<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebelum Memukul, Polisi Todongkan Pistol ke Rizal</title><description>Korban salah tangkap JJ Rizal sempat berontak ketika disergap lima polisi berpakaian preman di bawah kolong jembatan penyeberangan depan Depok Town Square tadi malam. Rizal menduga tengah dirampok, sehingga mencoba melawan dan berteriak minta tolong.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/06/338/282186/sebelum-memukul-polisi-todongkan-pistol-ke-rizal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/06/338/282186/sebelum-memukul-polisi-todongkan-pistol-ke-rizal"/><item><title>Sebelum Memukul, Polisi Todongkan Pistol ke Rizal</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/06/338/282186/sebelum-memukul-polisi-todongkan-pistol-ke-rizal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/06/338/282186/sebelum-memukul-polisi-todongkan-pistol-ke-rizal</guid><pubDate>Minggu 06 Desember 2009 12:23 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/06/338/282186/2cF2vIO7Yx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: tigerbadges.com </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/06/338/282186/2cF2vIO7Yx.jpg</image><title>Foto: tigerbadges.com </title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    DEPOK - Korban salah tangkap JJ Rizal sempat berontak ketika disergap lima polisi berpakaian preman di bawah kolong jembatan penyeberangan depan Depok Town Square tadi malam. Rizal menduga tengah dirampok, sehingga mencoba melawan dan berteriak minta tolong.    Guna menenangkan Rizal, dua polisi sempat mengeluarkan pistol. &amp;quot;Satu pistol dikeluarkan dalam kondisi masih ada sarungnya dan satu lagi di arahkan ke saya,&amp;quot; ujar JJ Rizal di Depok, Minggu (6/12/2009). &amp;quot;Sebelumnya saya berteriak minta tolong dan memanggil-manggil polisi,&amp;quot; imbuhnya.    Perlawanan Rizal segera berhenti saat mengetahui, ternyata lima orang yang menyergapnya adalah polisi. &amp;quot;Salah seorang dari mereka juga kemudian mengeluarkan KTA tanda anggota,&amp;quot; terangnya.    Saat itulah aksi penganiayaan dimulai, Rizal dipukul dan ditendang karena diduga membawa narkoba. Tubuh dan tas yang dibawanya juga digeledah polisi. &amp;quot;Kejadiannya sekitar 15 menit,&amp;quot; terangnya.    Usai memukuli dan memeriksa, polisi lantas membawa Rizal ke Mapolsek Beji. Sebelum diinterogasi, Rizal juga sempat dipingpong untuk diperiksa bagian narkoba atau reserse dan kriminal. &amp;quot;Setelah diinterogasi dan terbukti tidak bersalah, saya diizinkan pulang,&amp;quot; ungkap dia.    Anggota penulis Komunitas Bambu itu menderita luka memar di bagian bibir akibat pukulan polisi. Atas tindakan sepihak dan semena-mena ini, Rizal mengaku tidak terima dan akan melapor ke Propam Polda Metro Jaya. &amp;quot;Sebab, tanpa alasan yang jelas saya telah dipukuli dan pake ditodong pistol segala,&amp;quot; pungkas dia.    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    DEPOK - Korban salah tangkap JJ Rizal sempat berontak ketika disergap lima polisi berpakaian preman di bawah kolong jembatan penyeberangan depan Depok Town Square tadi malam. Rizal menduga tengah dirampok, sehingga mencoba melawan dan berteriak minta tolong.    Guna menenangkan Rizal, dua polisi sempat mengeluarkan pistol. &amp;quot;Satu pistol dikeluarkan dalam kondisi masih ada sarungnya dan satu lagi di arahkan ke saya,&amp;quot; ujar JJ Rizal di Depok, Minggu (6/12/2009). &amp;quot;Sebelumnya saya berteriak minta tolong dan memanggil-manggil polisi,&amp;quot; imbuhnya.    Perlawanan Rizal segera berhenti saat mengetahui, ternyata lima orang yang menyergapnya adalah polisi. &amp;quot;Salah seorang dari mereka juga kemudian mengeluarkan KTA tanda anggota,&amp;quot; terangnya.    Saat itulah aksi penganiayaan dimulai, Rizal dipukul dan ditendang karena diduga membawa narkoba. Tubuh dan tas yang dibawanya juga digeledah polisi. &amp;quot;Kejadiannya sekitar 15 menit,&amp;quot; terangnya.    Usai memukuli dan memeriksa, polisi lantas membawa Rizal ke Mapolsek Beji. Sebelum diinterogasi, Rizal juga sempat dipingpong untuk diperiksa bagian narkoba atau reserse dan kriminal. &amp;quot;Setelah diinterogasi dan terbukti tidak bersalah, saya diizinkan pulang,&amp;quot; ungkap dia.    Anggota penulis Komunitas Bambu itu menderita luka memar di bagian bibir akibat pukulan polisi. Atas tindakan sepihak dan semena-mena ini, Rizal mengaku tidak terima dan akan melapor ke Propam Polda Metro Jaya. &amp;quot;Sebab, tanpa alasan yang jelas saya telah dipukuli dan pake ditodong pistol segala,&amp;quot; pungkas dia.    </content:encoded></item></channel></rss>
