<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sering Konflik, Direktur Baru RSUP M Jamil Didemo</title><description>Sekira 150 perawat dan dokter Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) DR M. Djamil Padang yang mengatasnamakan Forum Peduli Keselematan RSUP DR. M. Djamil Padang mendemo direktur baru rumah sakit tersebut. </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/26/340/279364/sering-konflik-direktur-baru-rsup-m-jamil-didemo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/26/340/279364/sering-konflik-direktur-baru-rsup-m-jamil-didemo"/><item><title>Sering Konflik, Direktur Baru RSUP M Jamil Didemo</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/26/340/279364/sering-konflik-direktur-baru-rsup-m-jamil-didemo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/26/340/279364/sering-konflik-direktur-baru-rsup-m-jamil-didemo</guid><pubDate>Kamis 26 November 2009 11:24 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/26/340/279364/vSZClU3XVS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(foto:farm4.static.flickr.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/26/340/279364/vSZClU3XVS.jpg</image><title>(foto:farm4.static.flickr.com)</title></images><description>  PADANG - Sekira 150 perawat dan dokter Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) DR M. Djamil Padang yang mengatasnamakan Forum Peduli Keselematan RSUP DR. M. Djamil Padang mendemo direktur baru rumah sakit tersebut bernama Yanuar Hamid di Jalan Perintis Kemerdekaan, Padang, Sumatra Barat.   Aksi yang mereka lakukan sejak pukul 09.00 WIB tersebut membuat warga yang mau mengunjungi dan mau berobat ke rumah sakit umum tersebut terhenti di pintu gerbang, karena aksi yang mereka lakukan di depan pintu gerbang rumah sakit.  Menurut Ketua Komite Medik, RSUP DR. Djamil Padang, Darwin Amir pada okezone, aksi yang mereka lakukan karena direktur baru Yanuar Hamid dan Direktur lama Suchyar Iskandar sering konflik. &amp;quot;Kami mau direktur baru yang bukan sering berkonflik,&amp;quot; tegasnya.  Namun ia tidak mau memberikan keterangan bentuk konflik yang sering terjadi tersebut alasannya tidak etis jika dikatakan pada publik, tapi yang jelas mereka sering terlibat konflik. Terutama tama masalah pembenahan rumah sakit tersebut terkait banyak bantuan gempa yang datang untuk merenovasi rumah sakit tersebut.  Dalam aksi tersebut mereka menuntut meski Yanuar Hamid menjabat sebagai Direktur Umum RSUP DR. M. Djamil Padang sydah menerima SK, namun belum ada serah terima jabatan dengan Direktur Utama yang lama Suchyar Iskandar.  &amp;quot;Kami dengan tegas menolak Yanuar Hamid sebagai Direktur Utama dan tidak perlu menunggu evaluasi kinerjanya selama 100 hari karena Yanuar Hamid sering mengecewakan dan menabur konflik dan permusuhan di internal rumah sakit, kami juga meminta untuk mengganti direktur baru tersebut yang lebih aspiratif,&amp;quot; tegas Darwin.  Selain itu mereka juga meminta Direktur Utama yang lama tetap melaksanakan tugasnya sambil menunggu Keputusan dari Menteri Kesehatan untuk mengangkat direktur yang baru.   &amp;quot;Jika menteri masih bersikukuh mempertahankan Yanuar Hamid sebagai Direktur Utama, maka kami akan melakukan aksi besar-besaran lagi dan itu akan mengganggu pelayanan masyarakat,&amp;quot; ancam Darwin.  Meski aksi yang dilakukan ratusan pegawai tersebut namun proses pelayanan kepada warga yang dirawat inap di rumah sakit tersebut tidak terganggu kecuali warga yang mau berobat kerumah sakit.   &amp;quot;Kami sudah melakukan koordinasi dengan perawat di ruang inap untuk tetap melakukan kinerjanya, ini bertujuan dengan ada aksi ini tidak mengganggu pelayanan kita pada masyarakat, tapi jika tidak diindahkan tuntutan ini maka kami akan melakukan aksi mogok,&amp;quot; pangkasnya.  </description><content:encoded>  PADANG - Sekira 150 perawat dan dokter Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) DR M. Djamil Padang yang mengatasnamakan Forum Peduli Keselematan RSUP DR. M. Djamil Padang mendemo direktur baru rumah sakit tersebut bernama Yanuar Hamid di Jalan Perintis Kemerdekaan, Padang, Sumatra Barat.   Aksi yang mereka lakukan sejak pukul 09.00 WIB tersebut membuat warga yang mau mengunjungi dan mau berobat ke rumah sakit umum tersebut terhenti di pintu gerbang, karena aksi yang mereka lakukan di depan pintu gerbang rumah sakit.  Menurut Ketua Komite Medik, RSUP DR. Djamil Padang, Darwin Amir pada okezone, aksi yang mereka lakukan karena direktur baru Yanuar Hamid dan Direktur lama Suchyar Iskandar sering konflik. &amp;quot;Kami mau direktur baru yang bukan sering berkonflik,&amp;quot; tegasnya.  Namun ia tidak mau memberikan keterangan bentuk konflik yang sering terjadi tersebut alasannya tidak etis jika dikatakan pada publik, tapi yang jelas mereka sering terlibat konflik. Terutama tama masalah pembenahan rumah sakit tersebut terkait banyak bantuan gempa yang datang untuk merenovasi rumah sakit tersebut.  Dalam aksi tersebut mereka menuntut meski Yanuar Hamid menjabat sebagai Direktur Umum RSUP DR. M. Djamil Padang sydah menerima SK, namun belum ada serah terima jabatan dengan Direktur Utama yang lama Suchyar Iskandar.  &amp;quot;Kami dengan tegas menolak Yanuar Hamid sebagai Direktur Utama dan tidak perlu menunggu evaluasi kinerjanya selama 100 hari karena Yanuar Hamid sering mengecewakan dan menabur konflik dan permusuhan di internal rumah sakit, kami juga meminta untuk mengganti direktur baru tersebut yang lebih aspiratif,&amp;quot; tegas Darwin.  Selain itu mereka juga meminta Direktur Utama yang lama tetap melaksanakan tugasnya sambil menunggu Keputusan dari Menteri Kesehatan untuk mengangkat direktur yang baru.   &amp;quot;Jika menteri masih bersikukuh mempertahankan Yanuar Hamid sebagai Direktur Utama, maka kami akan melakukan aksi besar-besaran lagi dan itu akan mengganggu pelayanan masyarakat,&amp;quot; ancam Darwin.  Meski aksi yang dilakukan ratusan pegawai tersebut namun proses pelayanan kepada warga yang dirawat inap di rumah sakit tersebut tidak terganggu kecuali warga yang mau berobat kerumah sakit.   &amp;quot;Kami sudah melakukan koordinasi dengan perawat di ruang inap untuk tetap melakukan kinerjanya, ini bertujuan dengan ada aksi ini tidak mengganggu pelayanan kita pada masyarakat, tapi jika tidak diindahkan tuntutan ini maka kami akan melakukan aksi mogok,&amp;quot; pangkasnya.  </content:encoded></item></channel></rss>
