<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ngeggombal ke Istri Orang, Jumali Dicelurit</title><description>Aksi pembacokan yang diduga dipicu motif asmara terjadi di Sumenep. Kali ini menimpa Jumali, warga Desa Pakambang Daya, Pragaan, Sumenep, yang dibacok lantaran menggoda istri seseorang dengan cara mengirim pesan singkat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/24/340/278808/ngeggombal-ke-istri-orang-jumali-dicelurit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/24/340/278808/ngeggombal-ke-istri-orang-jumali-dicelurit"/><item><title>Ngeggombal ke Istri Orang, Jumali Dicelurit</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/24/340/278808/ngeggombal-ke-istri-orang-jumali-dicelurit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/24/340/278808/ngeggombal-ke-istri-orang-jumali-dicelurit</guid><pubDate>Selasa 24 November 2009 16:50 WIB</pubDate><dc:creator>Subairi (Koran Sindo)</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>  SUMENEP - Aksi pembacokan yang diduga dipicu motif asmara terjadi di Sumenep. Kali ini menimpa Jumali, warga Desa Pakambang Daya, Pragaan, Sumenep, yang dibacok lantaran menggoda istri seseorang dengan cara mengirim pesan singkat.  Pelaku yang dibalut rasa cemburu, yakni Zainal (32), warga Desa/Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, langsung membacok korban secara membabi buta, usai membaca pesan singkat yang masuk ke telepon seluler milik istrinya. Di mana, isi pesan singkat tersebut berisi rayuan yang mengarah pada ajakan selingkuh.  Akibatnya, korban yang dibacok dengan menggunakan celurit tersebut mengalami luka yang cukup serius, tepat dibagian dada dan lengan kiri. Beruntung aksi pembacokan tersebut diketahui petugas, sehingga korban yang sudah sekarat dan mandi darah berhasil diselamatkan dan langsung dibawa ke Puskesmas setempat.Kapolsek Guluk-Guluk AKP Sukrisnadi mengatakan, motif dari aksi pembacokan tersebut murni karena didasari cemburu. Di mana, emosi pelaku terpancing setelah membaca pesan singkat dari korban, yang di dalamnya berisi rayuan maut dengan mengarah pada perselingkuhan.  &amp;quot;Mungkin merasa sakit hati, pelaku membuat perhitungan dan membabi buta membacok korban hingga luka parah,&amp;quot; ujarnya.  Sukrisnadi sendiri menyatakan, hingga saat ini masih belum melakukan langkah penyidikan termasuk terhadap pelaku. Pasalnya, suasana di sekitar lokasi kejadian masih mencekam, sehingga terpaksa melakukan langkah antisipasi dengan menerjunkan beberapa personil untuk berjaga-jaga.  Apalagi, pasca kejadian tersebut, keluarga korban mengancam akan melakukan aksi balas dendam terhadap keluarga pelaku. Untuk mengantisipasi aksi yang berkelanjutan, pelaku terpaksa diamankan di tempat tersembunyi. &amp;quot;Pelaku sudah menyerahkan diri dan ada dalam perlindungan kami,&amp;quot; pungkasnya.  </description><content:encoded>  SUMENEP - Aksi pembacokan yang diduga dipicu motif asmara terjadi di Sumenep. Kali ini menimpa Jumali, warga Desa Pakambang Daya, Pragaan, Sumenep, yang dibacok lantaran menggoda istri seseorang dengan cara mengirim pesan singkat.  Pelaku yang dibalut rasa cemburu, yakni Zainal (32), warga Desa/Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, langsung membacok korban secara membabi buta, usai membaca pesan singkat yang masuk ke telepon seluler milik istrinya. Di mana, isi pesan singkat tersebut berisi rayuan yang mengarah pada ajakan selingkuh.  Akibatnya, korban yang dibacok dengan menggunakan celurit tersebut mengalami luka yang cukup serius, tepat dibagian dada dan lengan kiri. Beruntung aksi pembacokan tersebut diketahui petugas, sehingga korban yang sudah sekarat dan mandi darah berhasil diselamatkan dan langsung dibawa ke Puskesmas setempat.Kapolsek Guluk-Guluk AKP Sukrisnadi mengatakan, motif dari aksi pembacokan tersebut murni karena didasari cemburu. Di mana, emosi pelaku terpancing setelah membaca pesan singkat dari korban, yang di dalamnya berisi rayuan maut dengan mengarah pada perselingkuhan.  &amp;quot;Mungkin merasa sakit hati, pelaku membuat perhitungan dan membabi buta membacok korban hingga luka parah,&amp;quot; ujarnya.  Sukrisnadi sendiri menyatakan, hingga saat ini masih belum melakukan langkah penyidikan termasuk terhadap pelaku. Pasalnya, suasana di sekitar lokasi kejadian masih mencekam, sehingga terpaksa melakukan langkah antisipasi dengan menerjunkan beberapa personil untuk berjaga-jaga.  Apalagi, pasca kejadian tersebut, keluarga korban mengancam akan melakukan aksi balas dendam terhadap keluarga pelaku. Untuk mengantisipasi aksi yang berkelanjutan, pelaku terpaksa diamankan di tempat tersembunyi. &amp;quot;Pelaku sudah menyerahkan diri dan ada dalam perlindungan kami,&amp;quot; pungkasnya.  </content:encoded></item></channel></rss>
