<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pascapenganiayaan, Lapas Abepura Dijaga ketat</title><description>Pascapengroyokan salah seorang Narapidana Buctar Tabuni oleh 3 orang oknum TNI dan 1 orang Polisi, yang merupakan tahanan titipan dari Rumah Tahanan Militer, hari ini kondisi lembaga pemasyarakatan (Lapas) dijaga ketat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/28/340/279914/pascapenganiayaan-lapas-abepura-dijaga-ketat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/28/340/279914/pascapenganiayaan-lapas-abepura-dijaga-ketat"/><item><title>Pascapenganiayaan, Lapas Abepura Dijaga ketat</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/28/340/279914/pascapenganiayaan-lapas-abepura-dijaga-ketat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/28/340/279914/pascapenganiayaan-lapas-abepura-dijaga-ketat</guid><pubDate>Sabtu 28 November 2009 20:36 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Rahmatika Adriyati</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAYAPURA - Pascapengroyokan salah seorang Narapidana Buctar Tabuni oleh 3 orang oknum TNI dan 1 orang Polisi, yang merupakan tahanan titipan dari Rumah Tahanan Militer, hari ini kondisi lembaga pemasyarakatan (Lapas) dijaga ketat.Pantauan okezone di lapangan, Sabtu (28/11/2009), setidaknya ada satu regu bersenjata lengkap dari Brimob mengamankan Lapas tersebut. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan.Sebelumnya, Buchtar diduga dianiaya sejumlah orang pada Kamis 26 November lalu. Belum diketahui apa penyebab penganiayaan tersebut, namun dugaan awal berasal dari terjadinya kesalahpahaman.&amp;quot;Saat itu wajah saya penuh dengan darah karena luka sobek di bagian bibir dan memar di kepala,&amp;quot; ujar Buctar Tabuni yang juga aktivis Papua Merdeka saat ditemui di Lapas saat dikonfirmasi Sabtu (28/11).Buctar Tabuni menceritakan, saat kejadian tidak ada petugas yang melerai. Kalupun ada petugas Lapas yang berjaga, namun dia dalam kondisi mabuk.Merasa tak terima dengan pengroyokan tersebut, keluarga Buctar Tabuni pun mendatangi Lapas Abepura dan berdemo menyesalkan tindakan itu. Sedangkan para narapidana yang berada dalam penjara pun terpancing emosinya karena melihat teman merka dianiaya.Mereka pun melakukan pengrusakan di ruangan administrasi Lapas, di antaranya ruangan Kepala Seksi Pembinaan, ruang penjagaan, dan ruangan Seksi Bimbingan Napi dan Anak didik. Kaca-kaca di ruangan itu hancur berantakan, lima buah komputer rusak serta lima printer pun dirusak.  </description><content:encoded>JAYAPURA - Pascapengroyokan salah seorang Narapidana Buctar Tabuni oleh 3 orang oknum TNI dan 1 orang Polisi, yang merupakan tahanan titipan dari Rumah Tahanan Militer, hari ini kondisi lembaga pemasyarakatan (Lapas) dijaga ketat.Pantauan okezone di lapangan, Sabtu (28/11/2009), setidaknya ada satu regu bersenjata lengkap dari Brimob mengamankan Lapas tersebut. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan.Sebelumnya, Buchtar diduga dianiaya sejumlah orang pada Kamis 26 November lalu. Belum diketahui apa penyebab penganiayaan tersebut, namun dugaan awal berasal dari terjadinya kesalahpahaman.&amp;quot;Saat itu wajah saya penuh dengan darah karena luka sobek di bagian bibir dan memar di kepala,&amp;quot; ujar Buctar Tabuni yang juga aktivis Papua Merdeka saat ditemui di Lapas saat dikonfirmasi Sabtu (28/11).Buctar Tabuni menceritakan, saat kejadian tidak ada petugas yang melerai. Kalupun ada petugas Lapas yang berjaga, namun dia dalam kondisi mabuk.Merasa tak terima dengan pengroyokan tersebut, keluarga Buctar Tabuni pun mendatangi Lapas Abepura dan berdemo menyesalkan tindakan itu. Sedangkan para narapidana yang berada dalam penjara pun terpancing emosinya karena melihat teman merka dianiaya.Mereka pun melakukan pengrusakan di ruangan administrasi Lapas, di antaranya ruangan Kepala Seksi Pembinaan, ruang penjagaan, dan ruangan Seksi Bimbingan Napi dan Anak didik. Kaca-kaca di ruangan itu hancur berantakan, lima buah komputer rusak serta lima printer pun dirusak.  </content:encoded></item></channel></rss>
