<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komnas Perempuan Minta Negara Tak Diskriminatif</title><description>Selama ini kaum perempuan masih mengalami diskriminasi dan kekerasan. Oleh karenanya, Komisi Nasional Antikekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) meminta kepada negara dan pemerintah untuk lebih melindungi dan memerhatikan kaum perempuan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/30/339/280191/komnas-perempuan-minta-negara-tak-diskriminatif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/11/30/339/280191/komnas-perempuan-minta-negara-tak-diskriminatif"/><item><title>Komnas Perempuan Minta Negara Tak Diskriminatif</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/11/30/339/280191/komnas-perempuan-minta-negara-tak-diskriminatif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/11/30/339/280191/komnas-perempuan-minta-negara-tak-diskriminatif</guid><pubDate>Senin 30 November 2009 11:01 WIB</pubDate><dc:creator>Amirul Hasan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/30/339/280191/giv7DNuGEp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi kaum pekerja perempuan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/30/339/280191/giv7DNuGEp.jpg</image><title>Ilustrasi kaum pekerja perempuan</title></images><description>JAKARTA - Selama ini kaum perempuan masih mengalami diskriminasi dan kekerasan. Oleh karenanya, Komisi Nasional Antikekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) meminta kepada negara dan pemerintah untuk lebih melindungi dan memerhatikan kaum perempuan.&amp;quot;Secara khusus Komnas Perempuan berharap agar pemerintah dapat mengambil langkah-langkah khusus untuk memberi dukungan dan pemberdayaan bagi para perempuan korban yang membutuhkan,&amp;quot; harap Ketua Komnas Perempuan Kamala Chandrakirana saat memberikan sambutan dalam Perayaan HUT Komnas Perempuan di Gedung BPPT,Â  Jalan MH Tamrin, Jakarta, Senin (30/11/2009).Perlindungan itu, kata Kamala, atas dasar kemanusiaan dan tanpa membeda-bedakan korban atas dasar suku ras, umur, kelas, kepercayaan ataupun pandangan politik. Selain itu, Komnas Perempuan juga meminta pemerintah mencabut kebijakan yang mengukuhkan stigma pada perempuan korban yang tidak menikmati hak-haknya sebagai warga negara.&amp;quot;Juga meningkatkan kapasitas pemerintah dalam menjalankan undang-undang Nomor 7 Tahun 1984 tentang Ratifikasi Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan,&amp;quot; tukas Kamala.  </description><content:encoded>JAKARTA - Selama ini kaum perempuan masih mengalami diskriminasi dan kekerasan. Oleh karenanya, Komisi Nasional Antikekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) meminta kepada negara dan pemerintah untuk lebih melindungi dan memerhatikan kaum perempuan.&amp;quot;Secara khusus Komnas Perempuan berharap agar pemerintah dapat mengambil langkah-langkah khusus untuk memberi dukungan dan pemberdayaan bagi para perempuan korban yang membutuhkan,&amp;quot; harap Ketua Komnas Perempuan Kamala Chandrakirana saat memberikan sambutan dalam Perayaan HUT Komnas Perempuan di Gedung BPPT,Â  Jalan MH Tamrin, Jakarta, Senin (30/11/2009).Perlindungan itu, kata Kamala, atas dasar kemanusiaan dan tanpa membeda-bedakan korban atas dasar suku ras, umur, kelas, kepercayaan ataupun pandangan politik. Selain itu, Komnas Perempuan juga meminta pemerintah mencabut kebijakan yang mengukuhkan stigma pada perempuan korban yang tidak menikmati hak-haknya sebagai warga negara.&amp;quot;Juga meningkatkan kapasitas pemerintah dalam menjalankan undang-undang Nomor 7 Tahun 1984 tentang Ratifikasi Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan,&amp;quot; tukas Kamala.  </content:encoded></item></channel></rss>
