<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenaikan Gaji Menteri, Menkominfo Mendua</title><description>Di tengah pro-kontra rencana kenaikan gaji menteri, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Tifatul Sembiring bersikap mendua.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/10/27/339/269558/kenaikan-gaji-menteri-menkominfo-mendua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/10/27/339/269558/kenaikan-gaji-menteri-menkominfo-mendua"/><item><title>Kenaikan Gaji Menteri, Menkominfo Mendua</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/10/27/339/269558/kenaikan-gaji-menteri-menkominfo-mendua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/10/27/339/269558/kenaikan-gaji-menteri-menkominfo-mendua</guid><pubDate>Selasa 27 Oktober 2009 11:46 WIB</pubDate><dc:creator>Ajat M Fajar</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Di tengah pro-kontra rencana kenaikan gaji menteri, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Tifatul Sembiring bersikap mendua. Di satu sisi, Tifatul menginginkan para menteri bersikap rendah hati dalam mengemban jabatannya. &amp;quot;Saya tidak setuju kalau pejabat bermewah-mewah di atas kesusahan rakyat,&amp;quot; kata Menkominfo Tifatul Sembiring saat ditemui di acara sertijab Presiden PKS, Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2009).Namun di sisi lain, Tifatul tidak secara tegas menyatakan penolakannya terhadap kenaikan gaji menteri. &amp;quot;Tidak ada pengaruhnya, saya mendukung atau tidak. Itu keputusan MPR, atau DPR, dan Pemerintah. Yang jelas kalau sekarang, menteri itu sama dengan Ketua DPR, sama gaji pokoknya,&amp;quot; tuturnya.Lebih lanjut, Tifatul menuturkan, jika saat ini dia belum menerima sepeserpun gajinya. &amp;quot;Saya belum tahu gajinya berapa. Di DPR RI saya belum terima gaji, sudah dipindah ke kementrian,&amp;quot; tuturnya.Saat ditanyakan apakah menteri baru harus dibekali dengan barang baru, Tifatul tidak secara tegas menjawabnya. &amp;quot;Harus dengan sesuatu barang yang diperlukan juga. Tapi saya enggak minta. Saya belum pakai mobil baru, belum punya rumah baru, belum pakai baju baru. Jas pun masih yang kemarin,&amp;quot; katanya.Namun dia menegaskan, untuk tidak banyak berasumsi soal kenaikan gaji ini. Karena permasalahan ini merupakan sebuah wacana di kalangan eksekutif dan legislatif. &amp;quot;Jadi kita lihat nanti,&amp;quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Di tengah pro-kontra rencana kenaikan gaji menteri, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Tifatul Sembiring bersikap mendua. Di satu sisi, Tifatul menginginkan para menteri bersikap rendah hati dalam mengemban jabatannya. &amp;quot;Saya tidak setuju kalau pejabat bermewah-mewah di atas kesusahan rakyat,&amp;quot; kata Menkominfo Tifatul Sembiring saat ditemui di acara sertijab Presiden PKS, Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2009).Namun di sisi lain, Tifatul tidak secara tegas menyatakan penolakannya terhadap kenaikan gaji menteri. &amp;quot;Tidak ada pengaruhnya, saya mendukung atau tidak. Itu keputusan MPR, atau DPR, dan Pemerintah. Yang jelas kalau sekarang, menteri itu sama dengan Ketua DPR, sama gaji pokoknya,&amp;quot; tuturnya.Lebih lanjut, Tifatul menuturkan, jika saat ini dia belum menerima sepeserpun gajinya. &amp;quot;Saya belum tahu gajinya berapa. Di DPR RI saya belum terima gaji, sudah dipindah ke kementrian,&amp;quot; tuturnya.Saat ditanyakan apakah menteri baru harus dibekali dengan barang baru, Tifatul tidak secara tegas menjawabnya. &amp;quot;Harus dengan sesuatu barang yang diperlukan juga. Tapi saya enggak minta. Saya belum pakai mobil baru, belum punya rumah baru, belum pakai baju baru. Jas pun masih yang kemarin,&amp;quot; katanya.Namun dia menegaskan, untuk tidak banyak berasumsi soal kenaikan gaji ini. Karena permasalahan ini merupakan sebuah wacana di kalangan eksekutif dan legislatif. &amp;quot;Jadi kita lihat nanti,&amp;quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
