<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SPG Pelapor Bos Tak Lagi Bekerja di Butik</title><description>Sejumlah sales promotion girl yang mengadukan bosnya karena diduga melakukan penganiayaan dan perlakuan tidak menyenangkan, hari ini tidak bekerja di kantor pusat perusahaan Stok Junction di Pintu Air V, Sawah Besar, Jakarta Pusat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/11/338/274328/spg-pelapor-bos-tak-lagi-bekerja-di-butik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/11/338/274328/spg-pelapor-bos-tak-lagi-bekerja-di-butik"/><item><title>SPG Pelapor Bos Tak Lagi Bekerja di Butik</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/11/338/274328/spg-pelapor-bos-tak-lagi-bekerja-di-butik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/11/338/274328/spg-pelapor-bos-tak-lagi-bekerja-di-butik</guid><pubDate>Rabu 11 November 2009 10:42 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Sejumlah sales promotion girl yang mengadukan bosnya karena diduga melakukan penganiayaan dan perlakuan tidak menyenangkan, hari ini tidak bekerja di kantor pusat perusahaan Stok Junction di Pintu Air V, Sawah Besar, Jakarta Pusat.Salah seorang karyawan yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sejak pagi para SPG tersebut belum terlihat masuk kerja. &amp;quot;Anisa tidak di sini lagi Mas, saya tidak tahu ke mana,&amp;quot; kata SPG tersebut kepada okezone, Rabu (11/11/2009).Ketika ditanya lebih jauh mengenai kasus ini, SPG tersebut meminta agar langsung berbicara dengan pihak manajemen.&amp;quot;Yang berwenang manajemen, namun sampai saat ini mereka belum datang. Lagi pula kasus itu sudah diadukan ke Polres Jakarta Pusat,&amp;quot; tuturnya.Pantauan okezone, setelah aksi pelaporan tersebut Stok Junction mendapat penjagaan ketat. Terlihat dua petugas keamanan berpakaian 'preman' berjaga di depan dan menanyakan setiap orang yang dicurigai.Sementara itu, ruko untuk berjualan Stok Junction terlihat sangat besar. Toko yang menjual barang-barang ekspor Eropa ini juga memasang sejumlah kamera pengintai atau CCTV di setiap sudut ruangan.Sebelumnya, 20 buruh Stok Junction pada Selasa dini hari melaporkan bosnya ke Mapolres Jakarta Pusat dengan tuduhan melakukan penganiayaan. Para buruh juga mengaku sempat disekap dan dipaksa meminum air WC.Kasus penganiayaan bermula dari adanya kehilangan barang di perusahaan yang beralamat di kawasan Pintu Air V, Sawah Besar, Jakarta Pusat itu. Kini para korban telah mendapatkan bantuan dari PBHI Jakarta.  </description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah sales promotion girl yang mengadukan bosnya karena diduga melakukan penganiayaan dan perlakuan tidak menyenangkan, hari ini tidak bekerja di kantor pusat perusahaan Stok Junction di Pintu Air V, Sawah Besar, Jakarta Pusat.Salah seorang karyawan yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sejak pagi para SPG tersebut belum terlihat masuk kerja. &amp;quot;Anisa tidak di sini lagi Mas, saya tidak tahu ke mana,&amp;quot; kata SPG tersebut kepada okezone, Rabu (11/11/2009).Ketika ditanya lebih jauh mengenai kasus ini, SPG tersebut meminta agar langsung berbicara dengan pihak manajemen.&amp;quot;Yang berwenang manajemen, namun sampai saat ini mereka belum datang. Lagi pula kasus itu sudah diadukan ke Polres Jakarta Pusat,&amp;quot; tuturnya.Pantauan okezone, setelah aksi pelaporan tersebut Stok Junction mendapat penjagaan ketat. Terlihat dua petugas keamanan berpakaian 'preman' berjaga di depan dan menanyakan setiap orang yang dicurigai.Sementara itu, ruko untuk berjualan Stok Junction terlihat sangat besar. Toko yang menjual barang-barang ekspor Eropa ini juga memasang sejumlah kamera pengintai atau CCTV di setiap sudut ruangan.Sebelumnya, 20 buruh Stok Junction pada Selasa dini hari melaporkan bosnya ke Mapolres Jakarta Pusat dengan tuduhan melakukan penganiayaan. Para buruh juga mengaku sempat disekap dan dipaksa meminum air WC.Kasus penganiayaan bermula dari adanya kehilangan barang di perusahaan yang beralamat di kawasan Pintu Air V, Sawah Besar, Jakarta Pusat itu. Kini para korban telah mendapatkan bantuan dari PBHI Jakarta.  </content:encoded></item></channel></rss>
