<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Panggil Jero Wacik Gara-Gara Balibo Five</title><description>Lembaga Sensor Film (LSF) melarang ditayangkannya film Balibo. Pemerintah khawatir film yang menceritakan tewasnya lima wartawan Australia di Timor-Timur pada tahun 1975 itu akan merusak hubungan baik antara Indonesia-Australia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/03/337/281360/dpr-panggil-jero-wacik-gara-gara-balibo-five</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/03/337/281360/dpr-panggil-jero-wacik-gara-gara-balibo-five"/><item><title>DPR Panggil Jero Wacik Gara-Gara Balibo Five</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/03/337/281360/dpr-panggil-jero-wacik-gara-gara-balibo-five</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/03/337/281360/dpr-panggil-jero-wacik-gara-gara-balibo-five</guid><pubDate>Kamis 03 Desember 2009 11:01 WIB</pubDate><dc:creator>Maria Ulfa Eleven Safa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/03/337/281360/leDyEAspHM.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/03/337/281360/leDyEAspHM.jpg</image><title></title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Lembaga Sensor Film (LSF) melarang ditayangkannya film Balibo. Pemerintah khawatir film yang menceritakan tewasnya lima wartawan Australia di Timor-Timur pada tahun 1975 itu akan merusak hubungan baik antara Indonesia-Australia.    Komisi X DPR berencana memanggil Menteri Budaya dan Pariwisata Jero Wacik serta LSF untuk dimintai keterangan. Mengenai waktu belum dibicarakan karena DPR dua hari lagi akan memasuki masa reses.     &amp;quot;Film ini kan menceritakan sejarah dan harus diberitahukan. Jangan diedit,&amp;quot; ujar anggota Komisi X, Eko Hendro Purnomo di Jakarta, Kamis (3/12/2009).     Menurutnya, pemerintah terlalu paranoid terhadap hadirnya Film Balibo. Film itu, kata dia, tidak ada hubungannya dengan hubungan antar dua negara. &amp;quot;Mereka (lima jurnalis) hanya korban peperangan di Timor Leste,&amp;quot; imbuhnya.    Pelawak kondang ini menilai sutradara film Balibo sudah objektif dalam penggarapannya. Jadi tidak ada alasan LSF melarang ditayangkannya film ini. &amp;quot;Saya sendiri nanti malam diundang nonton bareng di Utan Kayu jam 22.00 WIB,&amp;quot; pungkasnya.    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Lembaga Sensor Film (LSF) melarang ditayangkannya film Balibo. Pemerintah khawatir film yang menceritakan tewasnya lima wartawan Australia di Timor-Timur pada tahun 1975 itu akan merusak hubungan baik antara Indonesia-Australia.    Komisi X DPR berencana memanggil Menteri Budaya dan Pariwisata Jero Wacik serta LSF untuk dimintai keterangan. Mengenai waktu belum dibicarakan karena DPR dua hari lagi akan memasuki masa reses.     &amp;quot;Film ini kan menceritakan sejarah dan harus diberitahukan. Jangan diedit,&amp;quot; ujar anggota Komisi X, Eko Hendro Purnomo di Jakarta, Kamis (3/12/2009).     Menurutnya, pemerintah terlalu paranoid terhadap hadirnya Film Balibo. Film itu, kata dia, tidak ada hubungannya dengan hubungan antar dua negara. &amp;quot;Mereka (lima jurnalis) hanya korban peperangan di Timor Leste,&amp;quot; imbuhnya.    Pelawak kondang ini menilai sutradara film Balibo sudah objektif dalam penggarapannya. Jadi tidak ada alasan LSF melarang ditayangkannya film ini. &amp;quot;Saya sendiri nanti malam diundang nonton bareng di Utan Kayu jam 22.00 WIB,&amp;quot; pungkasnya.    </content:encoded></item></channel></rss>
