<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diperiksa KPK, Eddy Sumarsono Catut Nama Baru  </title><description>Eddy Sumarsono mencatut nama baru dalam keterangannya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat diperiksa sebagai saksi terkait laporan tim pembela antikriminalisasi. </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/03/339/281575/diperiksa-kpk-eddy-sumarsono-catut-nama-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/03/339/281575/diperiksa-kpk-eddy-sumarsono-catut-nama-baru"/><item><title>Diperiksa KPK, Eddy Sumarsono Catut Nama Baru  </title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/03/339/281575/diperiksa-kpk-eddy-sumarsono-catut-nama-baru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/03/339/281575/diperiksa-kpk-eddy-sumarsono-catut-nama-baru</guid><pubDate>Kamis 03 Desember 2009 19:00 WIB</pubDate><dc:creator>Hendru Wijaya</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Eddy Sumarsono mencatut nama baru dalam keterangannya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat diperiksa sebagai saksi terkait laporan tim pembela antikriminalisasi.     Selama tujuh jam, Eddy dimintai keterangan seputar perkenalan dengan Anggodo Widjojo, termasuk soal rencana rekayasa kriminalisasi dua pimpinan KPK.    &amp;quot;Saya menjadi saksi dengan menjawab 24 pertanyaan dan saya jelaskan, diperkenalkan oleh Umar Nasution pada Anggodo di Kejaksaan Agung,&amp;quot; ungkap Eddy di Jakarta, Kamis (3/12/2009).    Orang dekat Antasari Azhar ini pun menjelaskan, dia ditanya soal skenario penyuapan pimpinan KPK. &amp;quot;Dan itu berhasil sebagaimana testimoni (Antasari) yang sudah terdengar,&amp;quot; jelasnya.     &amp;quot;Termasuk melakukan monitoring terhadap perkembangan kejadian skenario kriminalisasi,&amp;quot; imbuh dia.    Nama Eddy sebelumnya disebut dalam rekaman penyadapan yang diputar di Mahkamah Konstitusi, sebagai salah satu perantara suap ke Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah. Eddy sebelumnya juga disebut-sebut sebagai perantara pertemuan antara Antasari Azhar dengan Anggoro di Singapura.    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Eddy Sumarsono mencatut nama baru dalam keterangannya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat diperiksa sebagai saksi terkait laporan tim pembela antikriminalisasi.     Selama tujuh jam, Eddy dimintai keterangan seputar perkenalan dengan Anggodo Widjojo, termasuk soal rencana rekayasa kriminalisasi dua pimpinan KPK.    &amp;quot;Saya menjadi saksi dengan menjawab 24 pertanyaan dan saya jelaskan, diperkenalkan oleh Umar Nasution pada Anggodo di Kejaksaan Agung,&amp;quot; ungkap Eddy di Jakarta, Kamis (3/12/2009).    Orang dekat Antasari Azhar ini pun menjelaskan, dia ditanya soal skenario penyuapan pimpinan KPK. &amp;quot;Dan itu berhasil sebagaimana testimoni (Antasari) yang sudah terdengar,&amp;quot; jelasnya.     &amp;quot;Termasuk melakukan monitoring terhadap perkembangan kejadian skenario kriminalisasi,&amp;quot; imbuh dia.    Nama Eddy sebelumnya disebut dalam rekaman penyadapan yang diputar di Mahkamah Konstitusi, sebagai salah satu perantara suap ke Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah. Eddy sebelumnya juga disebut-sebut sebagai perantara pertemuan antara Antasari Azhar dengan Anggoro di Singapura.    </content:encoded></item></channel></rss>
