<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketua DPR Minta Nama Kapolri Dibuktikan</title><description>Nama Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri kembali disebut-sebut dalam sidang pembunuhan bos PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen. Ketua DPR Marzuki Alie pun meminta agar penyebutan nama Kapolri dibuktikan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/11/339/274351/ketua-dpr-minta-nama-kapolri-dibuktikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/11/339/274351/ketua-dpr-minta-nama-kapolri-dibuktikan"/><item><title>Ketua DPR Minta Nama Kapolri Dibuktikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/11/339/274351/ketua-dpr-minta-nama-kapolri-dibuktikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/11/339/274351/ketua-dpr-minta-nama-kapolri-dibuktikan</guid><pubDate>Rabu 11 November 2009 11:11 WIB</pubDate><dc:creator>Maria Ulfa Eleven Safa</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Nama Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri kembali disebut-sebut dalam sidang pembunuhan bos PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen. Ketua DPR Marzuki Alie pun meminta agar penyebutan nama Kapolri dibuktikan.&amp;quot;Itu kan lewat telepon, klarifikasi dong apakah Kapolri yang nelpon, apa itu benar. Nama itu bisa diobjekin ke mana-mana. Saya saja sering dijual-jual oleh orang lain, kalau dituduhkan pasti nanti dipertanyakan,&amp;quot; kata Marzuki kepada wartawan di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/11/2009).Jika terbukti bersalah, lanjut politisi asal Demokrat itu, dia menyarankan agar diserahkan kepada Presiden. &amp;quot;Kalau terbukti salah tentu urusannya Pak SBY,&amp;quot; tuturnya.Saat ini, tambah Marzuki, biarkan hukum bekerja sesuai dengan koridor yang ada. &amp;quot;Proses hukum kan masih jalan, jadi kita tunggu saja,&amp;quot; imbuhnya.Mengenai perlunya Kapolri dihadirkan atau tidak dalam persidangan, Marzuki menyerahkannya pada hakim. &amp;quot;Serahkan semua pada hakim, apakah perlu diundang atau tidak,&amp;quot; tandasnya.Dalam persidangan Antasari Azhar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 10 November kemarin, Williardi Wizar yang menjadi saksi mengatakan polisi mengkondisikan penahanan Antasari dengan mengubah BAP-nya.Wiliardi juga menyeret nama Irjen Pol Hadiatmoko dan Brigjen Pol Irawan Dahlan. Kedua orang itu menurut Wiliardi telah menekannya dalam proses pemeriksaan.  </description><content:encoded>JAKARTA - Nama Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri kembali disebut-sebut dalam sidang pembunuhan bos PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen. Ketua DPR Marzuki Alie pun meminta agar penyebutan nama Kapolri dibuktikan.&amp;quot;Itu kan lewat telepon, klarifikasi dong apakah Kapolri yang nelpon, apa itu benar. Nama itu bisa diobjekin ke mana-mana. Saya saja sering dijual-jual oleh orang lain, kalau dituduhkan pasti nanti dipertanyakan,&amp;quot; kata Marzuki kepada wartawan di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/11/2009).Jika terbukti bersalah, lanjut politisi asal Demokrat itu, dia menyarankan agar diserahkan kepada Presiden. &amp;quot;Kalau terbukti salah tentu urusannya Pak SBY,&amp;quot; tuturnya.Saat ini, tambah Marzuki, biarkan hukum bekerja sesuai dengan koridor yang ada. &amp;quot;Proses hukum kan masih jalan, jadi kita tunggu saja,&amp;quot; imbuhnya.Mengenai perlunya Kapolri dihadirkan atau tidak dalam persidangan, Marzuki menyerahkannya pada hakim. &amp;quot;Serahkan semua pada hakim, apakah perlu diundang atau tidak,&amp;quot; tandasnya.Dalam persidangan Antasari Azhar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 10 November kemarin, Williardi Wizar yang menjadi saksi mengatakan polisi mengkondisikan penahanan Antasari dengan mengubah BAP-nya.Wiliardi juga menyeret nama Irjen Pol Hadiatmoko dan Brigjen Pol Irawan Dahlan. Kedua orang itu menurut Wiliardi telah menekannya dalam proses pemeriksaan.  </content:encoded></item></channel></rss>
