<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gus Dur: Polisi dan Jaksa Kotor!</title><description>Mantan Presiden Abdurrahman Wahid menilai jika Kejaksaan Agung tidak mengeluarkan Surat Keputusan Penghentian Penuntutan (SKPP) kasus Chandra Hamzah, maka kedaulatan hukum benar-benar ternoda.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/24/339/278767/gus-dur-polisi-dan-jaksa-kotor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/24/339/278767/gus-dur-polisi-dan-jaksa-kotor"/><item><title>Gus Dur: Polisi dan Jaksa Kotor!</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/24/339/278767/gus-dur-polisi-dan-jaksa-kotor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/24/339/278767/gus-dur-polisi-dan-jaksa-kotor</guid><pubDate>Selasa 24 November 2009 15:41 WIB</pubDate><dc:creator>Yuni Herlina Sinambela</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/24/339/278767/UDhR18lBhV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jaksa Agung, Plt Ketua KPK, dan Kapolri (Foto: Heru Haryono/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/24/339/278767/UDhR18lBhV.jpg</image><title>Jaksa Agung, Plt Ketua KPK, dan Kapolri (Foto: Heru Haryono/okezone)</title></images><description>     Normal   0         false   false   false                                 MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}  JAKARTA - Mantan Presiden Abdurrahman Wahid menilai jika Kejaksaan Agung tidak mengeluarkan Surat Keputusan Penghentian Penuntutan (SKPP) kasus Chandra Hamzah, maka kedaulatan hukum benar-benar ternoda.  &amp;quot;Ya, ya, itu. Orang bisa berbicara apa saja, tapi satu hal, polisi itu kotor, kejaksaan juga kotor,&amp;quot; ungkap Gus Dur, demikian dia biasa disapa, saat menerima sejumlah perwakilan BEM, di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (24/11/2009).  Menurut Gus Dur, saat ini kondisi pemerintahan diisi oleh orang-orang yang tidak bermoral dan telah terjadi demoralisasi di tengah masyarakat.   &amp;quot;Pada umumnya mereka (pemerintah) tidak bermoral karena tidak menjaga kedaulatan hukum. Sekarang tugas kita mengembalikan moral,&amp;quot; tutupnya.  </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                                 MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}  JAKARTA - Mantan Presiden Abdurrahman Wahid menilai jika Kejaksaan Agung tidak mengeluarkan Surat Keputusan Penghentian Penuntutan (SKPP) kasus Chandra Hamzah, maka kedaulatan hukum benar-benar ternoda.  &amp;quot;Ya, ya, itu. Orang bisa berbicara apa saja, tapi satu hal, polisi itu kotor, kejaksaan juga kotor,&amp;quot; ungkap Gus Dur, demikian dia biasa disapa, saat menerima sejumlah perwakilan BEM, di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (24/11/2009).  Menurut Gus Dur, saat ini kondisi pemerintahan diisi oleh orang-orang yang tidak bermoral dan telah terjadi demoralisasi di tengah masyarakat.   &amp;quot;Pada umumnya mereka (pemerintah) tidak bermoral karena tidak menjaga kedaulatan hukum. Sekarang tugas kita mengembalikan moral,&amp;quot; tutupnya.  </content:encoded></item></channel></rss>
