<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Filosofi di Balik &quot;Koin Peduli untuk Prita&quot;</title><description>Pro dan kontra sempat mewarnai program Koin Peduli untuk Prita. Sejumlah pihak menilai program tersebut kurang tepat, karena berarti melegitimasi keputusan pengadilan yang memvonis Prita bersalah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/06/339/282250/filosofi-di-balik-koin-peduli-untuk-prita</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/06/339/282250/filosofi-di-balik-koin-peduli-untuk-prita"/><item><title>Filosofi di Balik &quot;Koin Peduli untuk Prita&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/06/339/282250/filosofi-di-balik-koin-peduli-untuk-prita</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/06/339/282250/filosofi-di-balik-koin-peduli-untuk-prita</guid><pubDate>Minggu 06 Desember 2009 18:26 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/06/339/282250/Ze2w704vFO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Heru Haryono/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/06/339/282250/Ze2w704vFO.jpg</image><title>Foto: Heru Haryono/Okezone</title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Pro dan kontra sempat mewarnai program Koin Peduli untuk Prita. Sejumlah pihak menilai program tersebut kurang tepat, karena berarti melegitimasi keputusan pengadilan yang memvonis Prita bersalah.    Namun sejatinya di balik gerakan ini terdapat makna filosofis yang dahsyat. &amp;quot;Kenapa koin, agar masyarakat bisa membayar keadilan dengan uang receh,&amp;quot; terang Koordinator Posko &amp;quot;Koin Peduli untuk Prita&amp;quot; di Jalan Langsat, Kebayoran Baru, Happy Hanantoputro, Minggu (6/12/2009).    Dengan membangun gerakan yang membumi semacam ini, kata Happy, seluruh komponen masyarakat baik kaya maupun miskin, bisa berpartisipasi. &amp;quot;Kita juga tidak jemput bola, hanya membuat posko dan menyebarluaskan informasi ini,&amp;quot; ujar dia.    Menyikapi adanya pro dan kontra publik terhadap gerakan Koin Peduli Prita, Happy menegaskan tak terlalu merisaukannya. Dia mempersilakan orang lain untuk menilai apa yang telah diperbuatnya.    &amp;quot;Kita tidak mencampuri persoalan hukum yang melilit Prita, karena UU ITE memang mengatur demikian. Yang penting dari gerakan kita adalah pesannya sampai ke publik,&amp;quot; ujarnya.    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Pro dan kontra sempat mewarnai program Koin Peduli untuk Prita. Sejumlah pihak menilai program tersebut kurang tepat, karena berarti melegitimasi keputusan pengadilan yang memvonis Prita bersalah.    Namun sejatinya di balik gerakan ini terdapat makna filosofis yang dahsyat. &amp;quot;Kenapa koin, agar masyarakat bisa membayar keadilan dengan uang receh,&amp;quot; terang Koordinator Posko &amp;quot;Koin Peduli untuk Prita&amp;quot; di Jalan Langsat, Kebayoran Baru, Happy Hanantoputro, Minggu (6/12/2009).    Dengan membangun gerakan yang membumi semacam ini, kata Happy, seluruh komponen masyarakat baik kaya maupun miskin, bisa berpartisipasi. &amp;quot;Kita juga tidak jemput bola, hanya membuat posko dan menyebarluaskan informasi ini,&amp;quot; ujar dia.    Menyikapi adanya pro dan kontra publik terhadap gerakan Koin Peduli Prita, Happy menegaskan tak terlalu merisaukannya. Dia mempersilakan orang lain untuk menilai apa yang telah diperbuatnya.    &amp;quot;Kita tidak mencampuri persoalan hukum yang melilit Prita, karena UU ITE memang mengatur demikian. Yang penting dari gerakan kita adalah pesannya sampai ke publik,&amp;quot; ujarnya.    </content:encoded></item></channel></rss>
