<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Senator Kritik Motif Pemekaran Daerah</title><description>Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengkritik pola pemekaran wilayah di sejumlah daerah selama ini, karena acapkali bermotifkan kepentingan politis semata.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/21/337/277878/senator-kritik-motif-pemekaran-daerah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/21/337/277878/senator-kritik-motif-pemekaran-daerah"/><item><title>Senator Kritik Motif Pemekaran Daerah</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/21/337/277878/senator-kritik-motif-pemekaran-daerah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/21/337/277878/senator-kritik-motif-pemekaran-daerah</guid><pubDate>Sabtu 21 November 2009 19:01 WIB</pubDate><dc:creator>Gin Gin Tigin Ginulur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/21/337/277878/SfrDkJZzNw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Irman Gusman</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/21/337/277878/SfrDkJZzNw.jpg</image><title>Irman Gusman</title></images><description>BANDUNG - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengkritik pola pemekaran wilayah di sejumlah daerah selama ini, karena acapkali bermotifkan kepentingan politis semata.  &amp;quot;Pemekaran pada hakikatnya adalah upaya untuk melakukan reformasi pelayanan publik yang cepat, murah, dan berkualitas. Namun pada kenyataannya, pelayanan publik terutama di daerah pemekaran belum berjalan maksimal,&amp;quot; kata Ketua DPD RI Irman Gusman di Grand Preanger Hotel, Jalan Asia Afrika, Bandung, Sabtu (21/11/009). Irman menambahkan, DPD mendukung pemekaran sebagai bagian dari pelaksanaan otonomi daerah. Meski begitu, penerapan harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan penuh kajian yang matang. &amp;quot;Pemekaran hendaknya direncanakan secara konseptual sebagai instrumen pembangunan daerah dengan mempertimbangan banyak aspek, baik pertimbangan skala lokal, regional, kepulauan, ataupun nasional,&amp;quot; kata Irman. Hadir sebagai pembicara dalam diskusi tersebut, pengamat sosial Thamrin Amal Tomagola, dan peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Syarif Hidayat.  </description><content:encoded>BANDUNG - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengkritik pola pemekaran wilayah di sejumlah daerah selama ini, karena acapkali bermotifkan kepentingan politis semata.  &amp;quot;Pemekaran pada hakikatnya adalah upaya untuk melakukan reformasi pelayanan publik yang cepat, murah, dan berkualitas. Namun pada kenyataannya, pelayanan publik terutama di daerah pemekaran belum berjalan maksimal,&amp;quot; kata Ketua DPD RI Irman Gusman di Grand Preanger Hotel, Jalan Asia Afrika, Bandung, Sabtu (21/11/009). Irman menambahkan, DPD mendukung pemekaran sebagai bagian dari pelaksanaan otonomi daerah. Meski begitu, penerapan harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan penuh kajian yang matang. &amp;quot;Pemekaran hendaknya direncanakan secara konseptual sebagai instrumen pembangunan daerah dengan mempertimbangan banyak aspek, baik pertimbangan skala lokal, regional, kepulauan, ataupun nasional,&amp;quot; kata Irman. Hadir sebagai pembicara dalam diskusi tersebut, pengamat sosial Thamrin Amal Tomagola, dan peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Syarif Hidayat.  </content:encoded></item></channel></rss>
