<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahasiswa Anggap Putusan SBY Kurang Greget</title><description>Sebanyak 30 mahasiswi di kos-kosan mahasiswa Universitas Indonesia, Wisma Gayatri, Jalan Margonda Raya, Depok malam ini menonton siaran langsung putusan PresIden Susilo Bambang Yudhoyono terkait hasil rekomendasi dari Tim 8 kasus pimpinan KPK non aktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/23/339/278479/mahasiswa-anggap-putusan-sby-kurang-greget</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/23/339/278479/mahasiswa-anggap-putusan-sby-kurang-greget"/><item><title>Mahasiswa Anggap Putusan SBY Kurang Greget</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/23/339/278479/mahasiswa-anggap-putusan-sby-kurang-greget</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/23/339/278479/mahasiswa-anggap-putusan-sby-kurang-greget</guid><pubDate>Senin 23 November 2009 23:27 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>DEPOK - Sebanyak 30 mahasiswi di kos-kosan mahasiswa Universitas Indonesia, Wisma Gayatri, Jalan Margonda Raya, Depok malam ini menonton siaran langsung putusan PresIden Susilo Bambang Yudhoyono terkait hasil rekomendasi dari Tim 8 kasus pimpinan KPK non aktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah.Salah seorang mahasiswi ekstensi FISIP UI, Metha Tri Rizka menilai, apa yang disampaikan SBY dalam pidatonya di depan jutaan masyarakat kurang greget dan cenderung mengambang.&amp;quot;Kami agak kurang ngerti maksud dari SBY, terkesan berbelit-belit,&amp;quot; ujarnya kepada okezone, Senin (23/11/09).Menurut Metha, kasus hukum Bibit-Chandra memang harus dihentikan dan tidak perlu dilanjutkan ke pengadilan. &amp;quot;Bukti-bukti yang diajukan oleh Kejagung dan Pori cenderung dipaksakan dan tidak pro rakyat,&amp;quot; tuturnya.Metha juga mengungkapkan bersedia ikut dalam aksi unjuk rasa bersama mahasiswa lainnya jika tidak ada keadilan terhadap kasus Bibit-Chandra. &amp;quot;Meskipun aspirasi kami tidak pernah didengar oleh pemerintah dan anggota dewan. Tapi mahasiswa akan terus membela aspirasi masyarakat,&amp;quot; katanya.Pantauan okezone, acara nonton bareng mahasiswa juga digelar di sepanjang Jalan Sawo dan gang Kober, di mana merupakan istana mahasiswa yang tersebar di sejumlah kampus seperti Universitas Gunadarma, Universitas Indonesia, AMIK Bina Sarana Informatika, dan LP3I.</description><content:encoded>DEPOK - Sebanyak 30 mahasiswi di kos-kosan mahasiswa Universitas Indonesia, Wisma Gayatri, Jalan Margonda Raya, Depok malam ini menonton siaran langsung putusan PresIden Susilo Bambang Yudhoyono terkait hasil rekomendasi dari Tim 8 kasus pimpinan KPK non aktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah.Salah seorang mahasiswi ekstensi FISIP UI, Metha Tri Rizka menilai, apa yang disampaikan SBY dalam pidatonya di depan jutaan masyarakat kurang greget dan cenderung mengambang.&amp;quot;Kami agak kurang ngerti maksud dari SBY, terkesan berbelit-belit,&amp;quot; ujarnya kepada okezone, Senin (23/11/09).Menurut Metha, kasus hukum Bibit-Chandra memang harus dihentikan dan tidak perlu dilanjutkan ke pengadilan. &amp;quot;Bukti-bukti yang diajukan oleh Kejagung dan Pori cenderung dipaksakan dan tidak pro rakyat,&amp;quot; tuturnya.Metha juga mengungkapkan bersedia ikut dalam aksi unjuk rasa bersama mahasiswa lainnya jika tidak ada keadilan terhadap kasus Bibit-Chandra. &amp;quot;Meskipun aspirasi kami tidak pernah didengar oleh pemerintah dan anggota dewan. Tapi mahasiswa akan terus membela aspirasi masyarakat,&amp;quot; katanya.Pantauan okezone, acara nonton bareng mahasiswa juga digelar di sepanjang Jalan Sawo dan gang Kober, di mana merupakan istana mahasiswa yang tersebar di sejumlah kampus seperti Universitas Gunadarma, Universitas Indonesia, AMIK Bina Sarana Informatika, dan LP3I.</content:encoded></item></channel></rss>
