<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembatik Sambut Pengakuan Unesco</title><description>Sejumlah pembatik di Kulonprogo, menyambut positif dikukuhkannya batik sebagai warisan pusaka dunia world heritage oleh UNESCO. Mereka berharap kebijakan ini akan memperikan peluang perkembangan usaha batik di Kulonprogo.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/10/02/340/261842/pembatik-sambut-pengakuan-unesco</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/10/02/340/261842/pembatik-sambut-pengakuan-unesco"/><item><title>Pembatik Sambut Pengakuan Unesco</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/10/02/340/261842/pembatik-sambut-pengakuan-unesco</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/10/02/340/261842/pembatik-sambut-pengakuan-unesco</guid><pubDate>Jum'at 02 Oktober 2009 06:44 WIB</pubDate><dc:creator>Kuntadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/10/02/340/261842/EXmH8R2y4o.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/10/02/340/261842/EXmH8R2y4o.jpg</image><title></title></images><description>KULONPROGO - Sejumlah pembatik di Kulonprogo, menyambut positif dikukuhkannya batik sebagai warisan pusaka dunia world heritage oleh UNESCO. Mereka berharap kebijakan ini akan memperikan peluang perkembangan usaha batik di Kulonprogo.Di wilayah Kulonprogo, sentra industri batik terdapat di wilayah Kecamatan Lendah. Puluhan pembatik tradisional telah menekuni usaha ini sejak lama. Sulitnya pemasaran atas produk, mengakibatkan sebagian mulai meninggalkan usaha ini. bahkan ada yang memilih menjadi buruh batik di wilayah kabupaten Bantul.&amp;quot;Harapan kita akan semakin banyak warga yang memakai baju batik, dan itu meningkatkan pendapatan kita,&amp;quot; jelas perajin batik Widodo di Kulonprogo, Kamis (1/9/2009). Menurutnya, kualitas batik Kulonprogo tidak kalah dengan daerah lain. Sebab, batik Menoreh sebutan untuk Kulonprogo memiliki corak yang khas. Hanya saja perhatian pemkab terhadap pemasaran masih belum maksimal. &amp;quot;Banyak warga yang enggan menggunakan produk kita, dan memilih batik Pekalongan,&amp;quot; tuturnya.   </description><content:encoded>KULONPROGO - Sejumlah pembatik di Kulonprogo, menyambut positif dikukuhkannya batik sebagai warisan pusaka dunia world heritage oleh UNESCO. Mereka berharap kebijakan ini akan memperikan peluang perkembangan usaha batik di Kulonprogo.Di wilayah Kulonprogo, sentra industri batik terdapat di wilayah Kecamatan Lendah. Puluhan pembatik tradisional telah menekuni usaha ini sejak lama. Sulitnya pemasaran atas produk, mengakibatkan sebagian mulai meninggalkan usaha ini. bahkan ada yang memilih menjadi buruh batik di wilayah kabupaten Bantul.&amp;quot;Harapan kita akan semakin banyak warga yang memakai baju batik, dan itu meningkatkan pendapatan kita,&amp;quot; jelas perajin batik Widodo di Kulonprogo, Kamis (1/9/2009). Menurutnya, kualitas batik Kulonprogo tidak kalah dengan daerah lain. Sebab, batik Menoreh sebutan untuk Kulonprogo memiliki corak yang khas. Hanya saja perhatian pemkab terhadap pemasaran masih belum maksimal. &amp;quot;Banyak warga yang enggan menggunakan produk kita, dan memilih batik Pekalongan,&amp;quot; tuturnya.   </content:encoded></item></channel></rss>
