<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Depsos Luncurkan Keluarga Harapan</title><description>Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri berharap angka kemiskinan di Indonesia bisa ditekan hingga delapan persen pada lima tahun ke depan. </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/06/337/282271/depsos-luncurkan-keluarga-harapan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/06/337/282271/depsos-luncurkan-keluarga-harapan"/><item><title>Depsos Luncurkan Keluarga Harapan</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/06/337/282271/depsos-luncurkan-keluarga-harapan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/06/337/282271/depsos-luncurkan-keluarga-harapan</guid><pubDate>Minggu 06 Desember 2009 22:02 WIB</pubDate><dc:creator>Gin Gin Tigin Ginulur</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>  GARUT - Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri berharap angka kemiskinan di Indonesia bisa ditekan hingga delapan persen pada lima tahun ke depan.   Untuk itu, pada 100 hari kerja, pihaknya akan fokus pada pengentasan lima masalah sosial, yaitu kemiskinan, kecacatan, keterlantaran, ketunaan sosial, dan kebencanaan.   Salah satu kegiatan yang akan diluncurkan adalah program Keluarga Harapan dengan dana senilai Rp200 miliar. Program tersebut, kata Salim, bertujuan untuk meningkatkan peran kaum Ibu.   &amp;quot;Program ini juga diharapkan dapat menekan angka kemiskinan. Pada lima tahun ke depan angka kemiskinan dapat ditekan mencapai delapan persen dari jumlah penduduk Indonesia,&amp;quot; kata Salim, saat melakukan kunjungan kerja di Gedung Pendopo Garut, Minggu (6/12/2009).   Menurut Salim, program jaminan sosial lainnya akan dilakukan departemen lain, seperti Departemen Kesehatan dengan jaminan kesehatannya dan Departemen Pendidikan Nasional dengan program wajib belajar sembilan tahun.  </description><content:encoded>  GARUT - Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri berharap angka kemiskinan di Indonesia bisa ditekan hingga delapan persen pada lima tahun ke depan.   Untuk itu, pada 100 hari kerja, pihaknya akan fokus pada pengentasan lima masalah sosial, yaitu kemiskinan, kecacatan, keterlantaran, ketunaan sosial, dan kebencanaan.   Salah satu kegiatan yang akan diluncurkan adalah program Keluarga Harapan dengan dana senilai Rp200 miliar. Program tersebut, kata Salim, bertujuan untuk meningkatkan peran kaum Ibu.   &amp;quot;Program ini juga diharapkan dapat menekan angka kemiskinan. Pada lima tahun ke depan angka kemiskinan dapat ditekan mencapai delapan persen dari jumlah penduduk Indonesia,&amp;quot; kata Salim, saat melakukan kunjungan kerja di Gedung Pendopo Garut, Minggu (6/12/2009).   Menurut Salim, program jaminan sosial lainnya akan dilakukan departemen lain, seperti Departemen Kesehatan dengan jaminan kesehatannya dan Departemen Pendidikan Nasional dengan program wajib belajar sembilan tahun.  </content:encoded></item></channel></rss>
