<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran</title><description>Pihak kepolisian akan melakukan identifikasi laboratoris untuk menyelidiki penyebab kebakaran pusat hiburan malam M City, Medan. Hal ini disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol Badrodin Haiti, saat meninjau lokasi kejadian tadi malam.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/05/340/281985/polisi-masih-selidiki-penyebab-kebakaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/05/340/281985/polisi-masih-selidiki-penyebab-kebakaran"/><item><title>Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/05/340/281985/polisi-masih-selidiki-penyebab-kebakaran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/05/340/281985/polisi-masih-selidiki-penyebab-kebakaran</guid><pubDate>Sabtu 05 Desember 2009 09:57 WIB</pubDate><dc:creator>Adela Eka Putra Marza</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }    MEDAN - Pihak kepolisian akan melakukan identifikasi laboratoris untuk menyelidiki penyebab kebakaran pusat hiburan malam M City, Medan. Hal ini disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol Badrodin Haiti, saat meninjau lokasi kejadian tadi malam. &amp;quot;Kita akan menyelidiki penyebabnya besok (hari ini). Nanti akan kita minta keterangan dari para saksi. Kita juga akan panggil pemilik M City,&amp;quot; ujar Badrodin, Sabtu (5/12/2009) dini hari.  Sementara itu, beberapa jam setelah kejadian, polisi membawa lima orang saksi untuk dimintai keterangan. Lima orang saksi itu merupakan pegawai M City yang berhasil selamat dalam tragedi tragis tersebut. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh arus pendek listrik yang terjadi di salah satu ruangan karaoke di lantai tiga gedung tersebut. Bahkan menurut beberapa warga, sempat terjadi ledakan sebelum api muncul melalap gedung berlantai lima yang dulunya merupakan pusat perbelanjaan itu. Bangunan yang berlokasi di kawasan Bundaran Majestyk, Jalan Gatot Subroto, Medan itu terbakar tadi malam sekira pukul 20.00 WIB. Sebanyak 20 orang korban tewas dalam peristiwa itu. Sebelas di antaranya adalah laki-laki, sedangkan sembilan lainnya berjenis kelamin perempuan.  </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }    MEDAN - Pihak kepolisian akan melakukan identifikasi laboratoris untuk menyelidiki penyebab kebakaran pusat hiburan malam M City, Medan. Hal ini disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol Badrodin Haiti, saat meninjau lokasi kejadian tadi malam. &amp;quot;Kita akan menyelidiki penyebabnya besok (hari ini). Nanti akan kita minta keterangan dari para saksi. Kita juga akan panggil pemilik M City,&amp;quot; ujar Badrodin, Sabtu (5/12/2009) dini hari.  Sementara itu, beberapa jam setelah kejadian, polisi membawa lima orang saksi untuk dimintai keterangan. Lima orang saksi itu merupakan pegawai M City yang berhasil selamat dalam tragedi tragis tersebut. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh arus pendek listrik yang terjadi di salah satu ruangan karaoke di lantai tiga gedung tersebut. Bahkan menurut beberapa warga, sempat terjadi ledakan sebelum api muncul melalap gedung berlantai lima yang dulunya merupakan pusat perbelanjaan itu. Bangunan yang berlokasi di kawasan Bundaran Majestyk, Jalan Gatot Subroto, Medan itu terbakar tadi malam sekira pukul 20.00 WIB. Sebanyak 20 orang korban tewas dalam peristiwa itu. Sebelas di antaranya adalah laki-laki, sedangkan sembilan lainnya berjenis kelamin perempuan.  </content:encoded></item></channel></rss>
