<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhut Optimistis Indonesia Bebas Emisi Karbon</title><description>Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan optimistis pada tahun 2020 Indonesia akan bebas dari emisi karbon. </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/07/337/282651/menhut-optimistis-indonesia-bebas-emisi-karbon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/07/337/282651/menhut-optimistis-indonesia-bebas-emisi-karbon"/><item><title>Menhut Optimistis Indonesia Bebas Emisi Karbon</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/07/337/282651/menhut-optimistis-indonesia-bebas-emisi-karbon</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/07/337/282651/menhut-optimistis-indonesia-bebas-emisi-karbon</guid><pubDate>Senin 07 Desember 2009 20:00 WIB</pubDate><dc:creator>Satria Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/07/337/282651/PJNlOGIc3z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Zulkifli Hasan (Foto: Heru Haryono: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/07/337/282651/PJNlOGIc3z.jpg</image><title>Zulkifli Hasan (Foto: Heru Haryono: Okezone)</title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    YOGYAKARTA - Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan optimistis pada tahun 2020 Indonesia akan bebas dari emisi karbon.     Target ini cukup realistis mengingat berbagai langkah yang telah ditempuh. Seperti merehabilitasi kawasan hutan. Kader PAN itu menjelaskan akan merehabilitasi 500 ribu hektare hutan guna mencapai target di atas.     &amp;quot;Targetnya tahun 2020 kita bisa bebas emisi karbon. Asalkan skenarionya tercapai dengan surplus penyerapan karbon 1,3 giga ton,&amp;quot; kata Zulkifli usai membuka Seminar Dalam Rangka Dies Fakultas Kehutanan UGM ke 46, Senin (7/12/2009).    Zulkifli menambahkan untuk penyerapan emisi, 500.000 hektare akan direhabilitasi bersama. Termasuk di dalamnya hutan kemasyarakatan, hutan desa, dan hutan tanaman rakyat dengan dibantu dana reboisasi yang mencapai Rp3 miliar per tahun.     Selain itu juga pada 500.000 hektare Hak Pengelolaan Hutan dengan restorasi peran swasta nasional dan internasional. &amp;quot;Ditambah pula 400.000 hektare Hutan Tanaman Industri yang merupakan lahan kritis kosong dan nantinya akan ditanami dengan peran bantuan pihak swasta,&amp;quot; ujarnya.    Sementara itu terkait program 100 hari pertama, pihaknya juga tengah melakukan audit kawasan hutan untuk memastikan jumlah kawasan rusak yang memerlukan restorasi. Jika data pemetaan tersebut bisa terkumpul dengan akurat, maka memungkinkan bagi berbagai stake holder nasional maupun internasional bisa berperan membantu restorasi hutan yang rusak.    &amp;quot;Dengan pemetaan itu kita bisa tahu berapa hutan tanaman industri atau hutan rakyat yang rusak,&amp;quot; imbuh Zulkifli.   </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    YOGYAKARTA - Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan optimistis pada tahun 2020 Indonesia akan bebas dari emisi karbon.     Target ini cukup realistis mengingat berbagai langkah yang telah ditempuh. Seperti merehabilitasi kawasan hutan. Kader PAN itu menjelaskan akan merehabilitasi 500 ribu hektare hutan guna mencapai target di atas.     &amp;quot;Targetnya tahun 2020 kita bisa bebas emisi karbon. Asalkan skenarionya tercapai dengan surplus penyerapan karbon 1,3 giga ton,&amp;quot; kata Zulkifli usai membuka Seminar Dalam Rangka Dies Fakultas Kehutanan UGM ke 46, Senin (7/12/2009).    Zulkifli menambahkan untuk penyerapan emisi, 500.000 hektare akan direhabilitasi bersama. Termasuk di dalamnya hutan kemasyarakatan, hutan desa, dan hutan tanaman rakyat dengan dibantu dana reboisasi yang mencapai Rp3 miliar per tahun.     Selain itu juga pada 500.000 hektare Hak Pengelolaan Hutan dengan restorasi peran swasta nasional dan internasional. &amp;quot;Ditambah pula 400.000 hektare Hutan Tanaman Industri yang merupakan lahan kritis kosong dan nantinya akan ditanami dengan peran bantuan pihak swasta,&amp;quot; ujarnya.    Sementara itu terkait program 100 hari pertama, pihaknya juga tengah melakukan audit kawasan hutan untuk memastikan jumlah kawasan rusak yang memerlukan restorasi. Jika data pemetaan tersebut bisa terkumpul dengan akurat, maka memungkinkan bagi berbagai stake holder nasional maupun internasional bisa berperan membantu restorasi hutan yang rusak.    &amp;quot;Dengan pemetaan itu kita bisa tahu berapa hutan tanaman industri atau hutan rakyat yang rusak,&amp;quot; imbuh Zulkifli.   </content:encoded></item></channel></rss>
