<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjara Abu Ghraib Rusuh, Tahanan Dipindah</title><description>Penjara Abu Ghraib kini dikosongkan akibat kerusuhan pada Kamis (10/9/2009) silam. Kerusuhan di Penjara Abu Ghraib diawali dengan aksi pembakaran tempat tidur yang dilakukan para narapidana.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/09/13/18/257003/penjara-abu-ghraib-rusuh-tahanan-dipindah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/09/13/18/257003/penjara-abu-ghraib-rusuh-tahanan-dipindah"/><item><title>Penjara Abu Ghraib Rusuh, Tahanan Dipindah</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/09/13/18/257003/penjara-abu-ghraib-rusuh-tahanan-dipindah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/09/13/18/257003/penjara-abu-ghraib-rusuh-tahanan-dipindah</guid><pubDate>Minggu 13 September 2009 10:24 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SI</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>BAGHDAD - Penjara Abu Ghraib kini dikosongkan akibat kerusuhan pada Kamis (10/9/2009) silam. Kerusuhan di Penjara Abu Ghraib diawali dengan aksi pembakaran tempat tidur yang dilakukan para narapidana.Aksi ini muncul sebagai reaksi atas razia telepon genggam dan obat-obatan terlarang yang dilakukan para penjaga. Saat tembakan peringatan diletuskan, para tahanan justru semakin tidak terkendali. Kerusuhan itu membuat militer Irak dan AS mengerahkan beberapa helikopter untuk mengendalikan kerusuhan.Menurut keterangan penjaga Abu Ghraib, Sersan Conner, kerusuhan telah menyebabkan tiga sipir dan tiga tahanan terluka. Conner mengatakan, situasi di Penjara Abu Ghraib saat ini telah terkendali dan berada di bawah pengawasan pemerintah setempat. Kerusuhan Abu Ghraib telah membuat pemerintah setempat memutuskan untuk mengosongkan penjara.Namun, pihak Abu Ghraib belum memberikan keterangan ke mana para tahanan dipindahkan. Episode ini makin menambah catatan buruk atas reputasi Penjara Abu Ghraib yang terkenal sebagai tempat penyiksaan terhadap para tahanan. Pada 2004 skandal penyiksaan fisik dan seksual yang terjadi di dalam penjara mulai terkuat.Ratusan foto dan rekaman video yang memuat adegan penyiksaan serta pelecehan itu memperlihatkan bagaimana para tentara AS dan agen pemerintah memperlakukan para napi dengan cara yang kejam. Pada April 2004 sebuah program acara televisi, 60 Minutes, membuka kembali skandal Penjara Abu Ghraib yang sebelumnya telah diterbitkan The New Yorker.Cerita ini makin lengkap dengan adanya gambar-gambar yang menunjukkan berbagai bentuk penyiksaan yang dilakukan tentara AS. Muncul pula dugaan skandal antara Pemerintah AS dan negara-negara mitranya. Sepanjang 2004-2005 Penjara Abu Ghraib telah menewaskan beberapa tahanan dan melukai setidaknya 90 orang.Tragedi dan skandal Abu Ghraib yang melibatkan tentara AS ini membuat mantan Presiden AS George W Bush memerintahkan 4.500 tahanan untuk dipindahkan ke penjara lain, sekaligus menyerahkan pengawasan kepada Pemerintah Irak. Upaya untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di dalam Penjara Abu Ghraib terus dilakukan.Jumat (11/9/2009) pengadilan banding federal menolak tuntutan yang menyebutkan bahwa perusahaan kontrak teknologi informasi, CACI International, terlibat dalam aksi penyiksaan dan pelecehan seksual terhadap tahanan di Abu Ghraib. CACI International merupakan perusahaan kontrak yang berada di bawah wewenang militer AS.Posisi ini pula yang membuat juri pengadilan merasa bahwa tidak seharusnya CACI turut diseret ke pengadilan terkait kasus Abu Ghraib lima tahun lalu. Kasus penyiksaan di penjara tersebut sempat membuat pemerintah AS dikecam habis-habisan oleh komunitas internasional dan organisasi hak asasi manusia.Setelah foto-foto beredar, pemerintah AS melakukan penyelidikan terhadap tentara yang terlibat dalam penyiksaan tersebut. Publik AS juga mengecam pelibatan perusahaan kontrak keamanan Blackwater yang disewa pemerintah AS untuk tugas-tugas interogasi terhadap tahanan tersangka teror di berbagai penjara rahasia yang tersebar di sejumlah negara, termasuk di Penjara Guantanamo.  </description><content:encoded>BAGHDAD - Penjara Abu Ghraib kini dikosongkan akibat kerusuhan pada Kamis (10/9/2009) silam. Kerusuhan di Penjara Abu Ghraib diawali dengan aksi pembakaran tempat tidur yang dilakukan para narapidana.Aksi ini muncul sebagai reaksi atas razia telepon genggam dan obat-obatan terlarang yang dilakukan para penjaga. Saat tembakan peringatan diletuskan, para tahanan justru semakin tidak terkendali. Kerusuhan itu membuat militer Irak dan AS mengerahkan beberapa helikopter untuk mengendalikan kerusuhan.Menurut keterangan penjaga Abu Ghraib, Sersan Conner, kerusuhan telah menyebabkan tiga sipir dan tiga tahanan terluka. Conner mengatakan, situasi di Penjara Abu Ghraib saat ini telah terkendali dan berada di bawah pengawasan pemerintah setempat. Kerusuhan Abu Ghraib telah membuat pemerintah setempat memutuskan untuk mengosongkan penjara.Namun, pihak Abu Ghraib belum memberikan keterangan ke mana para tahanan dipindahkan. Episode ini makin menambah catatan buruk atas reputasi Penjara Abu Ghraib yang terkenal sebagai tempat penyiksaan terhadap para tahanan. Pada 2004 skandal penyiksaan fisik dan seksual yang terjadi di dalam penjara mulai terkuat.Ratusan foto dan rekaman video yang memuat adegan penyiksaan serta pelecehan itu memperlihatkan bagaimana para tentara AS dan agen pemerintah memperlakukan para napi dengan cara yang kejam. Pada April 2004 sebuah program acara televisi, 60 Minutes, membuka kembali skandal Penjara Abu Ghraib yang sebelumnya telah diterbitkan The New Yorker.Cerita ini makin lengkap dengan adanya gambar-gambar yang menunjukkan berbagai bentuk penyiksaan yang dilakukan tentara AS. Muncul pula dugaan skandal antara Pemerintah AS dan negara-negara mitranya. Sepanjang 2004-2005 Penjara Abu Ghraib telah menewaskan beberapa tahanan dan melukai setidaknya 90 orang.Tragedi dan skandal Abu Ghraib yang melibatkan tentara AS ini membuat mantan Presiden AS George W Bush memerintahkan 4.500 tahanan untuk dipindahkan ke penjara lain, sekaligus menyerahkan pengawasan kepada Pemerintah Irak. Upaya untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di dalam Penjara Abu Ghraib terus dilakukan.Jumat (11/9/2009) pengadilan banding federal menolak tuntutan yang menyebutkan bahwa perusahaan kontrak teknologi informasi, CACI International, terlibat dalam aksi penyiksaan dan pelecehan seksual terhadap tahanan di Abu Ghraib. CACI International merupakan perusahaan kontrak yang berada di bawah wewenang militer AS.Posisi ini pula yang membuat juri pengadilan merasa bahwa tidak seharusnya CACI turut diseret ke pengadilan terkait kasus Abu Ghraib lima tahun lalu. Kasus penyiksaan di penjara tersebut sempat membuat pemerintah AS dikecam habis-habisan oleh komunitas internasional dan organisasi hak asasi manusia.Setelah foto-foto beredar, pemerintah AS melakukan penyelidikan terhadap tentara yang terlibat dalam penyiksaan tersebut. Publik AS juga mengecam pelibatan perusahaan kontrak keamanan Blackwater yang disewa pemerintah AS untuk tugas-tugas interogasi terhadap tahanan tersangka teror di berbagai penjara rahasia yang tersebar di sejumlah negara, termasuk di Penjara Guantanamo.  </content:encoded></item></channel></rss>
