<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>FORMAPPI: Presiden Terlampau Panik</title><description>Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (FORMAPPI), Sebastian Salang menilai pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono soal aksi peringatan hari antikorupsi 9 Desember mendatang sebagai bentuk kepanikan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/06/339/282123/formappi-presiden-terlampau-panik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/06/339/282123/formappi-presiden-terlampau-panik"/><item><title>FORMAPPI: Presiden Terlampau Panik</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/06/339/282123/formappi-presiden-terlampau-panik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/06/339/282123/formappi-presiden-terlampau-panik</guid><pubDate>Minggu 06 Desember 2009 08:45 WIB</pubDate><dc:creator>Ajat M Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/06/339/282123/gpPRmGrhmC.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/06/339/282123/gpPRmGrhmC.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (FORMAPPI), Sebastian Salang menilai pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono soal aksi peringatan hari antikorupsi 9 Desember mendatang sebagai bentuk kepanikan.&amp;quot;Kelihatannya Presiden terlampau panik, mestinya Presiden memiliki komitmen untuk memberantas korupsi,&amp;quot; ujar Sebastian kepada okezone, Sabtu, (5/12/2009) malam.Menurut Sebastian, seharusnya aksi antikorupsi tersebut dapat dijadikan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah yang memiliki komitmen dalam pemberantasan korupsi. &amp;quot;Mestinya ini menjadi dukungan bagi pemerintah dalam pemberantasan korupsi,&amp;quot; ungkapnya.Dia juga menilai Yudhoyono terlalu cepat bereaksi menilai adanya muatan politis yang menunggangi aksi hari antikorupsi sedunia itu. &amp;quot;Seharusnya Presiden bisa lebih matang lagi dalam menghimpun informasi,&amp;quot; jelasnya. (frd)  </description><content:encoded>JAKARTA- Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (FORMAPPI), Sebastian Salang menilai pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono soal aksi peringatan hari antikorupsi 9 Desember mendatang sebagai bentuk kepanikan.&amp;quot;Kelihatannya Presiden terlampau panik, mestinya Presiden memiliki komitmen untuk memberantas korupsi,&amp;quot; ujar Sebastian kepada okezone, Sabtu, (5/12/2009) malam.Menurut Sebastian, seharusnya aksi antikorupsi tersebut dapat dijadikan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah yang memiliki komitmen dalam pemberantasan korupsi. &amp;quot;Mestinya ini menjadi dukungan bagi pemerintah dalam pemberantasan korupsi,&amp;quot; ungkapnya.Dia juga menilai Yudhoyono terlalu cepat bereaksi menilai adanya muatan politis yang menunggangi aksi hari antikorupsi sedunia itu. &amp;quot;Seharusnya Presiden bisa lebih matang lagi dalam menghimpun informasi,&amp;quot; jelasnya. (frd)  </content:encoded></item></channel></rss>
