<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepala Negara Sahabat Tak Hanya Berdiplomasi</title><description>Kehadiran empat kepala negara sahabat saat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono tidak hanya sebatas hubungan diplomasi.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/10/21/339/267651/kepala-negara-sahabat-tak-hanya-berdiplomasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/10/21/339/267651/kepala-negara-sahabat-tak-hanya-berdiplomasi"/><item><title>Kepala Negara Sahabat Tak Hanya Berdiplomasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/10/21/339/267651/kepala-negara-sahabat-tak-hanya-berdiplomasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/10/21/339/267651/kepala-negara-sahabat-tak-hanya-berdiplomasi</guid><pubDate>Rabu 21 Oktober 2009 08:29 WIB</pubDate><dc:creator>Yuni Herlina Sinambela</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}  JAKARTA - Kehadiran empat kepala negara sahabat saat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono tidak hanya sebatas hubungan diplomasi.  Demikian dikatakan pengamat hukum Internasional Universitas Islam Indonesia (UII), Djawahir Tantowi kepada okezone, Rabu (21/10/2009).  Menurutnya, kedatangan mereka juga membawa misi dalam kualitas peningkatan kerjasama dalam konteks dunia.&amp;quot;Selain dari pengakuan negara tetangga tapi juga ke arah pendekatan hubungan yang lebih baik lagi dan berkelanjutan. Artinya ada orientasi proses politik internasional yang lebih dekat lagi, good will dan global network ditingkat kualitas,&amp;quot; jelasnya.  Menurutnya, citra Presiden SBY di pemerintahan sebelumnya sudah dipandang dan diakui oleh negara tetangga, khususnya dalam pencampaian kinerja program pemberantasan korupsi dan pemusnahan gerakan teroris di wilayah Indonesia.  &amp;quot;Artinya ada pengakuan dari Internasional bahwa pemerintah di bawah Presiden SBY kinerjanya tidak dapat dipungkiri. Memang ada tanda peran di Indonesia oleh Presiden, misalnya kesadaran bangsa Indonesia untuk melakukan ratifikasi konvensi dan saya kira dunia menyaksikan kebijakan ratifikasi konvensi internasional,&amp;quot; pungkasnya.  </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}  JAKARTA - Kehadiran empat kepala negara sahabat saat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono tidak hanya sebatas hubungan diplomasi.  Demikian dikatakan pengamat hukum Internasional Universitas Islam Indonesia (UII), Djawahir Tantowi kepada okezone, Rabu (21/10/2009).  Menurutnya, kedatangan mereka juga membawa misi dalam kualitas peningkatan kerjasama dalam konteks dunia.&amp;quot;Selain dari pengakuan negara tetangga tapi juga ke arah pendekatan hubungan yang lebih baik lagi dan berkelanjutan. Artinya ada orientasi proses politik internasional yang lebih dekat lagi, good will dan global network ditingkat kualitas,&amp;quot; jelasnya.  Menurutnya, citra Presiden SBY di pemerintahan sebelumnya sudah dipandang dan diakui oleh negara tetangga, khususnya dalam pencampaian kinerja program pemberantasan korupsi dan pemusnahan gerakan teroris di wilayah Indonesia.  &amp;quot;Artinya ada pengakuan dari Internasional bahwa pemerintah di bawah Presiden SBY kinerjanya tidak dapat dipungkiri. Memang ada tanda peran di Indonesia oleh Presiden, misalnya kesadaran bangsa Indonesia untuk melakukan ratifikasi konvensi dan saya kira dunia menyaksikan kebijakan ratifikasi konvensi internasional,&amp;quot; pungkasnya.  </content:encoded></item></channel></rss>
