<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyelundupan Ribuan Botol Miras Digagalkan</title><description>Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tanjung Priok kembali menggagalkan ribuan botol minuman keras tadi pagi. Sebanyak dua pemain berhasil dicegah di pelabuhan ini yang membawa minuman keras dari Singapura dan China. </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/01/338/280582/penyelundupan-ribuan-botol-miras-digagalkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/01/338/280582/penyelundupan-ribuan-botol-miras-digagalkan"/><item><title>Penyelundupan Ribuan Botol Miras Digagalkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/01/338/280582/penyelundupan-ribuan-botol-miras-digagalkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/01/338/280582/penyelundupan-ribuan-botol-miras-digagalkan</guid><pubDate>Selasa 01 Desember 2009 10:51 WIB</pubDate><dc:creator>Isfari Hikmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/01/338/280582/03cYndAAeQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/01/338/280582/03cYndAAeQ.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tanjung Priok kembali menggagalkan ribuan botol minuman keras tadi pagi. Sebanyak dua pemain berhasil dicegah di pelabuhan ini yang membawa minuman keras dari Singapura dan China.Sedikitnya 17.814 botol minuman keras merek terkenal ini diselundupkan dengan cara memalsukan dokumen. Pemain tersebut antara lain PT TMNP yang berdomisili di Bekasi. Perusahaan tersebut membawa 4 kontainer 40 feet bermanifes stock lot paper in rolls atau kertas. &amp;quot;Namun ternyata ada satu buah kontainer yang berisikan minuman keras,&amp;quot; ungkap Kasi Bidang Penindakan dan Pencegahan KPU Tanjung Priok Zaky Firmansyah, Selasa (1/12/2009).Selain itu importasi ilegal juga dilakukan oleh PT WK di Jakarta. Perusahaan ini berupaya menyelundupkan 26.280 botol minuman keras Korea. Menurut dia, minuman jenis Bacardi, Tequila, Kahlua, Chivas Regal, dan Smirnoff Vodka coba diselundupkan menggunakan dokumen palsu. &amp;quot;Kerugian negara mencapai Rp5 miliar,&amp;quot; ungkap Direktur Ditjen Bea dan Cukai Anwar Suprijadi. Menurut Kepala KPU Bea Cukai Tanjung Priok Rahmat Subagyo, menjelang libur akhir tahun ada peningkatan permintaan minuman ini. &amp;quot;Kami akan terus meningkatkan pengawasan terhadap upaya ilegal ini,&amp;quot; imbuhnya.Â Â Â    </description><content:encoded>JAKARTA - Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tanjung Priok kembali menggagalkan ribuan botol minuman keras tadi pagi. Sebanyak dua pemain berhasil dicegah di pelabuhan ini yang membawa minuman keras dari Singapura dan China.Sedikitnya 17.814 botol minuman keras merek terkenal ini diselundupkan dengan cara memalsukan dokumen. Pemain tersebut antara lain PT TMNP yang berdomisili di Bekasi. Perusahaan tersebut membawa 4 kontainer 40 feet bermanifes stock lot paper in rolls atau kertas. &amp;quot;Namun ternyata ada satu buah kontainer yang berisikan minuman keras,&amp;quot; ungkap Kasi Bidang Penindakan dan Pencegahan KPU Tanjung Priok Zaky Firmansyah, Selasa (1/12/2009).Selain itu importasi ilegal juga dilakukan oleh PT WK di Jakarta. Perusahaan ini berupaya menyelundupkan 26.280 botol minuman keras Korea. Menurut dia, minuman jenis Bacardi, Tequila, Kahlua, Chivas Regal, dan Smirnoff Vodka coba diselundupkan menggunakan dokumen palsu. &amp;quot;Kerugian negara mencapai Rp5 miliar,&amp;quot; ungkap Direktur Ditjen Bea dan Cukai Anwar Suprijadi. Menurut Kepala KPU Bea Cukai Tanjung Priok Rahmat Subagyo, menjelang libur akhir tahun ada peningkatan permintaan minuman ini. &amp;quot;Kami akan terus meningkatkan pengawasan terhadap upaya ilegal ini,&amp;quot; imbuhnya.Â Â Â    </content:encoded></item></channel></rss>
