<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengisap Darah Kambing di Bantul Hewan Pesugihan? </title><description>Hingga kini Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (KPP) Kabupaten Bantul belum dapat memastikan hewan buas jenis apa yang telah menggigit belasan kambing milik warga di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/17/340/276588/pengisap-darah-kambing-di-bantul-hewan-pesugihan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/17/340/276588/pengisap-darah-kambing-di-bantul-hewan-pesugihan"/><item><title>Pengisap Darah Kambing di Bantul Hewan Pesugihan? </title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/17/340/276588/pengisap-darah-kambing-di-bantul-hewan-pesugihan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/17/340/276588/pengisap-darah-kambing-di-bantul-hewan-pesugihan</guid><pubDate>Selasa 17 November 2009 23:00 WIB</pubDate><dc:creator>Daru Waskita</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/17/340/276588/7yXtAC0BLX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi: Film The Wolf Man.(foto:wolfman02) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/17/340/276588/7yXtAC0BLX.jpg</image><title>ilustrasi: Film The Wolf Man.(foto:wolfman02) </title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    BANTUL - Hingga kini Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (KPP) Kabupaten Bantul belum dapat memastikan hewan buas jenis apa yang telah menggigit belasan kambing milik warga di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan.    Di sisi lain ada warga yang melihat bahwa hewan buas yang menggigit kambing dan mengisap darahnya adalah baung. Yaitu hewan dengan badan manusia namun berkepala anjing. Dugaan kambing yang mati dengan gigitan dan diisap darahnya dilakukan oleh &amp;quot;Baung&amp;quot; diyakini oleh paranormal.     Salah seorang paranormal di Yogyakarta, Nisbi Sabahkikin menyatakan dari gambaran kasus yang ditemukan, dia sangat yakin itu adalah anjing siluman yang dipelihara untuk mendapatkan kekayaan.     &amp;quot;Ritualnya sama seperti babi ngepet, namun ini berbentuk anjing dan sama-sama membutuhkan korban. Namun kali ini korbannya adalah kambing. Kambing ini merupakan sasaran pengorbanan tahap pertama,&amp;quot; katanya, Selasa (17/11/2009).     Menurutnya, munculnya kejadian yang misterius belakangan ini terhadap hewan ternak warga, karena siluman itu tengah mencari makan sesuai dengan perjanjian yang dilakukan oleh pemilik dengan dukunnya dahulu. &amp;quot;Pesugihan jenis ini akan membutuhkan pengorbanan dalam jangka waktu tertentu sesuai perjanjian,&amp;quot; ujarnya.    Lebih lanjut dia menyatakan jika kematian kambing yang misterius dengan luka di leher dan diisap darahnya dibiarkan, maka kemungkinan besar korban yang akan diserang akan mengalami peningkatan. Yaitu pada periode selanjutnya, bisa jadi manusia yang akan disasar.     &amp;quot;Namun sayangnya hingga saat ini dari dunia kita belum menemukan solusi pastinya kecuali harus mengetahui dulu siapa pemiliknya,&amp;quot; tandasnya.(ful)    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    BANTUL - Hingga kini Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (KPP) Kabupaten Bantul belum dapat memastikan hewan buas jenis apa yang telah menggigit belasan kambing milik warga di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan.    Di sisi lain ada warga yang melihat bahwa hewan buas yang menggigit kambing dan mengisap darahnya adalah baung. Yaitu hewan dengan badan manusia namun berkepala anjing. Dugaan kambing yang mati dengan gigitan dan diisap darahnya dilakukan oleh &amp;quot;Baung&amp;quot; diyakini oleh paranormal.     Salah seorang paranormal di Yogyakarta, Nisbi Sabahkikin menyatakan dari gambaran kasus yang ditemukan, dia sangat yakin itu adalah anjing siluman yang dipelihara untuk mendapatkan kekayaan.     &amp;quot;Ritualnya sama seperti babi ngepet, namun ini berbentuk anjing dan sama-sama membutuhkan korban. Namun kali ini korbannya adalah kambing. Kambing ini merupakan sasaran pengorbanan tahap pertama,&amp;quot; katanya, Selasa (17/11/2009).     Menurutnya, munculnya kejadian yang misterius belakangan ini terhadap hewan ternak warga, karena siluman itu tengah mencari makan sesuai dengan perjanjian yang dilakukan oleh pemilik dengan dukunnya dahulu. &amp;quot;Pesugihan jenis ini akan membutuhkan pengorbanan dalam jangka waktu tertentu sesuai perjanjian,&amp;quot; ujarnya.    Lebih lanjut dia menyatakan jika kematian kambing yang misterius dengan luka di leher dan diisap darahnya dibiarkan, maka kemungkinan besar korban yang akan diserang akan mengalami peningkatan. Yaitu pada periode selanjutnya, bisa jadi manusia yang akan disasar.     &amp;quot;Namun sayangnya hingga saat ini dari dunia kita belum menemukan solusi pastinya kecuali harus mengetahui dulu siapa pemiliknya,&amp;quot; tandasnya.(ful)    </content:encoded></item></channel></rss>
