<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Calling Visa, Depag Surati Kerajaan Saudi</title><description>Pemerintah Indonesia melalui Departemen Agama dan Departemen Luar Negeri akan menyurati Kerajaan Saudi Arabia terkait pemberian Calling Visa yang terlalu besar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/08/337/282943/soal-calling-visa-depag-surati-kerajaan-saudi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/12/08/337/282943/soal-calling-visa-depag-surati-kerajaan-saudi"/><item><title>Soal Calling Visa, Depag Surati Kerajaan Saudi</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/12/08/337/282943/soal-calling-visa-depag-surati-kerajaan-saudi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/12/08/337/282943/soal-calling-visa-depag-surati-kerajaan-saudi</guid><pubDate>Selasa 08 Desember 2009 14:16 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/08/337/282943/ihbyYzCxd8.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/08/337/282943/ihbyYzCxd8.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Departemen Agama dan Departemen Luar Negeri akan menyurati Kerajaan Saudi Arabia terkait pemberian Calling Visa yang terlalu besar.&amp;quot;Untuk menyampaikan keberatan kepada pemerintah Kerajaan Saudi Arabia terkait pemberian calling visa yang berangkat tidak melalui jalur Departemen Agama,&amp;quot; kata Sekjen Depag yang juga menjabat Amirul Haj, Bahrul Hayat.Ini diungkapkan Bahrul dalam jumpa pers di sebuah rumah makan kawasan Cikini, Jakarta, Selasa (8/12/2009).Dalam surat keberatan tersebut, lanjut Bahrul, pemeritah Indonesia meminta agar Kerajaan Saudi Arabia untuk melakukan penertiban atas pemanfaatan calling visa tersebut.&amp;quot;Kita juga akan meminta data pada muasasah dan kita akan melakukan identifikasi terkaiat travel atau individu yang memberangkatkan mereka,&amp;quot; tuturnya.Lebih lanjut Bahrul mengatakan, Depag akan bertindak tegas kepada travel atau perusahaan jasa di luar penyelenggara haji yang nekat memberangkat jemaah haji melalui nonkuota.  </description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Departemen Agama dan Departemen Luar Negeri akan menyurati Kerajaan Saudi Arabia terkait pemberian Calling Visa yang terlalu besar.&amp;quot;Untuk menyampaikan keberatan kepada pemerintah Kerajaan Saudi Arabia terkait pemberian calling visa yang berangkat tidak melalui jalur Departemen Agama,&amp;quot; kata Sekjen Depag yang juga menjabat Amirul Haj, Bahrul Hayat.Ini diungkapkan Bahrul dalam jumpa pers di sebuah rumah makan kawasan Cikini, Jakarta, Selasa (8/12/2009).Dalam surat keberatan tersebut, lanjut Bahrul, pemeritah Indonesia meminta agar Kerajaan Saudi Arabia untuk melakukan penertiban atas pemanfaatan calling visa tersebut.&amp;quot;Kita juga akan meminta data pada muasasah dan kita akan melakukan identifikasi terkaiat travel atau individu yang memberangkatkan mereka,&amp;quot; tuturnya.Lebih lanjut Bahrul mengatakan, Depag akan bertindak tegas kepada travel atau perusahaan jasa di luar penyelenggara haji yang nekat memberangkat jemaah haji melalui nonkuota.  </content:encoded></item></channel></rss>
