<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perbaikan Situ Gintung Tinggal Tunggu Menkeu</title><description>Perbaikan tanggul Situ Gintung di Ciputat, Tangerang, yang jebol beberapa waktu lalu, tinggal menunggu persetujuan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Target sementaraÂ pada awal 2010, pembangunan akan dimulai </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/23/338/278080/perbaikan-situ-gintung-tinggal-tunggu-menkeu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/23/338/278080/perbaikan-situ-gintung-tinggal-tunggu-menkeu"/><item><title>Perbaikan Situ Gintung Tinggal Tunggu Menkeu</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/23/338/278080/perbaikan-situ-gintung-tinggal-tunggu-menkeu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/23/338/278080/perbaikan-situ-gintung-tinggal-tunggu-menkeu</guid><pubDate>Senin 23 November 2009 02:16 WIB</pubDate><dc:creator>Neneng Zubaidah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/23/338/278080/519c4NZGTx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tanggul Situ Gintung (Foto: Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/23/338/278080/519c4NZGTx.jpg</image><title>Tanggul Situ Gintung (Foto: Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}   JAKARTA - Perbaikan tanggul Situ Gintung di Ciputat, Tangerang, yang jebol beberapa waktu lalu, tinggal menunggu persetujuan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Target sementaraÂ pada awal 2010, pembangunan akan dimulai Kepala Balai Besar Ciliwung Cisadane (BBCC) Departemen Pekerjaan Umum Pitoyo Subandrio mengatakan, sebenarnya jika Menteri Keuangan (Menkeu) menandatangani surat permohonan pembiayaan pada pekan depan, maka perbaikan bisa langsung dilakukan. Apalagi sudah ada pemenang kontraktor yang akan membangun tanggul. Oleh karena itu, Pitoyo berharap agar Menkeu segera menandatangani. Kalaupun tidak tahun ini maka tenggat batas waktu awal tahun depan perbaikan dimulai dapat terlaksana. &amp;quot;Perbaikan akan memakan waktu satu tahun,&amp;quot; jelasnya saat inspeksi ke Banjir Kanal Timur (BKT) bersama Gubernur DKIÂ Jakarta Fauzi Bowo. Dana perbaikan sendiri sekira Rp100 miliar. Untuk tahap awal pada musim hujan ini pihaknya akan membuat saluran pengantar sepanjang 1.025 meter. Â Sementara pembangunan jalan inspeksi di sisi kanan dan kiri tanggul dibuat sepanjang 10 meter.  Setelah itu yakni pada saat musim kemarau, lanjutnya, pihaknya akan mulai membangun bendungan yang terbuat dari beton sehingga tidak akan jebol kembali. &amp;quot;Kapasitas Situ Gintung untuk menampung air mencapai lebih dari 1 juta meter kubik. Pada akhir tahun 2010 fungsinya akan kembali normal,&amp;quot; terang Pitoyo. Sementara mengenai luapan Kali Pesanggrahan, Pitoyo menjelaskan akan ada pengerukan di kali tersebut. &amp;quot;Dengan anggaran tahun akhir 2009. Sebentar lagi akan kita keruk,&amp;quot; ujarnya.   Selain pengerukan juga akan ada relokasi penghuni yang saat ini menempati bantaran Kali Pesanggrahan. Diketahui, Situ Gintung jebol pada Maret lalu. Lebar dinding yang jebol mencapai 5 meter. Akibatnya banyak rumah yang hanyut dan puluhan warga meninggal akibat tersapu air. Gubernur DKIÂ Jakarta Fauzi Bowo khawatir jebolnya tanggul Situ Gintung akan membuat Kali Pesanggrahan meluap pada musim penghujan tahun ini.    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}   JAKARTA - Perbaikan tanggul Situ Gintung di Ciputat, Tangerang, yang jebol beberapa waktu lalu, tinggal menunggu persetujuan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Target sementaraÂ pada awal 2010, pembangunan akan dimulai Kepala Balai Besar Ciliwung Cisadane (BBCC) Departemen Pekerjaan Umum Pitoyo Subandrio mengatakan, sebenarnya jika Menteri Keuangan (Menkeu) menandatangani surat permohonan pembiayaan pada pekan depan, maka perbaikan bisa langsung dilakukan. Apalagi sudah ada pemenang kontraktor yang akan membangun tanggul. Oleh karena itu, Pitoyo berharap agar Menkeu segera menandatangani. Kalaupun tidak tahun ini maka tenggat batas waktu awal tahun depan perbaikan dimulai dapat terlaksana. &amp;quot;Perbaikan akan memakan waktu satu tahun,&amp;quot; jelasnya saat inspeksi ke Banjir Kanal Timur (BKT) bersama Gubernur DKIÂ Jakarta Fauzi Bowo. Dana perbaikan sendiri sekira Rp100 miliar. Untuk tahap awal pada musim hujan ini pihaknya akan membuat saluran pengantar sepanjang 1.025 meter. Â Sementara pembangunan jalan inspeksi di sisi kanan dan kiri tanggul dibuat sepanjang 10 meter.  Setelah itu yakni pada saat musim kemarau, lanjutnya, pihaknya akan mulai membangun bendungan yang terbuat dari beton sehingga tidak akan jebol kembali. &amp;quot;Kapasitas Situ Gintung untuk menampung air mencapai lebih dari 1 juta meter kubik. Pada akhir tahun 2010 fungsinya akan kembali normal,&amp;quot; terang Pitoyo. Sementara mengenai luapan Kali Pesanggrahan, Pitoyo menjelaskan akan ada pengerukan di kali tersebut. &amp;quot;Dengan anggaran tahun akhir 2009. Sebentar lagi akan kita keruk,&amp;quot; ujarnya.   Selain pengerukan juga akan ada relokasi penghuni yang saat ini menempati bantaran Kali Pesanggrahan. Diketahui, Situ Gintung jebol pada Maret lalu. Lebar dinding yang jebol mencapai 5 meter. Akibatnya banyak rumah yang hanyut dan puluhan warga meninggal akibat tersapu air. Gubernur DKIÂ Jakarta Fauzi Bowo khawatir jebolnya tanggul Situ Gintung akan membuat Kali Pesanggrahan meluap pada musim penghujan tahun ini.    </content:encoded></item></channel></rss>
