<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gus Dur: KPK-Polri-Kejagung Cuci Tangan</title><description>Penyelesaian konflik antara KPK-Kejaksaan Agung-Polri dalam kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah layaknya bola panas yang dilemparkan Presiden ke kepolisian dan kejaksaan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/24/339/278754/gus-dur-kpk-polri-kejagung-cuci-tangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/24/339/278754/gus-dur-kpk-polri-kejagung-cuci-tangan"/><item><title>Gus Dur: KPK-Polri-Kejagung Cuci Tangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/24/339/278754/gus-dur-kpk-polri-kejagung-cuci-tangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/24/339/278754/gus-dur-kpk-polri-kejagung-cuci-tangan</guid><pubDate>Selasa 24 November 2009 15:25 WIB</pubDate><dc:creator>Yuni Herlina Sinambela</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/24/339/278754/YI3OQhHNQQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jaksa Agung, Plt Ketua KPK, dan Kapolri (Foto: Heru Haryono/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/24/339/278754/YI3OQhHNQQ.jpg</image><title>Jaksa Agung, Plt Ketua KPK, dan Kapolri (Foto: Heru Haryono/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Penyelesaian konflik antara KPK-Kejaksaan Agung-Polri dalam kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah layaknya bola panas yang dilemparkan Presiden ke kepolisian dan kejaksaan.   Mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pun ikut buka mulut seputar hal tersebut. Gus Dur menilai, ketiga institusi penegak hukum tersebut seolah mencuci tangan dan melarikan diri dari permasalahan yang saat ini dihadapi.  &amp;quot;Ya, ya, ya, semua terasa bagi saya, mencoba melarikan diri, cuci tangan. Saya dengar-dengar tidak ada yang sering berbicara mengenai kedaulatan hukum,&amp;quot; kata Gus Dur saat menerima sejumlah perwakilan BEM di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (24/11/2009).   Sementara itu, Rohaniawan Katolik Franz Magnis-Suseno berpandangan sebaiknya perlu ditilik apakah konflik tersebut sudah memasuki tahap penyelesaian atau belum.   &amp;quot;Perlu dilihat apa sudah selesai apa belum? Jangan sampai Komisi Pemberantasan Korupsi itu diperlunak,&amp;quot; ujarnya.    </description><content:encoded>JAKARTA - Penyelesaian konflik antara KPK-Kejaksaan Agung-Polri dalam kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah layaknya bola panas yang dilemparkan Presiden ke kepolisian dan kejaksaan.   Mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pun ikut buka mulut seputar hal tersebut. Gus Dur menilai, ketiga institusi penegak hukum tersebut seolah mencuci tangan dan melarikan diri dari permasalahan yang saat ini dihadapi.  &amp;quot;Ya, ya, ya, semua terasa bagi saya, mencoba melarikan diri, cuci tangan. Saya dengar-dengar tidak ada yang sering berbicara mengenai kedaulatan hukum,&amp;quot; kata Gus Dur saat menerima sejumlah perwakilan BEM di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (24/11/2009).   Sementara itu, Rohaniawan Katolik Franz Magnis-Suseno berpandangan sebaiknya perlu ditilik apakah konflik tersebut sudah memasuki tahap penyelesaian atau belum.   &amp;quot;Perlu dilihat apa sudah selesai apa belum? Jangan sampai Komisi Pemberantasan Korupsi itu diperlunak,&amp;quot; ujarnya.    </content:encoded></item></channel></rss>
