<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Tewas Akibat Kelaparan di Yahukimo Bertambah</title><description>Musibah kelaparan yang melanda Kabupaten Yahukimo, Papua memakan korban lagi. Dikabarkan, saat ini korban tewas bertambah 21 orang. Jadi total warga yang tewas karena kelaparan menjadi 113 orang, dari semula 92 orang.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/09/04/1/254564/korban-tewas-akibat-kelaparan-di-yahukimo-bertambah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/09/04/1/254564/korban-tewas-akibat-kelaparan-di-yahukimo-bertambah"/><item><title>Korban Tewas Akibat Kelaparan di Yahukimo Bertambah</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/09/04/1/254564/korban-tewas-akibat-kelaparan-di-yahukimo-bertambah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/09/04/1/254564/korban-tewas-akibat-kelaparan-di-yahukimo-bertambah</guid><pubDate>Jum'at 04 September 2009 16:38 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Rahmatika Adriyati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/09/04/1/254564/EcvgYzOT9X.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/09/04/1/254564/EcvgYzOT9X.jpg</image><title></title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }    JAYAPURA - Musibah kelaparan yang melanda Kabupaten Yahukimo, Papua memakan korban lagi. Dikabarkan, saat ini korban tewas bertambah 21 orang. Jadi total warga yang tewas karena kelaparan menjadi 113 orang, dari semula 92 orang.  Seperti yang dikatakan Koordinator Yayasan Kristen Pelayanan Sosial Masyarakat Indonesia, Izak Kipka ketika dihubungi okezone,Â  Jumat (4/9/2009).   &amp;quot;Ini berdasarkan penelusuran kami di lapangan, yakni di sejumlah distrik yang dilandaÂ  kelaparan,&amp;quot; ujarnya.  Dikatakan lagi, kemungkinan jumlah itu akan terus bertambah namun karena kondisi medan yang sulit serta cuaca yang tidak bersahabat, sebagian distrik belum bisa didatangi untuk melakukan penelusuran.  &amp;quot;Kami belum bisa menjangkau seluruh distrik, sehingga data-data sebagian distrik belum diperoleh,&amp;quot; ucapnya.  Kipka mengakui, pemerintah Kabupaten Yahukimo sudah mengirimkan tim untuk melihat kondisi yang sebenarnya di lapangan, sekaligus mendata jumlah korban. Sementara bantuan makanan maupun obat-obatan sama sekali belum di distribusikan ke lokasi yang dilanda kelaparan. Â   Sesuai data yang diperoleh timnya di lapangan, lanjuta Kipka, warga yang meninggal akibat munculnya sejumlah penyakit akibat kelaparan. Penyakit itu antara lain, muntaber, malaria, mencret, amuba dan sesak nafas.  &amp;quot;Memang warga meninggal bukan langsung akibat kelaparan, tapi karena penyakit yang muncul karena warga tidak makan lagi,&amp;quot; terangnya.   Saat ini pihaknya juga Â sedang menunggu laporan dari tim di sejumlah distrik lain yang juga dilanda kelaparan.(lsi)</description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }    JAYAPURA - Musibah kelaparan yang melanda Kabupaten Yahukimo, Papua memakan korban lagi. Dikabarkan, saat ini korban tewas bertambah 21 orang. Jadi total warga yang tewas karena kelaparan menjadi 113 orang, dari semula 92 orang.  Seperti yang dikatakan Koordinator Yayasan Kristen Pelayanan Sosial Masyarakat Indonesia, Izak Kipka ketika dihubungi okezone,Â  Jumat (4/9/2009).   &amp;quot;Ini berdasarkan penelusuran kami di lapangan, yakni di sejumlah distrik yang dilandaÂ  kelaparan,&amp;quot; ujarnya.  Dikatakan lagi, kemungkinan jumlah itu akan terus bertambah namun karena kondisi medan yang sulit serta cuaca yang tidak bersahabat, sebagian distrik belum bisa didatangi untuk melakukan penelusuran.  &amp;quot;Kami belum bisa menjangkau seluruh distrik, sehingga data-data sebagian distrik belum diperoleh,&amp;quot; ucapnya.  Kipka mengakui, pemerintah Kabupaten Yahukimo sudah mengirimkan tim untuk melihat kondisi yang sebenarnya di lapangan, sekaligus mendata jumlah korban. Sementara bantuan makanan maupun obat-obatan sama sekali belum di distribusikan ke lokasi yang dilanda kelaparan. Â   Sesuai data yang diperoleh timnya di lapangan, lanjuta Kipka, warga yang meninggal akibat munculnya sejumlah penyakit akibat kelaparan. Penyakit itu antara lain, muntaber, malaria, mencret, amuba dan sesak nafas.  &amp;quot;Memang warga meninggal bukan langsung akibat kelaparan, tapi karena penyakit yang muncul karena warga tidak makan lagi,&amp;quot; terangnya.   Saat ini pihaknya juga Â sedang menunggu laporan dari tim di sejumlah distrik lain yang juga dilanda kelaparan.(lsi)</content:encoded></item></channel></rss>
