<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keluarga Cak Nur Anggap Persoalan Selesai</title><description>Keluarga Almarhum Nurcholis Madjid telah menerima permintaan maaf Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/22/339/277989/keluarga-cak-nur-anggap-persoalan-selesai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/22/339/277989/keluarga-cak-nur-anggap-persoalan-selesai"/><item><title>Keluarga Cak Nur Anggap Persoalan Selesai</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/22/339/277989/keluarga-cak-nur-anggap-persoalan-selesai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/22/339/277989/keluarga-cak-nur-anggap-persoalan-selesai</guid><pubDate>Minggu 22 November 2009 13:49 WIB</pubDate><dc:creator>Insaf Albert Tarigan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/22/339/277989/99377zV02w.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cak Nur (Foto: hmibecak.wordpress.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/22/339/277989/99377zV02w.jpg</image><title>Cak Nur (Foto: hmibecak.wordpress.com)</title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Keluarga Almarhum Nurcholis Madjid telah menerima permintaan maaf Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri.Hal tersebut disampaikan Omi Komaria Madjid, istri almarhum Nurcholis Madjid alias Cak Nur, dalam konferensi pers di Pondok Indah Plaza, Jakarta Selatan, Minggu (22/11/2009)  &amp;quot;Kami telah memaafkan,&amp;quot; ujarnya.  Omi Komaria menuturkan, dirinya sempat kaget saat pertama kali bertemu dengan Kapolri pada Jumat 20 November lalu sekira pukul 20.00 WIB di kediaman keluarga Cak Nur, Jalan Johari, Tanah Kusir, Jakarta Selatan. &amp;quot;Kapolri itu orangnya halus, kayak bukan polisi,&amp;quot; tuturnya.  Dia mengaku, tidak sempat mempersiapkan diri saat Kapolri bertandang ke rumahnya. &amp;quot;Saya hanya menyuguhkan wafer, kacang dan teh,&amp;quot; papar Omi.  Dalam kesempatan yang sama, Yudi Latif menegaskan bahwa keluarga besar Nurcholis Madjid menganggap persoalan sudah selesai. &amp;quot;Tidak ada yang dicuri dari kami kecuali kehormatan, kita anggap sudah selesai,&amp;quot; kata dia.  Meski demikian, Yudi tetap mendorong agar pengusutan masalah-masalah korupsi tetap diteruskan. &amp;quot;Kita tidak bisa kompromi,&amp;quot; tandasnya.  </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Keluarga Almarhum Nurcholis Madjid telah menerima permintaan maaf Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri.Hal tersebut disampaikan Omi Komaria Madjid, istri almarhum Nurcholis Madjid alias Cak Nur, dalam konferensi pers di Pondok Indah Plaza, Jakarta Selatan, Minggu (22/11/2009)  &amp;quot;Kami telah memaafkan,&amp;quot; ujarnya.  Omi Komaria menuturkan, dirinya sempat kaget saat pertama kali bertemu dengan Kapolri pada Jumat 20 November lalu sekira pukul 20.00 WIB di kediaman keluarga Cak Nur, Jalan Johari, Tanah Kusir, Jakarta Selatan. &amp;quot;Kapolri itu orangnya halus, kayak bukan polisi,&amp;quot; tuturnya.  Dia mengaku, tidak sempat mempersiapkan diri saat Kapolri bertandang ke rumahnya. &amp;quot;Saya hanya menyuguhkan wafer, kacang dan teh,&amp;quot; papar Omi.  Dalam kesempatan yang sama, Yudi Latif menegaskan bahwa keluarga besar Nurcholis Madjid menganggap persoalan sudah selesai. &amp;quot;Tidak ada yang dicuri dari kami kecuali kehormatan, kita anggap sudah selesai,&amp;quot; kata dia.  Meski demikian, Yudi tetap mendorong agar pengusutan masalah-masalah korupsi tetap diteruskan. &amp;quot;Kita tidak bisa kompromi,&amp;quot; tandasnya.  </content:encoded></item></channel></rss>
