<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alat Penanggulangan Banjir di Semarang Minim</title><description>Pangdam IV Diponegoro Mayor Jenderal TNI Haryadi Soetanto menandaskan bahwa sarana dan prasarana untuk penanggulangan bencana banjir di Semarang, Jawa Tengah, masih sangat kurang.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/26/340/279569/alat-penanggulangan-banjir-di-semarang-minim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/26/340/279569/alat-penanggulangan-banjir-di-semarang-minim"/><item><title>Alat Penanggulangan Banjir di Semarang Minim</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/26/340/279569/alat-penanggulangan-banjir-di-semarang-minim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/26/340/279569/alat-penanggulangan-banjir-di-semarang-minim</guid><pubDate>Kamis 26 November 2009 18:19 WIB</pubDate><dc:creator>Thomas Joko</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>SEMARANG - Pangdam IV Diponegoro Mayor Jenderal TNI Haryadi Soetanto menandaskan bahwa sarana dan prasarana untuk penanggulangan bencana banjir di Semarang, Jawa Tengah, masih sangat kurang.&amp;quot;Peralatan belum cukup. Khususnya perahu karet saja belum cukup. Saya harus minta ke atas dan sekarang dalam proses,&amp;quot; jelas Mayjen TNI Haryadi Soetanto usai pelaksanaan Gelar Pasukan Serta Perlengkapan Penanggulangan Bencana Alam di halaman Balai Kota Semarang, Kamis (26/11/2009).Kondisi itu menurutnya harus disiasati dengan melakukan pengecekan sampai tingkat bawah sehingga diketahui jumlah peralatan. &amp;quot;Minimal essential force dipenuhi. Sehingga dapat mencukupi dalam menanggulangi bencana alam,&amp;quot; tandasnya.Namun demikian, Pangdam menyatakan tidak ada masalah dengan jumlah personel. Kodam IV Diponegoro memiliki 10 batalion untuk penanggulangan bencana alam. &amp;quot;Kami juga memiliki batalion 407 reaksi cepat penanggulangan bencana,&amp;quot; katanya.Bencana alam banjir menjadi sebuah fenomena tahunan di Semarang. Banjir Semarang selalu diikuti dengan bencana tanah longsor yang tak jarang memakan korban jiwa.  </description><content:encoded>SEMARANG - Pangdam IV Diponegoro Mayor Jenderal TNI Haryadi Soetanto menandaskan bahwa sarana dan prasarana untuk penanggulangan bencana banjir di Semarang, Jawa Tengah, masih sangat kurang.&amp;quot;Peralatan belum cukup. Khususnya perahu karet saja belum cukup. Saya harus minta ke atas dan sekarang dalam proses,&amp;quot; jelas Mayjen TNI Haryadi Soetanto usai pelaksanaan Gelar Pasukan Serta Perlengkapan Penanggulangan Bencana Alam di halaman Balai Kota Semarang, Kamis (26/11/2009).Kondisi itu menurutnya harus disiasati dengan melakukan pengecekan sampai tingkat bawah sehingga diketahui jumlah peralatan. &amp;quot;Minimal essential force dipenuhi. Sehingga dapat mencukupi dalam menanggulangi bencana alam,&amp;quot; tandasnya.Namun demikian, Pangdam menyatakan tidak ada masalah dengan jumlah personel. Kodam IV Diponegoro memiliki 10 batalion untuk penanggulangan bencana alam. &amp;quot;Kami juga memiliki batalion 407 reaksi cepat penanggulangan bencana,&amp;quot; katanya.Bencana alam banjir menjadi sebuah fenomena tahunan di Semarang. Banjir Semarang selalu diikuti dengan bencana tanah longsor yang tak jarang memakan korban jiwa.  </content:encoded></item></channel></rss>
