<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sakit Hati Alasan Pembantu Habisi Nyawa WN India</title><description>Budi Sudrajat dan Turisah, yang juga pasangan suami istri, nekat menghabisi nyawa majikannya Swita Motiram (52) di Menteng, Jakarta Pusat, pada 3 November lalu. Apa alasannya?</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/11/338/274559/sakit-hati-alasan-pembantu-habisi-nyawa-wn-india</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/11/338/274559/sakit-hati-alasan-pembantu-habisi-nyawa-wn-india"/><item><title>Sakit Hati Alasan Pembantu Habisi Nyawa WN India</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/11/338/274559/sakit-hati-alasan-pembantu-habisi-nyawa-wn-india</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/11/338/274559/sakit-hati-alasan-pembantu-habisi-nyawa-wn-india</guid><pubDate>Rabu 11 November 2009 17:09 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdinan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/11/338/274559/S8JymBV5rv.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/11/338/274559/S8JymBV5rv.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Budi Sudrajat dan Turisah, yang juga pasangan suami istri, nekat menghabisi nyawa majikannya Swita Motiram (52), yang juga warga negara India di Menteng, Jakarta Pusat, pada 3 November lalu. Apa alasannya?&amp;quot;Latar belakang (pembunuhan) karena sakit hati,&amp;quot; kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Ike Edwin saat jumpa pers di Mapolres Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (11/11/2009).Hal senada diungkapkan salah seorang pelaku Budi Sudrajat. Dia menjelaskan, sakit hati tersebut berawal dari ancaman korban yang tidak akan memberikan gaji kepada pelaku.&amp;quot;Sering dimaki dengan kata-kata kotor, istri juga diperlakukan sama. Saya merasa marah dan khilaf, tujuannya tidak berniat membunuh,&amp;quot; tuturnya.Setiap bulan, tambah Budi, mereka dibayar Rp1 juta setiap bulannya. &amp;quot;Kami baru bekerja dua minggu dan digaji Rp1 juta untuk berdua,&amp;quot; tegasnya.&amp;quot;Pelaku dikenakan Pasal 338 dan 351 dengan ancaman lebih dari 5 tahun,&amp;quot; tambah Ike Edwin.  </description><content:encoded>JAKARTA - Budi Sudrajat dan Turisah, yang juga pasangan suami istri, nekat menghabisi nyawa majikannya Swita Motiram (52), yang juga warga negara India di Menteng, Jakarta Pusat, pada 3 November lalu. Apa alasannya?&amp;quot;Latar belakang (pembunuhan) karena sakit hati,&amp;quot; kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Ike Edwin saat jumpa pers di Mapolres Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (11/11/2009).Hal senada diungkapkan salah seorang pelaku Budi Sudrajat. Dia menjelaskan, sakit hati tersebut berawal dari ancaman korban yang tidak akan memberikan gaji kepada pelaku.&amp;quot;Sering dimaki dengan kata-kata kotor, istri juga diperlakukan sama. Saya merasa marah dan khilaf, tujuannya tidak berniat membunuh,&amp;quot; tuturnya.Setiap bulan, tambah Budi, mereka dibayar Rp1 juta setiap bulannya. &amp;quot;Kami baru bekerja dua minggu dan digaji Rp1 juta untuk berdua,&amp;quot; tegasnya.&amp;quot;Pelaku dikenakan Pasal 338 dan 351 dengan ancaman lebih dari 5 tahun,&amp;quot; tambah Ike Edwin.  </content:encoded></item></channel></rss>
