<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Harus Patenkan Semua Aset Budaya</title><description>Indonesia telah berkali-kali ditelikung oleh Malaysia.Â  Setelah reog Ponorogo, batik, dan lagu &amp;quot;Rasa Sayange&amp;quot;, kini giliranÂ  tari pendet asal Bali yang diklaim sebagai kekayaan budaya Malaysia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/08/25/1/250983/pemerintah-harus-patenkan-semua-aset-budaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/08/25/1/250983/pemerintah-harus-patenkan-semua-aset-budaya"/><item><title>Pemerintah Harus Patenkan Semua Aset Budaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/08/25/1/250983/pemerintah-harus-patenkan-semua-aset-budaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/08/25/1/250983/pemerintah-harus-patenkan-semua-aset-budaya</guid><pubDate>Selasa 25 Agustus 2009 09:00 WIB</pubDate><dc:creator>Amirul Hasan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/08/25/1/250983/KbCa2u5Sb5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tari Pendet (Foto: Koran SI) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/08/25/1/250983/KbCa2u5Sb5.jpg</image><title>Tari Pendet (Foto: Koran SI) </title></images><description>JAKARTA - Indonesia telah berkali-kali ditelikung oleh Malaysia.Â  Setelah reog Ponorogo, batik, dan lagu &amp;quot;Rasa Sayange&amp;quot;, kini giliranÂ  tari pendet asal Bali yang diklaim sebagai kekayaan budaya Malaysia.Oleh karenanya, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah preventifÂ  untuk melindungi kekayaan budaya bangsa ini. &amp;quot;Kita memang masih lemah dalam menghargai kekayaan intelektualÂ  sehingga orang bisa klaim budaya kita,&amp;quot; ungkap Anggota Komisi X DPRÂ  Hafidz Ma'soem saat berbincang dengan okezone, Selasa (25/8/2009).Pemerintah, tambah Hafidz, harus segera mendaftarkan hak patenÂ  aset-aset budaya kita kepada lembaga berwenang supaya tidak mudahÂ  diklaim oleh negara lain.Sikap pemerintah yang tidak tegaslah yang mengakibatkan MalaysiaÂ  berkali-kali membuat masalah dengan Indonesia. Dia pun mencontohkanÂ  kasus sengketa Ambalat, penganiayaan TKW dan klaim-klaim budayaÂ  sebelum tari pendet ini. &amp;quot;Pemerintah harus tegas menghadapi kelancangan Malaysia,&amp;quot; pungkasÂ  politisi PPP ini.  </description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia telah berkali-kali ditelikung oleh Malaysia.Â  Setelah reog Ponorogo, batik, dan lagu &amp;quot;Rasa Sayange&amp;quot;, kini giliranÂ  tari pendet asal Bali yang diklaim sebagai kekayaan budaya Malaysia.Oleh karenanya, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah preventifÂ  untuk melindungi kekayaan budaya bangsa ini. &amp;quot;Kita memang masih lemah dalam menghargai kekayaan intelektualÂ  sehingga orang bisa klaim budaya kita,&amp;quot; ungkap Anggota Komisi X DPRÂ  Hafidz Ma'soem saat berbincang dengan okezone, Selasa (25/8/2009).Pemerintah, tambah Hafidz, harus segera mendaftarkan hak patenÂ  aset-aset budaya kita kepada lembaga berwenang supaya tidak mudahÂ  diklaim oleh negara lain.Sikap pemerintah yang tidak tegaslah yang mengakibatkan MalaysiaÂ  berkali-kali membuat masalah dengan Indonesia. Dia pun mencontohkanÂ  kasus sengketa Ambalat, penganiayaan TKW dan klaim-klaim budayaÂ  sebelum tari pendet ini. &amp;quot;Pemerintah harus tegas menghadapi kelancangan Malaysia,&amp;quot; pungkasÂ  politisi PPP ini.  </content:encoded></item></channel></rss>
