<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Celi Picu Perpecahan Panjang di Internal Golkar</title><description>Masuknya Rizal Mallarangeng alias Celi dalam struktur baru Partai Golkar dinilai sebagai pemicu kemunduran siginifikan bagi partai ini. Celi, bahkan diprediksi menjadi pemicu perpecahan Golkar dalam jangka panjang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/10/09/339/264088/celi-picu-perpecahan-panjang-di-internal-golkar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/10/09/339/264088/celi-picu-perpecahan-panjang-di-internal-golkar"/><item><title>Celi Picu Perpecahan Panjang di Internal Golkar</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/10/09/339/264088/celi-picu-perpecahan-panjang-di-internal-golkar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/10/09/339/264088/celi-picu-perpecahan-panjang-di-internal-golkar</guid><pubDate>Jum'at 09 Oktober 2009 11:20 WIB</pubDate><dc:creator>Dede Suryana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/10/09/339/264088/c9dkohaoze.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/10/09/339/264088/c9dkohaoze.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Masuknya Rizal Mallarangeng alias Celi dalam struktur baru Partai Golkar dinilai sebagai pemicu kemunduran siginifikan bagi partai ini. Celi, bahkan diprediksi menjadi pemicu perpecahan Golkar dalam jangka panjang.  &amp;quot;Dia (Celi) kan memang kutu loncat. Dulu dia di PDIP terus ke Demokrat dan sekarang di Golkar. Poin pentingnya Golkar akan jelek ke depannya,&amp;quot; kata pengamat komunikasi politik, Tjipta Lesmana kepada okezone, Jumat (9/10/2009).Peluang perpecahan, menurut guru besar politik Universitas Indonesi (UI) ini, disebabkan oleh perlawanan internal Golkar sendiri, yang tidak sepaham dengan kubu Aburizal Bakrie. &amp;quot;Lihat saja, struktur baru Golkar, semua orang Ical. Padahal tidak bisa seperti itu,&amp;quot; katanya.Kondisi terburuk, lanjutnya, Golkar ke depan akan ditinggalkan masyarakat. &amp;quot;Kalau Golkar terus bergoyang (pecah) bagaimana partai ini mau maju. Karena memang di Golkar itu banyak politisi pendendam,&amp;quot; katanya.Dia mencontohkan pernyataan mantan Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung yang menyebut kemenangan Aburizal Bakrie sebagai kemenangan dirinya atas Jusuf Kalla.&amp;quot;Ini kan kelihatan sekali. Bang Akbar yang selalu sopan dengan siapa pun kok bisa bicara seperti itu. Ini bukti bahwa dendam beliau (Akbar) kepada JK itu sangan besar,&amp;quot; terangnya.  </description><content:encoded>JAKARTA - Masuknya Rizal Mallarangeng alias Celi dalam struktur baru Partai Golkar dinilai sebagai pemicu kemunduran siginifikan bagi partai ini. Celi, bahkan diprediksi menjadi pemicu perpecahan Golkar dalam jangka panjang.  &amp;quot;Dia (Celi) kan memang kutu loncat. Dulu dia di PDIP terus ke Demokrat dan sekarang di Golkar. Poin pentingnya Golkar akan jelek ke depannya,&amp;quot; kata pengamat komunikasi politik, Tjipta Lesmana kepada okezone, Jumat (9/10/2009).Peluang perpecahan, menurut guru besar politik Universitas Indonesi (UI) ini, disebabkan oleh perlawanan internal Golkar sendiri, yang tidak sepaham dengan kubu Aburizal Bakrie. &amp;quot;Lihat saja, struktur baru Golkar, semua orang Ical. Padahal tidak bisa seperti itu,&amp;quot; katanya.Kondisi terburuk, lanjutnya, Golkar ke depan akan ditinggalkan masyarakat. &amp;quot;Kalau Golkar terus bergoyang (pecah) bagaimana partai ini mau maju. Karena memang di Golkar itu banyak politisi pendendam,&amp;quot; katanya.Dia mencontohkan pernyataan mantan Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung yang menyebut kemenangan Aburizal Bakrie sebagai kemenangan dirinya atas Jusuf Kalla.&amp;quot;Ini kan kelihatan sekali. Bang Akbar yang selalu sopan dengan siapa pun kok bisa bicara seperti itu. Ini bukti bahwa dendam beliau (Akbar) kepada JK itu sangan besar,&amp;quot; terangnya.  </content:encoded></item></channel></rss>
