<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berantas Markus, SBY Tak Perlu Bentuk Tim Khusus</title><description>Rencana pembentukan tim khusus untuk memberantas mafia peradilan atau markus yang langsung berada di bawah pengawasan Presiden, justru akan menunjukkan ketidakpercayaan Presiden terhadap Polri dan Kejaksaan Agung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/24/339/278686/berantas-markus-sby-tak-perlu-bentuk-tim-khusus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/24/339/278686/berantas-markus-sby-tak-perlu-bentuk-tim-khusus"/><item><title>Berantas Markus, SBY Tak Perlu Bentuk Tim Khusus</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/24/339/278686/berantas-markus-sby-tak-perlu-bentuk-tim-khusus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/24/339/278686/berantas-markus-sby-tak-perlu-bentuk-tim-khusus</guid><pubDate>Selasa 24 November 2009 13:06 WIB</pubDate><dc:creator>Maria Ulfa Eleven Safa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/24/339/278686/fStZwDQrjJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden SBY (Foto: presidensby.info)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/24/339/278686/fStZwDQrjJ.jpg</image><title>Presiden SBY (Foto: presidensby.info)</title></images><description>     Normal   0         false   false   false                                 MicrosoftInternetExplorer4   JAKARTA - Rencana pembentukan tim khusus untuk memberantas mafia peradilan atau markus yang langsung berada di bawah pengawasan Presiden, justru akan menunjukkan ketidakpercayaan Presiden terhadap Polri dan Kejaksaan Agung.  &amp;quot;Saya yakin ini tidak akan efektif,&amp;quot; ujar juru bicara Fraksi Hanura Akbar Faisal kepada okezone di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/11/2009).  Dalam pidatonya semalam, Presiden akan membuat satuan tugas khusus untuk mengatasi masalah markus. Tim tersebut akan berada di bawah Presiden.  &amp;quot;(Pidato Presiden) sangat normatif. Seharusnya Presiden lebih progresif dan membawanya ke area hukum,&amp;quot; imbuhnya.  Akbar juga menyayangkan sikap Presiden terhadap kasus Bibit dan Chandra yang tidak tegas dan konkret.   &amp;quot;Instruksi Presiden kepada Polri dan Kejagung untuk melakukan pembenahan internal adalah bukti Presiden tidak pernah bisa bersikap tegas dalam memenuhi azas peradilan yang dirindukan rakyat,&amp;quot; tandasnya.    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                                 MicrosoftInternetExplorer4   JAKARTA - Rencana pembentukan tim khusus untuk memberantas mafia peradilan atau markus yang langsung berada di bawah pengawasan Presiden, justru akan menunjukkan ketidakpercayaan Presiden terhadap Polri dan Kejaksaan Agung.  &amp;quot;Saya yakin ini tidak akan efektif,&amp;quot; ujar juru bicara Fraksi Hanura Akbar Faisal kepada okezone di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/11/2009).  Dalam pidatonya semalam, Presiden akan membuat satuan tugas khusus untuk mengatasi masalah markus. Tim tersebut akan berada di bawah Presiden.  &amp;quot;(Pidato Presiden) sangat normatif. Seharusnya Presiden lebih progresif dan membawanya ke area hukum,&amp;quot; imbuhnya.  Akbar juga menyayangkan sikap Presiden terhadap kasus Bibit dan Chandra yang tidak tegas dan konkret.   &amp;quot;Instruksi Presiden kepada Polri dan Kejagung untuk melakukan pembenahan internal adalah bukti Presiden tidak pernah bisa bersikap tegas dalam memenuhi azas peradilan yang dirindukan rakyat,&amp;quot; tandasnya.    </content:encoded></item></channel></rss>
