<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perakit Bom Jalani Pemeriksaan Kejiwaan</title><description>Abda Dzikri (24), perakit bom korek di Kampung Cipanawar RT01/RW09 Kelurahan Cipageran Cimahi Utara mulai menjalani pemeriksaan kondisi kejiwaan. Pemeriksaan dilakukan di Rumah Sakit Polri Sartika Asih oleh tim yang terdiri dari empat dokter.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/08/340/273363/perakit-bom-jalani-pemeriksaan-kejiwaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/08/340/273363/perakit-bom-jalani-pemeriksaan-kejiwaan"/><item><title>Perakit Bom Jalani Pemeriksaan Kejiwaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/08/340/273363/perakit-bom-jalani-pemeriksaan-kejiwaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/08/340/273363/perakit-bom-jalani-pemeriksaan-kejiwaan</guid><pubDate>Minggu 08 November 2009 12:06 WIB</pubDate><dc:creator>Gin Gin Tigin Ginulur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/08/340/273363/gxzvrZuuDe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/08/340/273363/gxzvrZuuDe.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }    BANDUNG - Abda Dzikri (24), perakit bom korek di Kampung Cipanawar RT01/RW09 Kelurahan Cipageran Cimahi Utara mulai menjalani pemeriksaan kondisi kejiwaan. Pemeriksaan dilakukan di Rumah Sakit Polri Sartika Asih oleh tim yang terdiri dari empat dokter.  &amp;quot;Kami sudah mulai memeriksa pelaku di RS Sartika Asih, kemarin (Sabtu) sore. Tidak hanya kondisi kejiwaannya saja, tetapi juga fisiknya,&amp;quot; kata Kepala Psikiatri RS Hasan Sadikin Bandung, dr Tedy Hidayat kepada okezone, Minggu (8/11/2009).  Menurut Tedy, proses pemeriksaan diperkirakan akan memakan waktu 10 sampai dua pekan. Namun, demi kepentingan penyelidikan polisi, Tedy mengaku akan menyelesaikan proses pemeriksaan tersebut secepatnya.  &amp;quot;Wah kalau hasilnya saya tidak bisa publikasikan sekarang. Perlu waktu sekitar 10 hari sampai dua minggu. Tapi secepatnya akan saya sampaikan ke polisi, dan aparat hukum lainnya,&amp;quot; ujar Tedy.  Dalam pemeriksaan pertama yang berlangsung Sabtu 7 November, kondisi kesehatan Abda masih belum pulih. Namun, kata Tedy, Abda bisa menjawab pertanyaan dokter dengan cukup lancar.  &amp;quot;Kita belum bisa menyimpulkan kondisi kejiwaan pasien dengan hanya satu kali pemeriksaan. Rencananya, Senin besok tim akan kembali memeriksa Abda, termasuk keluarga dan orang-orang sekitar. Sebab kita juga perlu keterangan pembanding yang biasa dekat dengan Abda,&amp;quot; pungkas Tedy.  </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }    BANDUNG - Abda Dzikri (24), perakit bom korek di Kampung Cipanawar RT01/RW09 Kelurahan Cipageran Cimahi Utara mulai menjalani pemeriksaan kondisi kejiwaan. Pemeriksaan dilakukan di Rumah Sakit Polri Sartika Asih oleh tim yang terdiri dari empat dokter.  &amp;quot;Kami sudah mulai memeriksa pelaku di RS Sartika Asih, kemarin (Sabtu) sore. Tidak hanya kondisi kejiwaannya saja, tetapi juga fisiknya,&amp;quot; kata Kepala Psikiatri RS Hasan Sadikin Bandung, dr Tedy Hidayat kepada okezone, Minggu (8/11/2009).  Menurut Tedy, proses pemeriksaan diperkirakan akan memakan waktu 10 sampai dua pekan. Namun, demi kepentingan penyelidikan polisi, Tedy mengaku akan menyelesaikan proses pemeriksaan tersebut secepatnya.  &amp;quot;Wah kalau hasilnya saya tidak bisa publikasikan sekarang. Perlu waktu sekitar 10 hari sampai dua minggu. Tapi secepatnya akan saya sampaikan ke polisi, dan aparat hukum lainnya,&amp;quot; ujar Tedy.  Dalam pemeriksaan pertama yang berlangsung Sabtu 7 November, kondisi kesehatan Abda masih belum pulih. Namun, kata Tedy, Abda bisa menjawab pertanyaan dokter dengan cukup lancar.  &amp;quot;Kita belum bisa menyimpulkan kondisi kejiwaan pasien dengan hanya satu kali pemeriksaan. Rencananya, Senin besok tim akan kembali memeriksa Abda, termasuk keluarga dan orang-orang sekitar. Sebab kita juga perlu keterangan pembanding yang biasa dekat dengan Abda,&amp;quot; pungkas Tedy.  </content:encoded></item></channel></rss>
