari Pendet, Bali yang ditampilkan melalui iklan pariwisata Negeri Jiran itu.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/08/24/1/250752/tari-pendet-pemerintah-siap-tuntut-malaysia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/08/24/1/250752/tari-pendet-pemerintah-siap-tuntut-malaysia"/><item><title>Tari Pendet, Pemerintah Siap Tuntut Malaysia</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/08/24/1/250752/tari-pendet-pemerintah-siap-tuntut-malaysia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/08/24/1/250752/tari-pendet-pemerintah-siap-tuntut-malaysia</guid><pubDate>Senin 24 Agustus 2009 12:14 WIB</pubDate><dc:creator>Ika Cahyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/08/24/1/250752/r2noRgJMuE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tari Pendet (www.babadbali.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/08/24/1/250752/r2noRgJMuE.jpg</image><title>Tari Pendet (www.babadbali.com)</title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Pemerintah Indonesia siap menuntut Malaysia terkait dugaan klaim tari Pendet, Bali yang ditampilkan melalui iklan pariwisata Negeri Jiran itu.  Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mengatakan, siang ini pemerintah melayangkan nota protes atas dugaan klaim tari Pendet. Adalah Dirjen Depbudpar langsung yang akan mengirimkan nota itu.  Langkah selanjutnya, lanjut dia, pemerintah akan menunggu respons pemerintah Malaysia guna menentukan langkah selanjutnya.  &amp;quot;Jika tidak digubris, maka Indonesia akan melakukan penuntutan,&amp;quot; kata Jero di Kantor Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2009).  Dia menambahkan, dirinya telah menghubungi Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda untuk melakukan upaya diplomatik. Selain itu, dia juga meminta Dubes Indonesia di Malaysia Da'i Bachtiar untuk menelusuri siapa pembuat iklan itu.(lsi)</description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Pemerintah Indonesia siap menuntut Malaysia terkait dugaan klaim tari Pendet, Bali yang ditampilkan melalui iklan pariwisata Negeri Jiran itu.  Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mengatakan, siang ini pemerintah melayangkan nota protes atas dugaan klaim tari Pendet. Adalah Dirjen Depbudpar langsung yang akan mengirimkan nota itu.  Langkah selanjutnya, lanjut dia, pemerintah akan menunggu respons pemerintah Malaysia guna menentukan langkah selanjutnya.  &amp;quot;Jika tidak digubris, maka Indonesia akan melakukan penuntutan,&amp;quot; kata Jero di Kantor Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2009).  Dia menambahkan, dirinya telah menghubungi Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda untuk melakukan upaya diplomatik. Selain itu, dia juga meminta Dubes Indonesia di Malaysia Da'i Bachtiar untuk menelusuri siapa pembuat iklan itu.(lsi)</content:encoded></item></channel></rss>
