<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kuasa Hukum Chandra Bingung Pidato SBY</title><description>Pidato yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait tanggapan atas rekomendasi kasus Bibit-Chandra masih belum jelas. Karena itu, kuasa hukum Bibit-Chandra, Taufik Basari masih bingung untuk memberikan tanggapan. </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/23/339/278464/kuasa-hukum-chandra-bingung-pidato-sby</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/23/339/278464/kuasa-hukum-chandra-bingung-pidato-sby"/><item><title>Kuasa Hukum Chandra Bingung Pidato SBY</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/23/339/278464/kuasa-hukum-chandra-bingung-pidato-sby</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/23/339/278464/kuasa-hukum-chandra-bingung-pidato-sby</guid><pubDate>Senin 23 November 2009 20:53 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdinan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/23/339/278464/kfHJ9x7YuQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/23/339/278464/kfHJ9x7YuQ.jpg</image><title>Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah</title></images><description>JAKARTA - Pidato yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait tanggapan atas rekomendasi kasus Bibit-Chandra masih belum jelas. Karena itu, kuasa hukum Bibit-Chandra, Taufik Basari masih bingung untuk memberikan tanggapan.&amp;quot;Satu catatan apa yang disampaikan presiden kita belum dapat poin sama sekali. saya juga kebingungan,&amp;quot; kata Taufik Basari di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (23/11/2009).Taufik juga belum memahami apa keputusan yang diambil presiden dalam kasus tersebut. Namun, Tobas sapaan akrab Taufik Basari menangkap ada sinyal dari presiden. &amp;quot;Tapi itu belum dapat kita pegang sama sekali,&amp;quot; ujarnya.Senada dengan Tobas, Alexander Lay kuasa hukum Chandra yang lain, mengaku belum menangkap poin utama dalam pidato presiden. &amp;quot;Memang beliau (presiden) menginginkan perkara dihentikan. Tapi, solusi yang ditawarkan belum jelas. Jadi posisi kami masih bingung aja,&amp;quot; jelas Alexander.</description><content:encoded>JAKARTA - Pidato yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait tanggapan atas rekomendasi kasus Bibit-Chandra masih belum jelas. Karena itu, kuasa hukum Bibit-Chandra, Taufik Basari masih bingung untuk memberikan tanggapan.&amp;quot;Satu catatan apa yang disampaikan presiden kita belum dapat poin sama sekali. saya juga kebingungan,&amp;quot; kata Taufik Basari di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (23/11/2009).Taufik juga belum memahami apa keputusan yang diambil presiden dalam kasus tersebut. Namun, Tobas sapaan akrab Taufik Basari menangkap ada sinyal dari presiden. &amp;quot;Tapi itu belum dapat kita pegang sama sekali,&amp;quot; ujarnya.Senada dengan Tobas, Alexander Lay kuasa hukum Chandra yang lain, mengaku belum menangkap poin utama dalam pidato presiden. &amp;quot;Memang beliau (presiden) menginginkan perkara dihentikan. Tapi, solusi yang ditawarkan belum jelas. Jadi posisi kami masih bingung aja,&amp;quot; jelas Alexander.</content:encoded></item></channel></rss>
