<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Muhammadiyah: Jangan Beri Ruang pada Markus</title><description>Tanggal 25 November (8 Dzulhijah 1430 H) mendatang Muhammadiyah genap berusia satu abad dari usia kelahirannya 18 November 1912 (8 Dzulhijah 1330 H).  </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/23/337/278290/muhammadiyah-jangan-beri-ruang-pada-markus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/23/337/278290/muhammadiyah-jangan-beri-ruang-pada-markus"/><item><title>Muhammadiyah: Jangan Beri Ruang pada Markus</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/23/337/278290/muhammadiyah-jangan-beri-ruang-pada-markus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/23/337/278290/muhammadiyah-jangan-beri-ruang-pada-markus</guid><pubDate>Senin 23 November 2009 13:52 WIB</pubDate><dc:creator>Satria Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/23/337/278290/t0durwwc1M.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.(foto: dok SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/23/337/278290/t0durwwc1M.jpg</image><title>Ilustrasi.(foto: dok SI)</title></images><description>  YOGYAKARTA -Tanggal 25 November ( 8 Dzulhijah 1430 H) mendatang Muhammadiyah genap berusia satu abad dari usia kelahirannya 18 November 1912 (8 Dzulhijah 1330 H).   Dengan mengambil momentum milad (kelahiran) nya tersebut Muhammadiyah menyerukan kepada seluruh aparat penegak hukum di Indonesia untuk serius dan tegas dalam upaya pemberantasan korupsi dan tidak tebang pilih.  &amp;quot;Hukum harus ditegakkan dengan tegas, sistemik, adil dan tidak memberikan ruang bagi para mafia hukum, makelar kasus untuk bermain-main,&amp;quot; kata Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir ketika membacakan pernyataan Satu Abad Muhammadiyah di kantor PP Muhammadiyah Jalan Cik Di Tiro Yogyakarta, Senin (23/11/2009).   Dalam kesempatan itu hadir pula ketua umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. Lebih lanjut Haedar menambahkan agar para pemimpin bangsa, birokrat bisa menjauhkan diri dari KKN yang kini ditengarai mulai menguat kembali.   Disamping itu Muhammadiyah juga berharap agar para elite dan pejabat negara mencontoh pendiri bangsa yakni memiliki sifat kenegarawanan dan menjalankan amanat rakyat.  &amp;quot;Belajarlah pada para pendiri bangsa agar neo-KKN dan politik dinasti itu tak muncul seperti saat ini,&amp;quot; katanya.  Dengan mengambil momentum satu abad ini ungkap Haedar, Muhammadiyah juga menjadikannya sebagai gerakan penguatan seluruh potensi infrastrukturnya agar bisa menjadi gerakan Islam terbesar/unggul secara kualitatif.   &amp;quot;Muhammadiyah besar bukan hanya dari ukuran jumlah tapi juga kualitasnya,&amp;quot; kata Haedar.  Sementara itu puncak Milad Satu Abad Muhammadiyah ini 25 November depan akan digelar di Stadion Mandala Krida Yogyakarta yang akan diisi dengan orasi kunci ketua umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.(fit)</description><content:encoded>  YOGYAKARTA -Tanggal 25 November ( 8 Dzulhijah 1430 H) mendatang Muhammadiyah genap berusia satu abad dari usia kelahirannya 18 November 1912 (8 Dzulhijah 1330 H).   Dengan mengambil momentum milad (kelahiran) nya tersebut Muhammadiyah menyerukan kepada seluruh aparat penegak hukum di Indonesia untuk serius dan tegas dalam upaya pemberantasan korupsi dan tidak tebang pilih.  &amp;quot;Hukum harus ditegakkan dengan tegas, sistemik, adil dan tidak memberikan ruang bagi para mafia hukum, makelar kasus untuk bermain-main,&amp;quot; kata Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir ketika membacakan pernyataan Satu Abad Muhammadiyah di kantor PP Muhammadiyah Jalan Cik Di Tiro Yogyakarta, Senin (23/11/2009).   Dalam kesempatan itu hadir pula ketua umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. Lebih lanjut Haedar menambahkan agar para pemimpin bangsa, birokrat bisa menjauhkan diri dari KKN yang kini ditengarai mulai menguat kembali.   Disamping itu Muhammadiyah juga berharap agar para elite dan pejabat negara mencontoh pendiri bangsa yakni memiliki sifat kenegarawanan dan menjalankan amanat rakyat.  &amp;quot;Belajarlah pada para pendiri bangsa agar neo-KKN dan politik dinasti itu tak muncul seperti saat ini,&amp;quot; katanya.  Dengan mengambil momentum satu abad ini ungkap Haedar, Muhammadiyah juga menjadikannya sebagai gerakan penguatan seluruh potensi infrastrukturnya agar bisa menjadi gerakan Islam terbesar/unggul secara kualitatif.   &amp;quot;Muhammadiyah besar bukan hanya dari ukuran jumlah tapi juga kualitasnya,&amp;quot; kata Haedar.  Sementara itu puncak Milad Satu Abad Muhammadiyah ini 25 November depan akan digelar di Stadion Mandala Krida Yogyakarta yang akan diisi dengan orasi kunci ketua umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.(fit)</content:encoded></item></channel></rss>
