<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebelum Tewas, Muchtar Sempat Cekcok dengan Sopir</title><description>Polisi dari Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, hingga kini masih mencari informasi pelaku dan motif pembunuhan dari Muchtar Gultom (68). Sebelum tewas, korban dikabarkan cekcok dengan sopir pribadinya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/28/338/279912/sebelum-tewas-muchtar-sempat-cekcok-dengan-sopir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/28/338/279912/sebelum-tewas-muchtar-sempat-cekcok-dengan-sopir"/><item><title>Sebelum Tewas, Muchtar Sempat Cekcok dengan Sopir</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/28/338/279912/sebelum-tewas-muchtar-sempat-cekcok-dengan-sopir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/28/338/279912/sebelum-tewas-muchtar-sempat-cekcok-dengan-sopir</guid><pubDate>Sabtu 28 November 2009 18:09 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/28/338/279912/12wLLKYFfM.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/28/338/279912/12wLLKYFfM.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Polisi dari Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, hingga kini masih mencari informasi pelaku dan motif pembunuhan dari Muchtar Gultom (68). Sebelum tewas, korban dikabarkan cekcok dengan sopir pribadinya.Hal itu diungkapkan James Gultom, anak korban saat ditemui di lokasi kejadian, Jalan Praja Dalam E, Jakarta Selatan, Sabtu (28/11/2009).&amp;quot;Sekira tiga bulan lalu pernah terjadi cek-cok dengan sopirnya. Saat itu, mobil bapak dibawa sama sopirnya, namun saat ditelepon tidak aktif. Pas pulang (sopir) diomelin,&amp;quot; kata James.Kecurigaan James bertambah, karena sang sopir saat ini sudah tidak tinggal di kontrakkanya yang berada tidak jauh dari rumah korban.&amp;quot;Kata orang dia pergi sejak pukul 3 pagi. Tidak ada yang tahu sopir tersebut ke mana,&amp;quot; tandasnya.Sebelumnya, Muchtar Gultom ditemukan tewas di dalam kamarnya. Dia tewas dengan tangan dan kaki terikat. Selain itu, sejumlah barang berharga korban hilang seperti dompet, cicin, dan telepon selular.  </description><content:encoded>JAKARTA - Polisi dari Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, hingga kini masih mencari informasi pelaku dan motif pembunuhan dari Muchtar Gultom (68). Sebelum tewas, korban dikabarkan cekcok dengan sopir pribadinya.Hal itu diungkapkan James Gultom, anak korban saat ditemui di lokasi kejadian, Jalan Praja Dalam E, Jakarta Selatan, Sabtu (28/11/2009).&amp;quot;Sekira tiga bulan lalu pernah terjadi cek-cok dengan sopirnya. Saat itu, mobil bapak dibawa sama sopirnya, namun saat ditelepon tidak aktif. Pas pulang (sopir) diomelin,&amp;quot; kata James.Kecurigaan James bertambah, karena sang sopir saat ini sudah tidak tinggal di kontrakkanya yang berada tidak jauh dari rumah korban.&amp;quot;Kata orang dia pergi sejak pukul 3 pagi. Tidak ada yang tahu sopir tersebut ke mana,&amp;quot; tandasnya.Sebelumnya, Muchtar Gultom ditemukan tewas di dalam kamarnya. Dia tewas dengan tangan dan kaki terikat. Selain itu, sejumlah barang berharga korban hilang seperti dompet, cicin, dan telepon selular.  </content:encoded></item></channel></rss>
