<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SBY Juga Kaget Polri Panggil Pimpinan Media</title><description>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku kaget dengan langkah kepolisian memanggil dua pimpinan media, Koran Seputar Indonesia (SI) dan Kompas pada Jumat 20 November, kemarin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/22/339/278071/sby-juga-kaget-polri-panggil-pimpinan-media</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/22/339/278071/sby-juga-kaget-polri-panggil-pimpinan-media"/><item><title>SBY Juga Kaget Polri Panggil Pimpinan Media</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/22/339/278071/sby-juga-kaget-polri-panggil-pimpinan-media</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/22/339/278071/sby-juga-kaget-polri-panggil-pimpinan-media</guid><pubDate>Minggu 22 November 2009 23:36 WIB</pubDate><dc:creator>M Budi Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/22/339/278071/lcuTBe6fo4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Daylife)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/22/339/278071/lcuTBe6fo4.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Daylife)</title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku kaget dengan langkah kepolisian memanggil dua pimpinan media, Koran Seputar Indonesia (SI) dan Kompas pada Jumat 20 November, kemarin.    &amp;quot;Saya juga kaget media dipanggil walaupun untuk langkah projustisia. Makanya kita perlu paham dan belajar aspek psikologis seperti ini,&amp;quot; kata SBY saat berdialog dengan pimpinan media massa di Istana Negara, Jakarta, Minggu (22/11/2009) malam.    Sekadar mengigatkan, pada Jumat kemarin, dua pimpinan media dipanggil Mabes Polri terkait pemberitaan transkrip percakapan Anggodo yang diputar di Mahkamah Konstitusi (MK).    Karuan saja langkah Polri ini mendapat kecaman karena dinilai bentuk kriminalisasi media dan pemberangusan kebebasan pers. Polri juga dinilai memperkeruh suasana dengan pemanggilan tersebut.    Saat berdialog dengan pimpinan media massa itu, SBY juga menekankan keinginannya untukÂ  perbaikan di institusi-institusi penegak hukum. SBY juga tidak ingin disharmoni antarintitusi penegak hukum terus berlanjut.    &amp;quot;Saya tidak ingin disharmoni ini permanen. Jangan sampai polisi, kejaksaan, dan KPK tidak bisa bersinergi untuk memberantas korupsi,&amp;quot; pungkasnya.    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku kaget dengan langkah kepolisian memanggil dua pimpinan media, Koran Seputar Indonesia (SI) dan Kompas pada Jumat 20 November, kemarin.    &amp;quot;Saya juga kaget media dipanggil walaupun untuk langkah projustisia. Makanya kita perlu paham dan belajar aspek psikologis seperti ini,&amp;quot; kata SBY saat berdialog dengan pimpinan media massa di Istana Negara, Jakarta, Minggu (22/11/2009) malam.    Sekadar mengigatkan, pada Jumat kemarin, dua pimpinan media dipanggil Mabes Polri terkait pemberitaan transkrip percakapan Anggodo yang diputar di Mahkamah Konstitusi (MK).    Karuan saja langkah Polri ini mendapat kecaman karena dinilai bentuk kriminalisasi media dan pemberangusan kebebasan pers. Polri juga dinilai memperkeruh suasana dengan pemanggilan tersebut.    Saat berdialog dengan pimpinan media massa itu, SBY juga menekankan keinginannya untukÂ  perbaikan di institusi-institusi penegak hukum. SBY juga tidak ingin disharmoni antarintitusi penegak hukum terus berlanjut.    &amp;quot;Saya tidak ingin disharmoni ini permanen. Jangan sampai polisi, kejaksaan, dan KPK tidak bisa bersinergi untuk memberantas korupsi,&amp;quot; pungkasnya.    </content:encoded></item></channel></rss>
