<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demokrat Sangkal Jadi Penumpang Gelap</title><description>Politisi Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul menolak fraksinya disebut sebagai penumpang gelap dalam pengusulan hak angket Bank Century oleh DPR.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/28/339/279803/demokrat-sangkal-jadi-penumpang-gelap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/28/339/279803/demokrat-sangkal-jadi-penumpang-gelap"/><item><title>Demokrat Sangkal Jadi Penumpang Gelap</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/28/339/279803/demokrat-sangkal-jadi-penumpang-gelap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/28/339/279803/demokrat-sangkal-jadi-penumpang-gelap</guid><pubDate>Sabtu 28 November 2009 10:00 WIB</pubDate><dc:creator>Insaf Albert Tarigan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/28/339/279803/Lt7bqOSdOu.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/28/339/279803/Lt7bqOSdOu.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Politisi Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul menolak fraksinya disebut sebagai penumpang gelap dalam pengusulan hak angket Bank Century oleh DPR.Sindiran penumpang gelap sebelumnya pernah diutarakan oleh legislator Partai Golkar, Bambang Soesatyo. Ruhut mengklaim, justru Fraksi Demokrat yang &amp;quot;menggolkan&amp;quot; usulan itu dengan lebih tertib secara hukum dan etika politik.Sebab, mereka terlebih dahulu menunggu Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyelesaikan audit investigasi. Hal ini berbeda dengan fraksi lainnya. &amp;quot;Mereka tadinya tidak percaya pada BPK, sekarang menjilat ludah sendiri dengan memuji-muji BPK,&amp;quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (27/11/2009).Dia menambahkan, sebagai bentuk konsistensi, sebanyak 144 anggota Fraksi Partai Demokrat langsung menandatangani usulan hak angket segera setelah BPK menyerahkan hasil audit ke DPR.Â  &amp;quot;Malu enggak mereka? karena sampai sekarang belum semua yang tandatangan,&amp;quot; ujar Ruhut merujuk fakta bahwa belum semua anggota dari delapan fraksi lain di DPR mendandatangani usulan hak angket, kecuali Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat.Kata dia, PDI Perjuangan saja belum, Taufieq Kiemas belum tandatangan sampai sekarang. &amp;quot;Golkar yang banyak omong juga belum,&amp;quot; kilah Luhut. (insaf)  </description><content:encoded>JAKARTA - Politisi Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul menolak fraksinya disebut sebagai penumpang gelap dalam pengusulan hak angket Bank Century oleh DPR.Sindiran penumpang gelap sebelumnya pernah diutarakan oleh legislator Partai Golkar, Bambang Soesatyo. Ruhut mengklaim, justru Fraksi Demokrat yang &amp;quot;menggolkan&amp;quot; usulan itu dengan lebih tertib secara hukum dan etika politik.Sebab, mereka terlebih dahulu menunggu Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyelesaikan audit investigasi. Hal ini berbeda dengan fraksi lainnya. &amp;quot;Mereka tadinya tidak percaya pada BPK, sekarang menjilat ludah sendiri dengan memuji-muji BPK,&amp;quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (27/11/2009).Dia menambahkan, sebagai bentuk konsistensi, sebanyak 144 anggota Fraksi Partai Demokrat langsung menandatangani usulan hak angket segera setelah BPK menyerahkan hasil audit ke DPR.Â  &amp;quot;Malu enggak mereka? karena sampai sekarang belum semua yang tandatangan,&amp;quot; ujar Ruhut merujuk fakta bahwa belum semua anggota dari delapan fraksi lain di DPR mendandatangani usulan hak angket, kecuali Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat.Kata dia, PDI Perjuangan saja belum, Taufieq Kiemas belum tandatangan sampai sekarang. &amp;quot;Golkar yang banyak omong juga belum,&amp;quot; kilah Luhut. (insaf)  </content:encoded></item></channel></rss>
