<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ditiup Angin Kencang, Anak Punk Tercebur ke Kali</title><description>Angin kencang yang terjadi di Jakarta memakan korban. Kali ini seorang anak punk bernama Unge (21) tercebur ke kali Ciliwung setelah tertiup angin kencang. Hingga kini dia belum ditemukan.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/22/338/278001/ditiup-angin-kencang-anak-punk-tercebur-ke-kali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/22/338/278001/ditiup-angin-kencang-anak-punk-tercebur-ke-kali"/><item><title>Ditiup Angin Kencang, Anak Punk Tercebur ke Kali</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/22/338/278001/ditiup-angin-kencang-anak-punk-tercebur-ke-kali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/22/338/278001/ditiup-angin-kencang-anak-punk-tercebur-ke-kali</guid><pubDate>Minggu 22 November 2009 14:38 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}    JAKARTA - Angin kencang yang terjadi di Jakarta memakan korban. Kali ini seorang anak punk bernama Unge (21) tercebur ke kali Ciliwung setelah tertiup angin kencang. Hingga kini dia belum ditemukan.  Teman Unge, Fadli (17) menceritakan, siang tadi mereka sedang berada di jembatan akses Kelapa Dua, Jakarta-Depok, Minggu (22/11/2009). Bersama mereka adalah belasan anak punk lainnya.  Kemudian, Unge yang merupakan warga Kalisari, Jakarta Timur ini menantang teman-temannya untuk adu nyali menyentuh kabel listrik yang menjuntai di atas kali, dekat jembatan.  Saat hendak meraih kabel tersebut, menurut seorang polisi yang tidak mau disebutkan namanya, angin bertiup kencang sehingga menggoyahkan posisi Unge. Akhirnya, dia pun setelah terjatuh dan sempat menarik kabel listrik yang menjuntai dan akhirnya dia tercebur ke kali.  Melihat temannya jatuh, sejumlah anak punk lainnya pun loncat ke kali untuk mencari temannya. Namun nahas, setelah dicari hampir satu jam, Unge tidak juga ditemukan.  Sementara, akibat sempat menarik kabel di lokasi tersebut, gardu listrik di dekat jembatan itupun dikabarkan terbakar. Pihak PLN pun diberitahu mengenai kejadian ini.  Di lokasi sendiri masih terjadi keramaian masyarakat yang ingin menonton tempat kejadian tersebut.    </description><content:encoded>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}    JAKARTA - Angin kencang yang terjadi di Jakarta memakan korban. Kali ini seorang anak punk bernama Unge (21) tercebur ke kali Ciliwung setelah tertiup angin kencang. Hingga kini dia belum ditemukan.  Teman Unge, Fadli (17) menceritakan, siang tadi mereka sedang berada di jembatan akses Kelapa Dua, Jakarta-Depok, Minggu (22/11/2009). Bersama mereka adalah belasan anak punk lainnya.  Kemudian, Unge yang merupakan warga Kalisari, Jakarta Timur ini menantang teman-temannya untuk adu nyali menyentuh kabel listrik yang menjuntai di atas kali, dekat jembatan.  Saat hendak meraih kabel tersebut, menurut seorang polisi yang tidak mau disebutkan namanya, angin bertiup kencang sehingga menggoyahkan posisi Unge. Akhirnya, dia pun setelah terjatuh dan sempat menarik kabel listrik yang menjuntai dan akhirnya dia tercebur ke kali.  Melihat temannya jatuh, sejumlah anak punk lainnya pun loncat ke kali untuk mencari temannya. Namun nahas, setelah dicari hampir satu jam, Unge tidak juga ditemukan.  Sementara, akibat sempat menarik kabel di lokasi tersebut, gardu listrik di dekat jembatan itupun dikabarkan terbakar. Pihak PLN pun diberitahu mengenai kejadian ini.  Di lokasi sendiri masih terjadi keramaian masyarakat yang ingin menonton tempat kejadian tersebut.    </content:encoded></item></channel></rss>
